Atletico Madrid adalah ”kryptonite” Barcelona di babak gugur sebuah kompetisi. Setelah Piala Raja Spanyol, predikat itu ingin diulangi di Liga Champions.
07 Apr 2026 16:00 WIB · Olahraga
AP/BERNAT ARMANGUE
BARCELONA, SELASA — Merujuk rekor pertemuan dan kualitas pemain, Barcelona jelas unggul atas Atletico Madrid. Namun, jika sudah bertarung di babak gugur sebuah kompetisi, Atletico memiliki dimensi berbeda yang sulit diantisipasi Barca. Hal itu sudah terlihat pada semifinal Piala Raja Spanyol lalu.
Barca akan menyambut Atletico di Stadion Camp Nou, Kamis (9/4/2026) pukul 02.00 WIB, pada laga pertama babak perempat final Liga Champions. Itu akan menjadi pertemuan kedua mereka dalam kurun waktu 11 hari.
Sebelum duel di Liga Champions, Barca membenamkan Atletico 2-1 di Liga Spanyol akhir pekan lalu. Itu adalah kemenangan beruntun ”Blaugrana” atas sang rival di Liga Spanyol musim ini.
Namun, hasil di liga tidak bisa menjadi rujukan inferioritas Atletico terhadap Barca. Atletico sudah menghentikan ambisi treble winner Barca berkat keunggulan agregat 4-3 di Piala Raja Spanyol awal Maret lalu.
Sejarah di Liga Champions, terutama pertemuan kedua tim di fase gugur, juga mengarah kepada ”Los Rojiblancos”, sebutan Atletico. Duel terakhir mereka di Liga Champions tercipta pula pada babak perempat final.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/03/04/107843d1-cee7-4227-9bbc-6361a071fd5a.jpg)
Itu terjadi pada musim 2015-2016 dan 2013-2014. Dalam dua pertemuan itu, Atletico mampu mengungguli Barca dengan skor agregat masing-masing 3-2 dan 2-1.
Menariknya, dua kemenangan itu tercipta dengan susunan laga seperti musim ini: laga pertama di kandang Barca lalu Atletico bergantian menjadi tuan rumah pada laga penentu. Selain itu, dua pencetak gol yang menggaransi kemenangan Atletico masih menjadi andalan Pelatih Diego Simeone saat ini.
Koke mencetak gol tunggal pada laga kedua musim 2013-2014. Antoine Griezmann merupakan pencetak brace yang membantu kemenangan Atletico pada 2015-2016.
Keberhasilan menyingkirkan Barca bahkan mampu membawa Atletico menembus final pada dua edisi tersebut. Sayangnya, di babak final mereka tumbang dari rival sekota, Real Madrid.
Ambisi serupa tentu dimiliki Los Rojiblancos. Setelah lolos ke partai final Piala Raja Spanyol, melaju hingga laga puncak Liga Champions di Budapest bakal menjadi capaian penting bagi Simeone yang memasuki musim ke-15 memimpin Atletico.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/04/07/02ec8f77dab6ed0eac148e839294cf73-Spain_La_Liga_Soccer_5.jpg)
Simeone menyebut pertarungan menghadapi Barca selalu menyita perhatian besar bagi timnya. Persiapan tim adalah berusaha tampil tanpa cela untuk mengemas modal penting di laga pertama dan lebih diuntungkan pada lagakedua di kandang.
”Jalan akan semakin terjal memasuki babak perempat final. Kami bertujuan untuk bersaing dengan Barcelona. Saya tidak ragu menyebut mereka adalah tim dengan serangan terbaik di Eropa saat ini,” ujar Simeone, dilansir Marca, Selasa (7/4/2026).
Ia menambahkan, ”Barca selalu menyajikan tantangan level tinggi bagi kami. Saya menuntut pemain untuk bermain dengan kemampuan maksimal mereka.”
Di tengah melontarkan pujian terhadap kualitas serangan Barca, Simeone seakan menutupi kualitas lini serang timnya. Padahal, di Liga Champions musim ini, Atletico adalah tim dengan produktivitas ketiga tertinggi.
Julian Alvarez dan kawan-kawan telah mencetak 31 gol. Mereka hanya kalah dari Paris Saint-Germain (34 gol) dan Bayern Muenchen (32 gol). Adapun Barca dan Real Madrid masing-masing menghasilkan 30 dan 29 gol.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/02/13/aafabfe0abf1868aa58beefd1aadf386-FBL_ESP_CUP_ATLETICO_MADRID_BARCELONA_136041559.jpg)
Kuantitas gol tinggi Atletico itu didasari oleh permainan efektif mereka. Pasalnya, mereka mencatatkan 51,6 persen penguasaan bola per laga dan hanya 15 tembakan per pertandingan. Dua statistik itu merupakan yang terendah di antara delapan kontestan babak perempat final.
Salah satu kunci permainan menyerang Atletico adalah muka baru, Ademola Lookman. Datang pada bursa transfer musim dingin lalu dari Atalanta, Lookman sudah menyegel tempat di pos gelandang sayap kiri. Kontribusinya telah berbuah satu gol dan satu asis di Liga Champions.
”Barcelona akan menjadi laga yang istimewa karena mereka lawan yang tangguh. Kami harus siap menghadapi situasi apa pun di pertandingan. Penting pula mempersiapkan diri dengan cara yang tepat,” kata Lookman, dilansir laman UEFA.
Barca tidak ingin kehilangan kesempatan meraih gelar Liga Champions musim ini. Setelah unggul tujuh poin atas Real dalam perburuan trofi Liga Spanyol, Barca bisa sepenuhnya fokus menghadapi dua laga kontra Atletico.
Bayang-bayang trauma dari kekalahan di Piala Raja Spanyol menjadi pelajaran penting bagi skuad Barca. Tekad pemain Blaugrana adalah bermain sempurna.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/01/19/81741d89-907e-440d-8fd4-4caa8c0ab9e2.jpg)
”Laga ini adalah kesempatan sekali atau tidak sama sekali. Kami memiliki kualitas dan bisa melakukan segalanya dengan kualitas terbaik. Kami masih ingat yang terjadi di Piala Raja dan kami tidak bisa melakukan kegagalan,” kata Dani Olmo, gelandang serang Barca, dilansir Mundo Deportivo.
Kendala bagi Barca adalah cederanya Raphinha yang tampil krusial di lini serang. Tempat Raphinha berpeluang ditempati Marcus Rashford yang mencetak satu gol ke gawang Atletico akhir pekan lalu.
Kolaborasi Rashford dengan Joao Cancelo di sisi kiri akan menjadi penyeimbang bagi poros serangan lewat Lamine Yamal di sisi kanan. Keseimbangan serangan itu dibutuhkan Barca untuk menghadirkan banyak alternatif dalam menghadapi garis pertahanan rendah Atletico.
”Kami akan menjalani pertandingan yang sangat sulit. Kami memiliki dua laga menentukan yang harus dipersiapkan secara cermat, laga demi laga,” kata Pelatih Barca Hansi Flick. (AP)
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
Hibar Himawan