Kompas.id Brief
SEPAK BOLA

Bagaimana Nuansa Baru Timnas Indonesia Menjelang FIFA Series?

Ajang FIFA Series akan menandai debut John Herdman bersama timnas sepak bola Indonesia. Seperti apa hal-hal baru yang dihadirkannya di tim "Garuda"?

26 Mar 2026 16:00 WIB · Olahraga

Kompas/Danu Kusworo

Oleh Yulvianus Harjono

Apa yang Anda pelajari dari artikel ini?

  1. Seperti apa nuansa serba baru timnas Indonesia bersama John Herdman?
  2. Seperti apa spirit inklusi yang dihadirkan John Herdman di timnas Indonesia?
  3. Bagaimana komposisi skuad Indonesia untuk ajang FIFA Series?
  4. Mengapa Herman memanggil dua ”anak hilang”, Elkan Baggott dan Ezra Walian?
  5. Siapakah John Herdman, pelatih baru timnas sepak bola Indonesia?

 

Era tim nasional sepak bola Indonesia bersama pelatih baru, John Herdman, resmi dimulai pekan ini. Sesi latihan, Selasa (24/3/2026) sore, di Stadion Madya Senayan, Jakarta, menjadi penanda persiapan skuad ”Garuda” bersama Herman untuk menghadapi laga perdana di FIFA Series 2026 kontra Saint Kitts dan Nevis.

Herdman pun telah menetapkan 24 nama pemain yang dipanggilnya untuk mengikuti FIFA Series 2026, ajang baru bentukan FIFA, pada 27 dan 30 Maret nanti. Meskipun tidak ada pemain debutan yang akan mendapat kesempatan mencatatkan penampilan pertama di awal rezim Herdman, sejumlah perubahan telah nampak di tim ”Garuda”.

Perubahan itu setidaknya terlihat dari metodologi latihan dan budaya yang dibawa Herman dan stafnya. Dalam sesi latihan terbuka perdana, Herdman sudah menunjukkan perbedaan dibandingkan dua pendahulunya, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Para pemain tidak langsung berlatih di lapangan seperti biasanya. Mereka berlatih strategi.

Rizky Ridho, bek tengah Indonesia, menyebut intensitas latihan bersama Herdman lebih tinggi dibandingkan dengan pelatih-pelatih Indonesia sebelumnya. Kata Ridho, Herdman sudah memberikan program latihan kepada tim sebelum memulai pemusatan latihan, Senin (22/3/2026).

Selain intensitas latihan tinggi, Ridho mengungkapkan Herdman mengutamakan latihan untuk mendalami pendekatan taktik. ”Ada hal baru bersama John Herdman, ia mengajak kami menyaksikan video taktik dari televisi pada satu sesi sebelum latihan dimulai. Ia tampilkan video taktik dan berikan penjelasan taktik seperti apa yang diinginkannya. Itu hal baru bagi saya,” ujar Ridho.

Selain itu, juru taktik asal Inggris itu merekrut tiga perempuan dengan keahlian berbeda sebagai staf tim. Dibandingkan dengan rezim-rezim kepelatihan terdahulu yang hanya didominasi laki-laki, Herdman menunjukkan bahwa peran perempuan amat penting di dalam tim. Tiga perempuan asisten Herdman itu memiliki peran yang berbeda.

Salah satu dari staf perempuan itu adalah Maeve Glass. Ia bertugas sebagai pengatur administrasi timnas Indonesia di bawah kendali Herdman. Itu artinya Glass berperan untuk memastikan kehadiran pemain melalui persiapan tiket kedatangan dan kepulangan mereka seusai tugas timnas serta penginapan tim. Urusan transportasi dan akomodasi tim selama di Jakarta juga dipegang Glass.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir berharap laga FIFA Series menjadi awal yang baik bagi era Indonesia bersama Herdman. Susunan kepelatihan timnas Indonesia sudah lengkap. Herdman sudah mengimpor enam staf asing untuk bertugas membantunya bersama Nova dan analis, Dzikry Lazuardi.

”Herdman memiliki rekam jejak yang bagus. Ia membawa Kanada lolos ke Piala Dunia sehingga kami berharap pengalaman itu bisa membawa energi baru untuk timnas Indonesia,” tutur Erick.

 

Seperti apa nuansa serba baru timnas Indonesia bersama John Herdman?

copy title

Pada sesi latihan, Selasa (24/3/2026) sore, di Stadion Madya Senayan, Jakarta, John Herdman bersama tim kepelatihannya baru memiliki 15 pemain dari 24 nama yang dipanggil untuk dua laga awalnya menangani Indonesia. Jumlah itu terdiri dari 10 pemain yang berkarier di BRI Liga Super Indonesia 2025-2026, lalu ditambah lima pemain yang bermain di luar negeri.

Kelima pemain itu ialah Ole Romeny (Oxford United), Elkan Baggott (Ipswich Town), Sandy Walsh (Buriram), Ramadhan Sananta (DPMM Brunei), dan Maarten Paes (Ajax Amsterdam). Sembilan pemain lain yang berkarier di Eropa, termasuk kapten Jay Idzes, dijadwalkan tiba di Jakarta, Selasa malam.

Sebanyak 15 anggota timnas Indonesia berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Indoneaia akan menghadapi Timnas Saint Kitts dan Nevis di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat mendatang dalam rangka FIFA Series 2026. Latihan dipimpin langsung pelatih John Herdman. 

Kompas/Danu Kusworo

Kondisi itu menyebabkan skuad Garuda baru akan lengkap pada latihan Rabu (25/3). Hal itu artinya Herdman hanya memiliki dua hari latihan bersama seluruh pemain yang dipanggilnya dalam laga internasional, Maret ini.

Dalam sesi latihan terbuka perdana, Herdman sudah menunjukkan perbedaan dibandingkan para pendahulunya. Jadwal latihan dimulai pada pukul 16.00 WIB, tetapi bus timnas Indonesia sudah tiba di Stadion Madya pada pukul 15.00 WIB. Sebelum latihan di lapangan, para pemain melakukan latihan strategi di Hall Basket Senayan.

”Sesi latihan itu kami lakukan agar pemain bisa cepat memahami strategi yang ingin kami mainkan. Saint Kitts dan Nevis adalah tim yang tangguh, tetapi tujuan utama kami ingin menampilkan identitas permainan Indonesia,” ucap Herdman.

Selain menu latihan berbeda, Herdman juga menampilkan satu perbedaan lain dibandingkan dua pendahulunya. Ia turun langsung mengatur alat-alat latihan, seperti menancapkan base stick (tiang latihan) dan menempatkan cone (kerucut) di beberapa sisi lapangan.

Adapun Shin dan Kluivert menyerahkan penempatan alat-alat itu kepada asistennya. ”Ada hal baru bersama John Herdman, ia mengajak kami menyaksikan video taktik dari televisi pada satu sesi sebelum latihan dimulai. Ia tampilkan video taktik dan berikan penjelasan taktik seperti apa yang diinginkannya. Itu hal baru bagi saya,” ujar

Seperti apa spirit inklusi yang dihadirkan John Herdman di timnas Indonesia?

copy title

John Herdman datang ke Indonesia tidak sekadar untuk berusaha meningkatkan performa dan prestasi tim nasional Indonesia, ia juga telah menghadirkan kultur anyar yang positif dalam menyajikan iklim sepak bola inklusif. Juru taktik asal Inggris itu merekrut tiga perempuan dengan keahlian berbeda sebagai ofisial.

Hal itu terungkap dalam sesi latihan terbuka perdana timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026, Selasa (24/3/2026), di Stadion Madya Senayan, Jakarta. Selain telah mendatangkan enam anggota staf kepelatihan impor untuk membantu kinerjanya dan menyertakan tiga anggota staf asal Indonesia, Herdman tidak ketinggalan mengajak tiga perempuan untuk membantu tugas-tugas profesionalnya di dalam dan luar lapangan.

Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, menyapa wartawan sebelum acara pengenalan pelatih baru Timnas Indonesia dimulai di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026). PSSI resmi memperkenalkan pelatih kepala baru Timnas Indonesia dan tim sepak bola Indonesia U-23, John Herdman. Pelatih berusia 50 tahun itu menjadi pelatih ke-41 Timnas Indonesia. Indonesia menjadi tim kelima yang dilatih Herdman dalam karier kepelatihannya. Sebelumnya ia menangani tim putri Selandia Baru, tim putri dan putra Kanada, serta mengasuh Toronto FC di Liga Amerika Serikat (Major League Soccer). Herdman membawa Timnas Kanada menembus dan tampil di Piala Dunia 2022, setelah terakhir kali Kanada berpartisipasi di Piala Dunia pada edisi Meksiko 1986. Herdman mendapat amanah untuk menjalankan kontrak maksimal empat tahun atau hingga 2030.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK)
13-01-2026

Dibandingkan dengan rezim-rezim kepelatihan terdahulu yang hanya didominasi laki-laki, Herdman menunjukkan bahwa peran perempuan amat penting di dalam tim. Tiga perempuan asisten Herdman itu memiliki peran yang berbeda.

Satu peran penting dipegang Maeve Glass. Ia bertugas sebagai pengatur administrasi timnas Indonesia di bawah kendali Herdman. Glass berperan memastikan kehadiran pemain melalui persiapan tiket kedatangan dan kepulangan mereka seusai tugas timnas. Urusan transportasi dan akomodasi tim selama di Jakarta juga dipegang Glass.

Kerja sama Herdman dengan Glass sudah tercipta sejak Herdman memulai petualangannya bersama tim putri Kanada pada September 2011. Glass masuk dalam daftar staf sebagai manajer peralatan pada pemusatan latihan tim putri Kanada yang dimulai 23 September 2011.

Selain Glass, satu sosok pakar wanita lain adalah Emilia Achmadi. Ia adalah nutrisionis atau ahli gizi yang bertugas bersama Persija Jakarta.

”Saya membawa tim yang pernah bekerja dengan saya. Mereka memahami metodologi, sistem, kerangka kerja taktis, dan budaya kerja saya. Saya juga berharap mereka yang ahli di bidang masing-masing bisa merangkul budaya Indonesia dan memadukan hal-hal baik dengan staf lokal untuk membantu mengeluarkan yang terbaik dari para pemain,” tutur Herdman.

Bagaimana komposisi skuad Indonesia untuk ajang FIFA Series?

copy title

John Herdman, pelatih baru timnas sepak bola Indonesia, telah memutuskan 24 pemain yang akan mengikuti FIFA Series 2026 pada 27 dan 30 Maret nanti. Sayangnya, tidak ada pemain debutan yang akan mendapat kesempatan mencatatkan cap pertama di awal rezim Herdman.

Sebelum mengumumkan 24 nama itu, Herdman lebih dulu memanggil 41 pemain dalam daftar sementara skuad timnas Indonesia. Hal yang menarik tercipta adalah penyusutan daftar itu dilakukan juru taktik asal Inggris itu sebelum melakukan pemusatan latihan. Sesuai jadwal, pemusatan latihan jelang FIFA Series baru akan dimulai pada Senin (23/3/2026).

Sebanyak 15 anggota timnas Indonesia berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Indoneaia akan menghadapi Timnas Saint Kitts dan Nevis di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat mendatang dalam rangka FIFA Series 2026. Latihan dipimpin langsung pelatih John Herdman. 

Kompas/Danu Kusworo

Hal itu membuat Herdman tidak memberikan kesempatan kepada 16 pemain—minus Miliano Jonathans yang menderita cedera—untuk memikat hatinya dalam sesi latihan.

Di antara mereka, termasuk tiga calon debutan, yakni bek sayap kanan Persija Jakarta Fajar Fathurrahman; gelandang sayap Emmen, klub kasta kedua Liga Belanda, Tim Geypens; serta penyerang Bali United Jens Raven.

Herdman hanya menyematkan dua nama ”baru” yang tidak masuk dalam daftar tetap skuad ”Garuda” di kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka adalah kiper PSIM Yogyakarta Cahya Supriadi dan bek sayap kiri Persija Dony Tri Pamungkas. Meski terkesan nama anyar, keduanya telah memiliki cap timnas Indonesia ketika bertanding di empat laga Kejuaraan ASEAN 2024.

Adapun dari dua ”anak hilang” timnas, Elkan Baggott dan Ezra Walian, hanya Elkan yang akan berlaga di FIFA Series. Ezra bermodal predikat pemain Indonesia dengan kontribusi gol terbaik di Liga Super Indonesia 2025-2026 tersisih dari persaingan.

Sebanyak 21 nama lain adalah pemain-pemain terbaik yang dimiliki timnas Indonesia saat ini dengan komposisi 14 pemain berkarier di luar Indonesia. Tujuh pemain berstatus pemain klub-klub domestik.

”Dari jumlah 41 nama yang dipanggil dalam skuad sementara, Herdman meracik susunan pemain akhir dengan mempertimbangkan keseimbangan pengalaman dan potensi. Hal itu untuk FIFA Series menghadapi tiga tim dari konfederasi berbeda,” ungkap PSSI.

Mengapa Herman memanggil dua ”anak hilang”, Elkan Baggott dan Ezra Walian?

copy title

Menjelang FIFA Series 2026, 27-30 Maret mendatang, John Herdman memanggil 41 nama untuk mengikuti pemusatan latihan yang akan dimulai pekan depan. Juru taktik asal Inggris itu turut memanggil dua ”anak hilang”, yakni Elkan Baggott dan Ezra Walian

Padahal, kedua pemain itu seolah dilupakan. Elkan tidak lagi pernah membela tim ”Garuda” sejak Piala Asia 2023, Januari 2024. Ia sempat 24 kali tampil di era Shin Tae-yong dalam periode 2021 hingga 2024.

