Igor Tudor yakin Juventus sudah menuju ke arah yang benar setelah kemenangan pertama di Piala Dunia Antarklub 2025. Keyakinan itu akan diuji Wydad Casablanca.
22 Jun 2025 08:00 WIB · Olahraga
PHILADELPHIA, SABTU — Hasil positif mengawali langkah baru Igor Tudor bersama Juventus di Piala Dunia Antarklub 2025. Tudor yakin, Juventus telah menuju ke arah yang benar. Optimisme itu akan diuji dalam laga yang menentukan kontra Wydad Casablanca.
Juventus akan bertemu wakil Moroko itu dalam lanjutan penyisihan Grup G di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Amerika Serikat, Minggu (22/6/2025) pukul 23.00 WIB. Kemenangan akan menjadi jalan bagi Juventus mengamankan tiket ke babak 16 besar.
”Si Nyonya Besar” memulai Piala Dunia Antarklub 2025, ajang kompetitif pertama Pelatih Igor Tudor seusai mendapatkan kepastian kontrak hingga 2027, dengan hasil positif. Mereka menang meyakinkan, 5-0, atas wakil Uni Emirat Arab, Al-Ain, sekaligus mencapai selisih sedikitnya lima gol dalam kompetisi internasional untuk pertama kali dalam 12 tahun sejak melawan Olympiakos (7-0) pada 10 Desember 2003.
Kemenangan fenomenal ini menumbuhkan optimisme Igor Tudor. Menurut pelatih yang sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih interim hingga akhir musim 2024-2025 setelah Juventus memecat Thiago Motta pada Maret lalu ini, anak-anak asuhannya punya energi dan hasrat yang luar biasa untuk bekerja keras satu sama lain.
”Mereka berlari demi satu sama lain. Saya benar-benar bisa merasakannya dan saya pikir para pemain juga merasakannya di antara mereka sendiri,” kata Tudor.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/21/fd42a88066c416217cb2e9b536421c26-wires_photo_3_.jpg)
”Kami menuju ke arah yang benar. Selalu ada hal-hal yang perlu Anda tingkatkan... sebuah tim adalah makhluk hidup, tidak pernah sama dari hari ke hari,” ucapnya lagi.
Wajar Tudor tampak begitu optimistis. Selama masa tugasnya sebagai pelatih interim, Tudor memang tak selalu meraih hasil bagus. Namun, pelatih berusia 47 tahun ini mampu membimbing klub itu ke posisi keempat di Liga Italia, mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Ketika para pemain terus memahami pendekatan taktisnya terhadap permainan, Tudor yakin performa mereka akan meningkat bersama. Laga melawan Al-Ain juga menunjukkan bagaimana Juve mulai bisa menemukan bentuk permainan terbaiknya.
Serangan mereka lancar dan intens. Hal ini didorong dengan keberhasilan mereka merebut bola dengan cepat, satu pemain tambahan dalam membangun serangan dan fleksibilitas dalam menjalankan peran. Lini serang efektif, pergerakan cair, lini tengah juga kuat dalam bertahan dan membangun serangan.
Keberhasilan gelandang Juve, Khephren Thuram, memberikan dua asis bisa menjadi bukti efektivitas tersebut. Kontribusi serupa yang diberikan bek Alberto Costa juga menunjukkan bukti lainnya.
Awal positif itu membuat Juventus memimpin klasemen sementara Grup G dengan tiga poin. Mereka unggul selisih gol dari Manchester City di urutan kedua yang mengoleksi poin sama setelah menang 2-0 atas Wydad Casablanca.
Jika ingin melaju ke babak gugur Piala Dunia Antarklub, Juventus harus mengalahkan Wydad dan Al-Ain tidak mengalahkan Manchester City. Alhasil, kemenangan atas Wydad begitu penting untuk memuluskan jalan tersebut. Laga ini akan sekaligus jadi ujian bagi optimisme Tudor soal timnya.
Opta melalui perhitungan simulasi superkomputer memprediksi Juventus akan mengalahkan Wydad dalam laga tersebut. Manuel Locatelli dan kawan-kawan memenangi 76,5 persen dari simulasi prapertandingan.
Rekor juga berpihak pada Juventus sebagai tim Eropa. Dalam tiga laga sebelumnya saat menghadapi tim-tim dari Eropa Piala Dunia Antarklub, Wydad selalu kalah. Selain dari Manchester City pada pertandingan edisi 2025, tim berjulukan ”Wydad of the Nation” ini kalah dari Real Madrid pada edisi 2000 dan Bayern Muenchen pada 2013.
Meski begitu, Wydad juga membutuhkan kemenangan untuk meraih tiga poin pertama sekaligus membuka peluang ke fase gugur. Saat ini, Wydad menempati peringkat ketiga setelah kalah dari Manchester City.
Tim ini juga patut diwaspadai karena meskipun tertinggal 0-2 di babak pertama dan hanya menguasai bola 32,5 persen melawan City, Wydad berhasil mencatatkan 12 tembakan. ”Saya yakin kami telah mewakili Maroko dan para penggemar Wydad dengan baik dalam pertandingan lawan Manchester City. Kami harus melanjutkan usaha ini dengan mencari hasil positif melawan Juventus di pertandingan berikutnya,” kata pemain Wydad, Fahd Moufi.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Priskilia Bintang Cornelia Sitompul