Dalam Sehari Saja, Banyak Kejutan dari Trump

Selasa jadi hari paling sibuk bagi Trump. Dalam sehari, Trump akan rilis dokumen rahasia JFK, bicara dengan Putin, dan berlakunya pajak Kanada, Meksiko, dan China.

18 Mar 2025 16:15 WIB · Internasional

Oleh Luki Aulia

Sehari saja tanpa gebrakan atau pernyataan yang mengejutkan, bukan Donald Trump namanya. Presiden ke-45 dan ke-47 AS itu kembali membuat kejutan dengan rencananya merilis dokumen-dokumen rahasia terkait pembunuhan Presiden AS John F Kennedy pada Selasa (18/3/2025) waktu setempat.

Kasus pembunuhan JFK pada tahun 1963 ini masih memicu teori konspirasi lebih dari 60 tahun setelah kematiannya. Setidaknya akan ada 80.000 halaman dokumen yang dirilis pemerintahan Trump.

Pada hari Selasa juga, Trump—menurut rencana—akan berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin melalui telepon. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sudah mengonfirmasi partisipasi Putin pada Senin (17/3/2025).

FILE - U.S. President Donald Trump meets with Russian President Vladimir Putin at the G-20 Summit in Hamburg, Germany, on July 7, 2017. Putin and President Donald Trump meet for the first time at a summit in Helsinki. Trump, asked about allegations that Russia had interfered in the 2016 election that brought him to power, dismissed the claims and said Putin was "extremely strong and powerful in his denial." (AP Photo/Evan Vucci, File) *** Local Caption *** Arsip - Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin saat KTT G-20 di Hamburg, Jerman, pada 7 Juli 2017.

Namun, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut. Sebab, ia tidak mau mendahului hasil pembicaraan. Negara-negara sekutu Eropa mewaspadai kedekatan Trump dengan Putin dan sikap garis kerasnya terhadap Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Trump-Putin terakhir kali berbicara lewat telepon pada awal Februari 2025. Tidak diketahui secara persis kapan mereka berkomunikasi. Trump menceritakan soal telepon itu lewat pernyataan pada 8 Februari 2025.

Trump tidak dengan gamblang memberi tahu berapa kali sudah berbicara dengan Putin. Hal yang jelas, dia hanya menekankan punya hubungan baik dengan Putin.

Dalam rencana komunikasi telepon Trump-Putin, diharapkan akan ada titik balik dalam upaya mengakhiri perang di Ukraina. ”Kita lihat nanti apa kita punya sesuatu untuk diumumkan pada Selasa. Saya akan bicara dengan Presiden Putin hari Selasa,” kata Trump.

Seakan kurang sibuk, pada Selasa juga Trump juga mulai memberlakukan tarif bea masuk impor (BMI) 25 persen pada barang-barang dari Meksiko dan Kanada. Pernyataan Trump memicu aksi jual saham global dan mendorong imbal hasil obligasi turun. Mata uang peso Meksiko dan dollar Kanada juga jatuh.

Seorang pekerja bekerja di perusahaan baja di Monterrey, Nuevo Leon, Meksiko, pada Selasa (11/2/2025). Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa mengecam keputusan tidak beralasan Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif pada impor baja dan aluminium, yang telah menimbulkan kekhawatiran akan perang dagang yang lebih luas. (Foto oleh AFP/Julio Cesar AGUILAR)

Pemberlakuan BMI dijadwalkan mulai, Selasa, pukul 00.01 waktu setempat. Pada jam itu, Badan Bea Cukai dan Perlindungan Pembatasan AS akan mulai memungut 25 persen untuk barang-barang Kanada dan Meksiko, dengan bea masuk 10 persen untuk energi Kanada. Jika AS tetap bersikeras menaikkan BMI, Kanada akan membalas AS dengan BMI 25 persen pada barang-barang AS senilai 107 miliar dolar AS.

BMI China juga akan mulai berlaku pada batas waktu tersebut. Trump akan menaikkan BMI pada semua impor China menjadi 20 persen dari pungutan sebelumnya, yakni 10 persen.

China juga mendesak AS agar segera membatalkan rencananya yang digambarkan China tidak masuk akal, tidak berdasar, dan hanya merugikan pihak lain. China diduga akan membalas AS dengan menyasar produk pertanian dan makanan AS.

Dokumen rahasia

Rencana merilis itu diumumkan Trump saat mengunjungi tempat pertunjukan seni di Washington, AS, Kennedy Center, Senin (17/3/2025), waktu setempat. Pada 23 Januari 2025, Trump sudah menandatangani perintah eksekutif yang menyerukan deklasifikasi dokumen-dokumen pembunuhan JFK.

Selain dokumen pembunuhan JFK, ada juga dokumen-dokumen terkait dengan pembunuhan adik JFK, Robert F Kennedy (ayah dari Menteri Kesehatan AS Robert F Kennedy Jr), dan kasus pembunuhan tokoh pejuang hak-hak sipil, Martin Luther King Jr, pada tahun 1968. Biro Investigasi Federal AS, awal Februari 2025, menemukan ribuan dokumen baru terkait pembunuhan JFK.

Pembunuh Presiden AS John F Kennedy, Lee Harvey Oswald (diborgol), setelah ditembak oleh Jack Ruby (depan) di lantai bawah garasi di markas besar Polisi di Dallas. File foto tanggal 24 November 1963.

