Tim dari Badan Reserse Kriminal Polri dan Pomdam Sriwijaya telah bergabung untuk melakukan investigasi bersama terkait kasus tewasnya tiga polisi di Way Kanan.
18 Mar 2025 11:38 WIB · Nusantara
BANDAR LAMPUNG, KOMPAS - Kepolisian Daerah Lampung berkomitmen mengusut tuntas kasus penembakan yang menyebabkan tewasnya tiga orang polisi di Kabupaten Way Kanan, Lampung, Senin (17/3/2025). Tim dari Polri dan TNI pun melakukan investigasi bersama untuk menyelidiki kasus tersebut.
Kepala Polda Lampung Inspektur Jenderal (Pol) Helmy Santika mengatakan, saat ini, tim dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dan Polisi Militer Kodam II/Sriwijaya telah bergabung untuk melakukan investigasi bersama. Tim masih melakukan pencarian fakta dan mengidentifikasi pelaku.
"Kami berkomitmen untuk mengungkap peristiwa ini secara terang dan transparan," kata Helmy saat diwawancarai media di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Lampung, Bandar Lampung, Selasa (18/3/2025).
Helmy datang ke RS Bhayangkara bersama Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigadir Jenderal TNI Rikas Hidayatullah. Mereka datang untuk melihat kondisi tiga jenazah korban penembakan yang sedang diotopsi di ruang forensik.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/18/653f9f0f80391ba1ed9b0a5d82bfdae2-DSC00604.JPG)
Pada Senin (17/3/2025) malam, Helmy mengaku sudah meninjau lokasi kejadian. Namun, karena kondisi gelap, tim memutuskan untuk kembali ke Bandar Lampung. Siang ini, tim kembali bertolak ke Way Kanan untuk melanjutkan investigasi.
"Kami baru saja melihat jenazah dan pagi ini berencana kembali ke lokasi menggunakan helikopter. Mohon kepada masyarakat untuk bersabar. Kami akan memberikan update lebih lanjut secepat mungkin," katanya.
Helmy juga menyebut, Polda Lampung sedang mendalami sejumlah video dari warga yang beredar di media sosial. "Semua informasi yang terkumpul akan diolah dengan hati-hati untuk memastikan keakuratan data dan kronologi peristiwa. Saat ini, tim gabungan dari Polda dan Pomdam masih bekerja di lokasi kejadian," tuturnya.
Dia pun menyampaikan rasa duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit bhayangkara saat menjalankan tugas. Segenap jajaran Polda Lampung pun mendoakan ketiga anggota polisi itu.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/18/e82e822d80557eaa2888e90038e597bb-DSC00589.JPG)
Sementara itu, Rikas menyampaikan, Korem 043/Garuda Hitam dan Kodam II/Sriwijaya turut merasakan kehilangan atas insiden ini. Ia memastikan, pihaknya akan menyampaikan hasil investigasi dengan transparan. "Jika ada indikasi atau bukti pelanggaran, proses hukum akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.
Rikas pun meminta semua pihak bersabar karena sampai saat ini investigasi masih berlangsung. "Tujuan kami adalah memastikan bahwa semua yang sebenarnya terjadi dapat terungkap dengan jelas," ucapnya.
Kami berkomitmen untuk mengungkap peristiwa ini secara terang dan transparan
Sebelumnya diberitakan, tiga orang polisi tewas saat menggerebek lokasi judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, Senin (17/3/2025) pukul 16.50 WIB. Tiga korban tewas itu mengalami luka tembak di bagian kepala yang dilakukan oleh orang tak dikenal.
Tiga polisi yang tewas tersebut ialah Kepala Polsek Negara Batin Inspektur Satu Lusiyanto, anggota Polsek Negara Batin Brigadir Kepala Petrus Apriyanto, dan anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Way Kanan Brigadir Dua Ghalib Surya Ganta.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/18/b8d4640984bda0bf0220960ef4f11222-20250318_020305_0_.jpg)
Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas, Polres Way Kanan menggerebek sabung ayam pada Senin sore. Saat penggerebekan, pemilik sabung ayam melawan sehingga mengakibatkan tiga personel Polri tewas di lokasi.
Insiden itu bermula saat 17 personel Polri dari Polres Way Kanan mendatangi tempat sabung ayam. Saat tiba di lokasi, anggota kepolisian langsung ditembaki oleh orang tak dikenal sehingga tiga personel gugur dalam tugas.
Hingga Selasa siang, proses otopsi ketiga jenazah masih berlangsung di RS Bhayangkara di Bandar Lampung. Seusai otopsi, menurut rencana akan digelar prosesi pelepasan jenazah secara kedinasan. Selanjutnya, ketiga jenazah akan dimakamkan ke kampung halamannya masing-masing.
Penulis:
Vina OktaviaEditor:
Haris FirdausPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari