LIGA CHAMPIONS

Pep Guardiola Diteror Para Monster Ciptaannya

Dua mantan pemain Manchester City, Gundogan dan Sane, akan berkunjung ke Stadion Etihad bersama Galatasaray. Mereka datang saat Guadiola berada di situasi sulit.

27 Jan 2026 19:31 WIB · Olahraga

AP

Oleh Kelvin Hianusa

MANCHESTER, SELASA — Gelandang Ilkay Gundogan dan penyerang sayap Leroy Sane merupakan dua dari banyak pemain hebat yang sukses diorbitkan Manajer Pep Guardiola di Manchester City. Setelah membantu kesuksesan City selama bertahun-tahun, Gundogan dan Sane datang bersama Galatasaray untuk merusak misi tim asuhan Guardiola di bekas kandang mereka.

City akan menjamu Galatasaray dalam laga terakhir babak grup Liga Champions di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Kamis (29/1/2026) pukul 03.00 WIB. City (13 poin, peringkat ke-11) dan Galatasaray (10 poin, peringkat ke-17) membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa lolos langsung ke 16 besar lewat jalur delapan peringkat teratas grup.

Quote

Liga Turki memang berbeda level (lebih di bawah), tetapi gaya main kami lebih mirip Liga Inggris daripada liga lain.

Bahkan, kemenangan saja belum tentu cukup untuk mengantar mereka lolos langsung tanpa lewat jalur playoff. Mereka masih harus berharap dari hasil tim-tim lain. Persaingan delapan besar grup sangat ketat. Delapan tim, dari peringkat ke-6 (Paris Saint-Germain) sampai ke-13 (Atalanta), sama-sama memiliki 13 poin.

Jika City ingin jaminan lolos langsung, mereka harus menang telak untuk mengalahkan para pesaing dari selisih gol. Masalahnya, Guardiola sudah dinanti tantangan sangat berat. Setelah takluk oleh Bodo/Glimt, 1-3, pada pekan lalu, City kedatangan Galatasaray yang mengalahkan Liverpool pada Oktober lalu.

Pemain Aston Villa Ezri Konsa (kiri) berebut bola dengan pemain Manchester City Ilkay Gundogan (tengah) pada laga Liga Inggris di Stadion Etihad, Senin (13/2/2023) dini hari WIB. Pada laga itu, City menang 3-1 dan Gundogan mencetak satu gol. *** Local Caption *** Aston Villa's English defender Ezri Konsa (L) vies with Manchester City's German midfielder Ilkay Gundogan (2R) during the English Premier League football match between Manchester City and Aston Villa at the Etihad Stadium in Manchester, north west England, on February 12, 2023. (Photo by Paul ELLIS / AFP)

Galatasaray memang berasal dari Liga Turki, di luar lima liga terbesar Eropa. Namun, skuad mereka terbilang cukup mewah. Gundogan (35) dan Sane (30), contohnya, dua nama besar yang akan turut datang untuk menjalani reuni di Stadion Etihad. Kedua pemain itu bersama-sama terlibat dalam proyek City sejak tahun pertama Guardiola, 2016.

Gundogan dengan pengalamannya mampu menyeimbangkan lini tengah Galatasaray musim ini, sementara Sane menunjukkan ketajamannya dengan sumbangan enam gol dan lima asis. ”Liga Turki memang berbeda level (lebih di bawah), tetapi gaya main kami lebih mirip Liga Inggris daripada liga lain. Kami bermain dengan tempo tinggi dan terbuka,” kata asisten pelatih Galatasaray, Ismael Garcia Gomez.

Kedatangan Gundogan dan Sane akan membawa nuansa kerinduan bagi Guardiola. Sebab, City sedang mengalami kekurangan pemain di dua posisi tersebut. Mereka tidak bisa menggunakan jasa gelandang bertahan Rodri dan Nico Gonzales. Rodri terkena kartu merah di laga sebelumnya, sementara Gonzales masih cedera. 

Di sisi sayap, tim tuan rumah akan tampil tanpa penyerang sayap baru, Antoine Semenyo, yang sedang berapi-api. Semenyo belum masuk skuad yang didaftarkan resmi pada September lalu. Dia baru bisa membela City setelah masuk babak gugur. Situasi sama berlaku untuk bek baru City, Marc Guehi.

Skuad City pun nyaris sama seperti saat dipermalukan Bodo/Glimt, hanya minus Rodri. ”Saya tahu (Marc), Antoine, Rodri tidak bisa bermain. Tetapi, kami harus memenangi pertandingan ini dan menunggu apa yang terjadi (dari hasil lain). Kami ingin finis dalam delapan besar,” tutur Guardiola, yang terakhir kali memenangi Liga Champions bersama Gundogan pada 2023.

Bek Manchester City Marc Guehi (kanan) beradu lari dengan penyerang Wolverhampton Wanderers Hwang Hee-chan dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Sabtu (24/1/2026). Guehi menjalani debut sempurna bersama City dengan kemenangan 2-0.

Bagi Guardiola, masuk delapan besar sangat krusial. Sebab, jika finis di peringkat ke-9 hingga ke-24, mereka harus menghadapi dua laga kandang dan tandang dalam fase playoff. Tentu tambahan jadwal ideal tersebut tidak ideal untuk Erling Haaland dan rekan-rekan. Adapun City masih bersaing dalam empat kompetisi sekaligus. 

Tanda tanya besar muncul dari pertahanan City. Tanpa Guehi, mereka kemungkinan harus kembali mengandalkan duet bek muda, yaitu Abdukodir Khusanov dan Max Alleyne. Duet tersebut sudah kemasukan lima gol dalam dua laga terakhir ketika bermain bersama sebagai starter. Situasi pertahanan akan semakin rentan karena Rodri, sosok pelindung para bek, tidak tampil.

Masalahnya, City akan menghadapi striker berbahaya tim tamu, Victor Osimhen. Mantan pemain Napoli itu sudah menyumbang enam gol selama babak grup. Sebanyak 66,6 persen gol Galatasaray di Liga Champions berasal darinya. Hanya Kylian Mbappe (Real Madrid) dan Harry Kane (Bayern Muenchen) yang melampaui catatan gol Osimhen sejauh ini. 

Walaupun sedang mengalami keterbatasan pemain, skuad City tetap menyambut laga nanti dengan motivasi tertinggi. Mereka ingin membalas hasil buruk saat bertandang ke Bodo/Glimt. Para pemain veteran City, seperti Haaland dan Rodri, pernah mengembalikan biaya tiket untuk 400 pendukung tandang City di Norwegia. Mereka merasa bertanggung jawab atas kekalahan itu. 

City merupakan satu-satunya tim Inggris yang berada di luar peringkat delapan besar jelang laga terakhir. Lima wakil Inggris lain, Arsenal, Chelsea, Liverpool, Newcastle United, dan Tottenham Hotspur, berpeluang besar lolos langsung. Meskipun begitu, baru Arsenal yang bisa memastikan lolos langsung. (AP/REUTERS) 


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nanik Dwiastuti