Alasan Trump, banyak orang sudah menunggu kejelasan kasus ini selama berpuluh-puluh tahun. Trump mengatakan, masalah ini akan ditangani Direktur Intelijen Nasional AS Tulsi Gabbard. ”Kami punya banyak sekali dokumen. Anda akan punya banyak bacaan. Saya tidak yakin kami akan menyunting apa pun,” ujarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Arsip Nasional AS telah merilis puluhan ribu catatan terkait pembunuhan JFK pada 22 November 1963. Namun, masih ada ribuan dokumen yang ditahan dengan alasan masalah keamanan nasional. Dokumen terkait Kennedy paling banyak dipublikasikan pada Desember 2022.

Sampai sejauh ini sudah 97 persen catatan Kennedy yang dipublikasikan. Totalnya ada lima juta halaman. Komisi Warren yang menyelidiki penembakan presiden berusia 46 tahun yang karismatik itu menetapkan bahwa penembakan itu dilakukan seorang mantan penembak jitu marinir, Lee Harvey Oswald. Ia disebutkan bertindak sendiri.

Namun, kesimpulan resmi itu tetap tidak mampu meredakan spekulasi bahwa ada rencana yang lebih jahat di balik pembunuhan JFK di Dallas, Texas. Lambatnya rilis berkas pemerintah tersebut telah menambah bahan bakar bagi berbagai teori konspirasi.

Ukraina

Trump berusaha mendapatkan dukungan Putin untuk usulan gencatan senjata selama 30 hari yang diterima Ukraina, pekan lalu. Mengenai konsesi yang sedang dipertimbangkan dalam negosiasi gencatan senjata, Trump mengatakan, AS akan berbicara tentang lahan dan pembangkit listrik tenaga nuklir yang berada di perbatasan Rusia-Ukraina.

PLTN ini juga sedang dibahas AS dengan Ukraina. PLTN yang dirujuk tampaknya mengarah pada pabrik nuklir Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia. Kremlin mengatakan, Putin sudah mengirim pesan kepada Trump tentang rencana gencatan senjata melalui Utusan AS Steve Witkoff, Jumat lalu.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Penasihat Keamanan Nasional Trump Mike Waltz mengingatkan masih ada tantangan yang harus diselesaikan sebelum Rusia menyetujui gencatan senjata, apalagi mengakhiri perang. Trump mengakui masih banyak yang harus dilakukan AS dan Rusia untuk menyelesaikan konflik Ukraina.

Namun, yang jelas ada peluang yang sangat besar untuk mengakhiri perang. Putin sudah mengatakan, ia akan mendukung gencatan senjata tetapi hanya jika itu mengarah pada ”perdamaian jangka panjang dan mengatasi akar penyebab krisis”.

Di antara tuntutan Putin adalah agar Ukraina tidak pernah bergabung dengan aliansi militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), pasukan penjaga perdamaian Eropa tidak dikerahkan ke wilayah Ukraina, dan agar Rusia diizinkan untuk mempertahankan semua wilayah yang saat ini sudah diduduki.

Sejak Rusia merebut Semenanjung Crimea pada 2014 dan melancarkan serangan skala penuh terhadap Ukraina pada Februari 2022, Rusia kini menguasai sekitar seperlima wilayah Ukraina. Presiden Zelenskyy sudah menolak tuntutan Putin. Ia curiga Putin tidak benar-benar menginginkan perdamaian.

US President Donald Trump and Ukraine's President Volodymyr Zelensky meet in the Oval Office of the White House in Washington, DC, February 28, 2025. Zelensky on February 28 told Trump there should be "no compromises" with Russian President Vladimir Putin as the parties negotiate to end the war after Moscow's invasion. (Photo by SAUL LOEB / AFP)

Deklarasi kemerdekaan

Ada satu hal lagi yang membuat geleng-geleng kepala. Trump menggantungkan salinan Deklarasi Kemerdekaan di Ruang Oval, Gedung Putih. Setidaknya itu yang terlihat dari foto yang dibagikannya di media sosial. Akun resmi Trump di X menunjukkan dua foto berupa salinan dokumen bersejarah yang dibingkai dan tergantung di dinding tidak jauh dari meja kerja Trump.

Tidak diketahui secara pasti asal muasal salinan itu dan kapan dipasang. ”Arsip Nasional menyerahkan Deklarasi Kemerdekaan ke Gedung Putih atas permintaan presiden. Dokumen itu dipajang di Ruang Oval, tempat dokumen itu akan dilindungi dan dilestarikan,” kata Sekretaris Pers Karoline Leavitt.

Elon Musk, ketua bersama Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), CEO Tesla , dan miliarder, bersama putranya , X Musk, mendampinngi Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) selama penandatanganan perintah eksekutif di Ruang Oval, Gedung Putih, Washington DC, Selasa (11/2/2025). Trump akan menandatangani perintah eksekutif yang menerapkan inisiatif pengoptimalan tenaga kerja dari DOGE. (Foto oleh AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Andrew Harnik)

Versi asli Deklarasi Kemerdekaan sudah sangat pudar dan dipajang di gedung Arsip Nasional. Pada versi yang tergantung di Gedung Putih, menurut foto yang diunggah, huruf-hurufnya masih jelas dan terbaca. Dalam unggahannya Trump hanya menuliskan: ”Deklarasi Kemerdekaan di Ruang Oval”. Dokumen tersebut merupakan salah satu dekorasi baru yang dipasang Trump.

Menurut harian The Wall Street Journal, Trump membawa lukisan Andrew Jackson, potret George Washington di atas perapian, patung dada Winston Churchill, dan tombol khusus Trump untuk memesan minuman Diet Coke. (REUTERS/AFP/AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Luki Aulia
 | 

Editor:

Kris Mada
 | 

Penyelaras Bahasa:

Lucia Dwi Puspita Sari