Presiden Prabowo selaku Ketua Umum Partai Gerindra disebut meminta para anggota Fraksi Gerindra di DPR untuk mawas diri dan menjaga sikap di tengah masyarakat.
08 Sep 2025 23:40 WIB · Politik & Hukum
JAKARTA, KOMPAS — Seusai merombak Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan semua anggota DPR dari Fraksi Gerindra di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Senin (8/9/2025) malam. Konsolidasi internal ini untuk mengingatkan semua anggota Fraksi Gerindra untuk menjaga sikap dan perilaku sesuai pesan masyarakat pascagelombang unjuk rasa akhir Agustus lalu.
Seusai pertemuan tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono mengatakan bahwa Presiden Prabowo selaku Ketua Umum Partai Gerindra mengingatkan anggota DPR untuk mawas diri dan menjaga sikap di tengah masyarakat. Para legislator itu diingatkan agar tidak bergaya hidup mewah dan menjaga setiap ucapan kepada publik.
”Anggota Fraksi Partai Gerindra itu harus mau mawas diri, menjaga ucapan, menjaga tingkah laku dan menjaga juga gaya hidup. Agar tidak berlebihan, tidak menyakiti, dan bisa menjadi representasi yang baik bagi daerah pemilihannya masing-masing. Kira-kira itu,” ucap Sugiono.
Adapun pertemuan dengan agenda konsolidasi itu berlangsung secara tertutup. Berdasarkan pengamatan Kompas, sekitar pukul 19.50 WIB, mobil para legislator Gerindra itu telah terparkir di sepanjang Jalan Kertanegara.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/09/08/d8a032f64c325aea3dde1893cbc4f2f4-IMG_20250908_WA0016.jpg)
Pada umumnya, para anggota Fraksi Gerindra yang hadir mengenakan kemeja safari putih dengan celana krem. Mereka yang hadir di antaranya Sufmi Dasco Ahmad, Ahmad Muzani, Rahayu Saraswati, Habiburokhman, Prasetyo Hadi, Bob Hasan, Mulan Jameela, dan Ahmad Dhani.
Hadir pula Kamrussamad, Himmatul Aliyah, Martin Tumbelaka, Andre Rosiade, dan masih banyak kader Gerindra lainnya. Para legislator dari Gerindra itu meninggalkan kediaman Prabowo sekitar pukul 22.00 WIB.
Mereka yang hadir di antaranya Sufmi Dasco Ahmad, Ahmad Muzani, Rahayu Saraswati, dan Habiburokhman.
Berdasarkan undangan yang diterima Kompas, agenda pertemuan pimpinan dan anggota Fraksi Gerindra DPR tersebut digelar sejak pukul 20.00 WIB.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/09/08/8e070cda9cf890ab728d3f6ca35b9ca6-IMG_20250908_220813_1.jpg)
Sugiono menyatakan, pertemuan kali ini juga salah satunya untuk menyikapi dinamika yang terjadi beberapa waktu ini. ”Mestinya ada juga pembahasan itu,” katanya.
Pada akhir Agustus lalu terjadi unjuk rasa besar-besaran yang memprotes kinerja DPR. Unjuk rasa ini juga memicu kerusuhan di sejumlah daerah dan menimbulkan korban jiwa.
Ditanya lebih lanjut terkait isu adanya pembahasan mengenai perombakan alat kelengkapan dewan (AKD) dan pimpinan DPR dari Gerindra, Sugiono membantahnya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/08/30/a1e31e8b-4fab-4897-9079-a92838bbe4bd_jpg.jpg)
Sugiono menyatakan, pertemuan internal anggota fraksi hanya membicarakan pesan-pesan Prabowo tersebut. Tak hanya itu, anggota DPR dari Gerindra juga wajib menyukseskan semua program dari Presiden Prabowo.
”Kami fokus bagaimana menyukseskan program-program pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo. Ini masuk bulan ke-11 kepemimpinan Presiden dan sudah sampai pada capaian-capaian yang cukup tinggi. Itu harus disukseskan dan kami bertugas untuk menjaga dan mengamankannya sehingga semua program ini tercapai,” katanya.
Ahmad Dhani juga menyatakan tidak ada pembahasan perubahan AKD ataupun pimpinan DPR dari Gerindra.
Ahmad Dhani juga menyatakan tidak ada pembahasan perubahan AKD ataupun pimpinan DPR dari Gerindra. Dhani menambahkan bahwa Prabowo mengingatkan semua anggota DPR dari Gerindra untuk tidak bergaya hidup mewah.
”Yang paling penting, Bapak Prabowo menyarankan supaya anggota DPR Gerindra itu tidak boleh flexing,” katanya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/09/08/c10bd810cb657944120391530e081fd9-IMG_20250908_WA0017.jpg)
Adapun pada Senin sore, Presiden Prabowo melakukan perombakan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta. Presiden memutuskan untuk mengganti lima menteri.
Kelima menteri dimaksud adalah Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, serta Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi.
Dari lima menteri yang diganti, tiga menteri sudah dilantik. Adapun dua menteri lain, yakni Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta Menteri Pemuda dan Olahraga belum dilantik.
Menteri yang baru dilantik itu adalah Kepala Lembaga Penjamin Simpanan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati, Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran, dan Ferry Joko Yuliantono sebagai Menteri Koperasi. Presiden juga melantik Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah serta Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.
Untuk posisi Menko Polkam, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebutkan akan ditunjuk penjabat ad interim.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Kompas, Budi Gunawan sudah lama sakit dan kini tengah dalam masa pemulihan. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dikabarkan menjadi salah satu figur yang berpotensi mengisi posisi penjabat ad interim Menko Polkam.
Namun, saat ditanya soal nama Sjafrie, Prasetyo kembali meminta awak media menunggu karena Presiden belum memutuskan.
”Tunggu dulu. Ini kan belum ditandatangani. Kami gak boleh menyampaikan,” ucapnya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/09/08/671e320b-8066-46b3-b64c-593c5826f157_jpg.jpg)
Prasetyo juga enggan membocorkan nama figur yang mengisi posisi Menpora. Meski demikian, Presiden sudah menunjuk figur pengganti Dito.
”Jadi, pengganti Menpora kebetulan posisi sedang di luar kota sehingga tidak bisa mengikuti pelantikan pada sore hari ini. Akan dijadwalkan kembali untuk pelantikan yang berikutnya,” ujarnya.
Isu Moreno Soeprapto yang saat ini anggota DPR dari Fraksi Gerindra akan mengisi jabatan Menpora, Sugiono hanya menyatakan bahwa perombakan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.
Dikonfirmasi terpisah kepada Sugiono terkait isu Moreno Soeprapto yang saat ini anggota DPR dari Fraksi Gerindra akan mengisi jabatan Menpora, Sugiono hanya menyatakan bahwa perombakan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.
Moreno Soeprapto merupakan pebalap mobil nasional Indonesia. Ia menjabat sebagai anggota DPR dari Fraksi Gerindra sejak 2014 lalu. Moreno terpilih menjadi anggota DPR periode 2024-2029 dari dapil Jawa Timur V. Kini ia duduk di Komisi V DPR.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/09/08/9b8f19df-18ef-4a78-ab5f-ce4b6202bb0d_jpg.jpg)
Penulis:
Hidayat SalamEditor:
Madina NusratPenyelaras Bahasa:
Nanik Dwiastuti