FIFA Series

Kesempatan Pertama Kepulauan Solomon, Tekad Eksperimen Bulgaria

Kepulauan Solomon akan menjalani laga internasional bersejarah di FIFA Series 2026. Kehadiran pemain dari satu klub jadi kekuatan mereka yang diantisipasi Bulgaria.

26 Mar 2026 16:47 WIB · Olahraga

Kompas/Danu Kusworo

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

JAKARTA, KOMPAS — Kepulauan Solomon, negara di tengah Samudra Pasifik, akan menjalani laga bersejarah pada FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026) pukul 15.30 WIB. Mereka berhadapan dengan Bulgaria yang menjadi tim nasional Eropa pertama sejak memulai laga internasional pertama pada Agustus 1963.

Kepulauan Solomon datang ke Jakarta dengan situasi bak perjalanan turnamen sebuah tim. Belasan pemain dari 23 nama yang datang ke Indonesia berstatus pemain asal klub Solomon Kings. Tim itu adalah satu-satunya duta Kepulauan Solomon di musim perdana Oceania Football Confederation (OFC) Pro League yang digelar tahun ini.

Hal itu juga dipertegas dengan kepemimpinan Beb Cahn sebagai pelatih Kepulauan Solomon. Sejatinya, juru taktik asal Inggris itu berstatus sebagai Pelatih Solomon Kings.

”Kepulauan Solomon bakal menjalani laga pertama menghadapi tim dari Eropa. Ini adalah pijakan masif untuk sepak bola Kepulauan Solomon, negara yang sangat menggandrungi sepak bola,” ujar Cahn dalam konferensi pers jelang laga di SUGBK, Kamis (26/3/2026).

Merujuk peringkat FIFA terkini, Kepulauan Solomon jauh berada di bawah level Bulgaria. Mereka berada di peringkat ke-152, sedangkan lawan mereka dari Eropa Selatan duduk di posisi ke-87, yang merupakan peringkat tertinggi bagi kontestan FIFA Series 2026 di Indonesia.

Sebanyak 15 anggota timnas Indonesia berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Indoneaia akan menghadapi Timnas Saint Kitts dan Nevis di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat mendatang dalam rangka FIFA Series 2026. Latihan dipimpin langsung pelatih John Herdman. 

Kompas/Danu Kusworo

Cahn mengakui pertandingan menghadapi Bulgaria akan menjadi ajang yang sulit bagi timnya. Mereka akan berusaha memberikan perlawanan semaksimal mungkin.

”Saya tidak naif kalau kemampuan mereka di atas kami. Kami akan lihat seberapa lama kami bisa melakukan tekanan kepada mereka dan menguasai bola. Harapannya, kami bisa menghasilkan sesuatu melalui serangan balik,” ucap Cahn yang lahir di London, Inggris.

Ia menambahkan, ”Kami mempersiapkan tim dengan maksimal. Kami sudah melakukan riset dan analisis kekuatan Bulgaria untuk mempelajari kekuatan mereka.”

Philip Mango, kiper Kepulauan Solomon dan Solomon Kings, mengakui masa persiapan timnya telah meliputi persiapan menghadapi OFC Pro League edisi 2026. Menurut dia, pertarungan di FIFA Series adalah tes yang akan dimanfaatkan timnya untuk memahami standar kemampuan mereka di sepak bola internasional.

”Kami sangat menantikan laga menghadapi Bulgaria. Ini tes penting menghadapi tim Eropa,” ucap Mango.

Pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov mengharamkan anak asuhnya untuk meremehkan Kepulauan Solomon. Jika menganggap sebelah mata lawan, lanjut Dimitrov, hal itu akan menjadi bumerang bagi timnya.

”Kekuatan Kepulauan Solomon adalah mereka berasal dari klub yang sama. Jadi, para pemain mereka sudah saling mengenal dengan sangat baik,” kata Dimitrov yang pernah menjadi asisten timnas Indonesia di era Ivan Kolev.

Sebanyak 15 anggota timnas Indonesia berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Indoneaia akan menghadapi Timnas Saint Kitts dan Nevis di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat mendatang dalam rangka FIFA Series 2026. Latihan dipimpin langsung pelatih John Herdman. 

Kompas/Danu Kusworo

Gaya baru

Bulgaria, yang berjuluk ”Lavovete”, memanfaatkan FIFA Series 2026 untuk melakukan eksperimen, baik taktik maupun susunan pemain. Dimitrov menyebut ajang di Indonesia adalah kesempatan untuk mengasah taktik dan gaya permainan anyar timnya.

Hal itu tidak bisa mereka tampilkan ketika menjalani enam laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Bulgaria bergabung di grup yang dihuni Spanyol, Turki, dan Georgia. Dalam persaingan itu, mereka hanya sekali menang dan menelan lima kekalahan.

”Kami akan menghadapi lawan yang berbeda dibandingkan dengan kekuatan super sepak bola Eropa di kualifikasi Piala Dunia lalu. Kami berusaha menunjukkan gaya permainan kami untuk lebih mendominasi lawan,” kata Dimitrov yang mulai menukangi Bulgaria pada September 2025.

Sementara itu, Dimitrov membawa lima pemain calon debutan ke Jakarta, yakni Martin Velichkov (kiper/26 tahun), Teodor Ivanov (bek/22), Berk Bethany (gelandang/21), Tonislav Yordania (penyerang/27), dan Kristiyan Balov (penyerang sayap/19). Keputusan itu, ujar Dimitrov, untuk membuka kans kepada pemain-pemain baru menjadi tulang punggung masa depan Lavovete.

Sebanyak 15 anggota timnas Indonesia berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Indoneaia akan menghadapi Timnas Saint Kitts dan Nevis di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat mendatang dalam rangka FIFA Series 2026. Latihan dipimpin langsung pelatih John Herdman. 

Kompas/Danu Kusworo

Ia memastikan kelima pemain itu akan mendapat kepercayaan tampil. Namun, eks pemain Persija Jakarta itu tidak menjanjikan mereka akan bermain penuh pada salah satu dari dua pertandingan di FIFA Series 2026.

”Kami akan memutuskan siapa saja yang bermain pada hari pertandingan besok (Jumat). Saya akan memainkan semua pemain yang kami bawa ke Jakarta,” tuturnya.

Sementara itu, kiper Bulgaria, Dimitar Mitov, antusias menghadapi laga di FIFA Series. Bagi dia, tantangan terbesar tim adalah beradaptasi dengan penerbangan panjang dan cuaca yang jauh lebih hangat.

”Ini pengalaman sangat berbeda bagi saya dan rekan setim. Pelatih sudah memberi tahu kami bahwa kami harus cepat beradaptasi dengan iklim tropis. Kami miliki waktu adaptasi yang cukup dan sangat menantikan laga pertama,” kata Mitov yang membela klub Skotlandia, Aberdeen.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Retma Wati