Hanya Bawa Empat Wajah Baru, Nova Arianto Pertahankan Skuad Utama di Piala Dunia U-17

Kerangka skuad Indonesia tak berubah dari tim yang melaju hingga perempat final Piala Asia U-17 2025. Di pentas dunia, ”Garuda Muda” ditopang empat diaspora.

27 Okt 2025 18:46 WIB · Olahraga

PSSI

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

JAKARTA, KOMPAS — Tepat satu pekan sebelum memulai petualangan di Piala Dunia U-17 2025, PSSI merilis 21 pemain tim U-17 Indonesia untuk bertarung pada turnamen kelompok umur tingkat dunia di Qatar. Pelatih Indonesia U-17 Nova Arianto sekadar melakukan empat perubahan dibandingkan daftar skuad di Piala Asia U-17 2025, April lalu.

”Garuda Muda” tergabung ke dalam Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia. Laga pertama Indonesia adalah menghadapi Zambia, Selasa (4/11/2025) pukul 22.45 WIB.

Selanjutnya, Indonesia akan jumpa Brasil, Jumat (7/11/2025) pukul 22.45 WIB. Brasil adalah tim paling sukses di Piala Dunia U-17 dengan koleksi empat gelar juara. Pada edisi Qatar 2025, Brasil merupakan tim paling banyak partisipasi dengan 19 kali penampilan sejak 1985.

Fase grup Indonesia ditutup dengan menghadapi Honduras, Senin (10/11/2025) pukul 21.45 WIB. Seluruh pertandingan fase grup Piala Dunia U-17 digelar di lapangan Zona Aspire, kota Al Rayyan, Qatar.

Dibandingkan dengan tiga lawan di Grup H, Indonesia bukan tim dengan kuantitas partisipasi terendah. Edisi 2025 adalah kesempatan perdana Garuda Muda lolos ke Piala Dunia U-17 2025 lewat babak kualifikasi. Sebelumnya, Indonesia jalani debut di kompetisi kelompok umur termuda FIFA itu dengan status tuan rumah edisi 2023.

Zambia adalah satu-satunya tim debutan di Grup H. Adapun Honduras sudah menjalani penampilan keenam. Tetapi, wakil CONCACAF itu sudah menanti selama delapan tahun untuk kembali bertarung di Piala Dunia U-17 sejak edisi 2017.

Pelatih sepak bola Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto memimpin latihan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/3/2025). Latihan tersebut sebagai persiapan menghadapi Piala Asia U-17 yang digelar pada 3 April 2025 di Arab Saudi. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/Spt.

Demi membenahi penampilan pada edisi 2023 yang hanya mengumpulkan dua poin dari tiga laga sehingga gagal lolos ke fase gugur, Nova tetap berpegang kepada skuad asuhan yang telah dibinanya sejak awal tahun.

Sebanyak 17 pemain adalah anggota tim Indonesia yang melaju ke perempat final Piala Asia U-17 2025. Para andalan Nova, di antaranya I Putu Panji, Matthew Baker, Evandra Florasta, Nazriel Alfaro, Mierza Firjatullah, dan Fadly Alberto.

Mereka diperkuat dengan kehadiran empat pemain yang terdiri dari tiga diaspora dan satu pemain lulusan Elite Pro Academy. Tiga pemain diaspora adalah Mike Rajasa Hoppenbrouwers yang bermain di Akademi FC Utrecht di Belanda, kemudian Eizar Tanjung di Sydney FC (Australia) serta Lucas Lee yang membela salah satu akademi terbaik Amerika Serikat, Ballistic United SC.

Satu pemain lain ialah Dimas Adi Prasetyo yang berposisi penyerang sayap asal PSM Makassar U-18. Dimas tampil di Elite Pro Academy U-18 musim 2024-2025 dengan koleksi enam gol dan tiga asis dalam 25 laga.

Pengumuman itu dilakukan Nova ketika tengah berada di Dubai, Uni Emirat Arab, untuk jalani masa persiapan akhir sebelum menuju Doha, Qatar, pada Kamis (30/11/2025) mendatang.

Pemain tim U-20 Indonesia Evandra Florasta (kanan) menggiring bola di bawah adangan pemain Yaman U-20 Anwar Hussein Al-Turaiqi dalam laga penyisihan Grup C di Stadion Pusat Latihan Sepak Bola Pemuda Shenzhen, China, Rabu (19/2/2025) Laga berakhir imbang 0-0
Quote

Laga-laga di Dubai kami jalani secara maksimal sehingga bisa menjadi pelajaran untuk pemain sebelum tampil di Piala Dunia.

Di Dubai, Indonesia masih menyisakan dua gim uji coba menghadapi Pantai Gading, 27 Oktober, dan Panama, 29 Oktober. Pada Sabtu (25/10/2025) kemarin, Evandra dan kawan-kawan menelan kekalahan 1-2 dari Paraguay.

Nova menyebut hasil akhir bukan menjadi patokan pada laga uji coba akhir sebelum tampil di Qatar. Menurut dia, tiga gim ekshibisi itu adalah proses pemain untuk mempersiapkan kondisi fisik dan mental serta memahami rencana permainan tim.

”Saya bersyukur karena semua pemain dalam kondisi siap untuk menjalani pertandingan uji coba yang menjadi persiapan akhir kami. Laga-laga di Dubai kami jalani secara maksimal sehingga bisa menjadi pelajaran untuk pemain sebelum tampil di Piala Dunia,” ujar Nova dalam keterangan resmi yang dikutip, Senin (27/11/2025).

Tiga lawan pada uji coba di Dubai adalah tim-tim yang tampil pula di Piala Dunia U-17. Selain itu, trio tim latih tanding itu mewakili karakter berbeda lawan-lawan Garuda Muda di Grup H.

”Kesempatan laga uji coba ini sangat berharga. Saya ingin memberikan kesempatan kepada semua pemain agar mereka bisa memiliki banyak pengalaman sebelum bertarung di turnamen sesungguhnya,” kata Nova.

Kapten tim Indonesia U-16 I Putu Panji Apriawan (4) berusaha menyundul bola dalam pertandingan melawan Australia pada babak semifinal Piala AFF U-16 di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Senin (1/7/2024). Kompas/Ferganata Indra Riatmoko

Adaptasi

Gholy, penyerang sayap sayap asal Persija Jakarta, menuturkan pemusatan latihan di Dubai sekitar dua pekan sangat penting untuk proses adaptasi menjelang Piala Dunia U-17 2025.

Adaptasi itu meliputi kondisi cuaca panas di Dubai yang serupa dengan di Al Rayyan, kemudian tiga lawan merupakan ajang penyesuaian Garuda Muda untuk menghadapi trio rival di babak penyisihan.

”Target saya dan teman-teman adalah bisa memahami dengan jelas karakter lawan di fase grup nanti,” kata Gholy yang mencetak dua gol di Piala Asia U-17 2025.

Gholy mengungkapkan pemusatan latihan di Dubai diwarnai dengan program yang sangat teratur. Skuad memiliki waktu makan yang terjadwal dengan baik, beribadah bersama, hingga masa latihan sehari sekali untuk menjaga kondisi dan pemulihan fisik. 

DAFTAR PEMAIN INDONESIA DI PIALA DUNIA U-17 2025

Kiper

Randy Razzaqu (Madura United), Dafa Al Gasemi (Dewa United), Mike Rajasa Hoppenbrouwers (Utrecht)

Bek

Dafa Zaidan (Borneo FC), Ida Bagus Cahya (Bali United), I Putu Panji (Bali United), Matthew Baker (Melbourne City FC), Eizar Tanjung (Sydney FC), Lucas Lee (Ballistic United SC), Fabio Azkairawan (Persija Jakarta), Ilham Romadhona (Borneo FC), Muhammad Al Gazani (Persija Jakarta), Azizu Milanesta (Asiana Soccer School)

Gelandang

Evandra Florasta (Bhayangkara Presisi), Muhammad Zahaby Gholy (Persija Jakarta), Nazriel Alfaro (Persib Bandung), Rafi Rasyiq (Semen Padang)

Penyerang

Mierza Firjatullah (Persik Kediri), Fadly Alberto (Bhayangkara Presisi), Dimas Adi Prasetyo (PSM Makassar), Fandi Ahmad (Persija Jakarta)

 


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Apolonius Lase