Pemain Indonesia, Elkan Baggott, berfoto dengan pendukungnya seusai pertandingan melawan Jepang pada penyisihan terakhir grup D Piala Asia 2023 di stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Rabu (24/1/2024). Indonesia takluk dari Jepang dengan skor 1-3. KOMPAS/IWAN SETIYAWAN (SET) 24-01-2024

Adapun Ezra, yang memiliki sembilan penampilan bersama timnas Indonesia, tidak pernah lagi membela panji negara sejak Piala AFF 2020, Desember 2021. Ia mencetak dua gol pada turnamen itu, termasuk satu gol pada masa perpanjangan waktu kontra Singapura yang memastikan jalan Indonesia ke partai final.

Terlepas dari masih berstatus anggota skuad sementara, Elkan dan Ezra layak mendapat kesempatan lagi untuk membuktikan diri di era baru timnas Indonesia bersama Herdman. Mereka tampil konsisten untuk klub masing-masing selama musim 2025-2026.

Elkan yang membela tim utama Ipswich Town selalu menjadi andalan pada dua penampilan timnya di Piala FA musim ini. Ia dimaksimalkan Pelatih Ipswich Kieran McKenna sebagai bek sayap kiri pada laga kompetisi sepak bola tertua di dunia itu.

Adapun Ezra menjalani musim profesional terbaiknya bersama Persik Kediri di Liga Super Indonesia 2025-2026. Ia adalah pemain Indonesia dengan kontribusi gol tertinggi.

Pemain lulusan akademi Ajax Amsterdam itu menyumbang enam gol dan tujuh asis bagi skuad ”Macan Putih” hingga 9 Maret lalu. Hanya gelandang sayap Malut United, Yakob Sayuri, yang bisa menyetarakan jumlah gol Ezra. Untuk koleksi asis, Ezra merupakan pemain Indonesia dengan catatan terbanyak.

Namun, mereka belum tentu masuk dalam daftar susunan pemain pada dua laga Indonesia pada FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Alasannya, mereka baru masuk ke dalam susunan skuad sementara.

Siapakah John Herdman, pelatih baru timnas sepak bola Indonesia?

copy title

Kehangatan terpancar dari John Herdman saat diperkenalkan sebagai pelatih baru timnas Indonesia, Selasa (13/1/2026), di Jakarta. Pernyataannya dalam konferensi pers menyiratkan pelatih asal Inggris itu akan tetap mengedepankan pendekatan lunak untuk membangun tim yang kuat. Herdman terilhami pendekatan serupa dari pelatih legendaris Inggris, Sir Bobby Robson.

Bukan mengecek fasilitas tim, rapat bersama petinggi PSSI, atau menyusun jadwal latihan, aktivitas awal John Herdman di Indonesia justru berpusat pada komunikasi dengan para pemain. Belum genap sebulan melatih Indonesia, Herdman mengaku telah menghubungi lebih dari 60 pemain, termasuk kapten timnas, Jay Idzes.

infografik
Profil John Herdman

Lewat komunikasi itu, Herdman ingin mendengar sekaligus memahami suasana kebatinan para pemain pascakegagalan di kualifikasi Piala Dunia. Pernah berkarier sebagai pengajar menyadarkan Herdman akan satu hal, empati akan bermuara pada terbangunnya kepercayaan dan hal ini akan selalu ia pegang.

Pendekatan itu terilhami oleh Sir Bobby Robson, mantan manajer legendaris tim ”Tiga Singa” yang menjadi panutan bagi kebanyakan pelatih asal Inggris, termasuk Herdman. Menurut Herdman, dalam sebuah wawancara dengan The Athletic, Robson merupakan sosok yang peduli pada orang lain, terutama mereka yang marjinal serta diremehkan oleh lingkungannya. Sifat itu beririsan dengan tugas guru yang bisa mengangkat derajat seseorang melalui pendidikan.

Latar belakang itu pula yang mendasari keputusan Herdman memilih Indonesia. Ia mengaku tidak melihat peringkat negara saat menerima tawaran melatih. Bagi Herdman, Indonesia punya visi yang sama dengan dirinya.

”Karier saya sejauh ini adalah tentang membangun, bekerja sama dengan federasi yang memiliki semangat dan visi untuk membawa negara ini ke tempat yang belum pernah dicapai sebelumnya,” ujarnya.

Nama Herdman harum setelah berhasil mengantarkan timnas Kanada lolos Piala Dunia 2022 untuk pertama kalinya dalam 36 tahun. Herdman berambisi mengulangi keajaiban serupa di Indonesia.


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulvianus Harjono
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Apolonius Lase