Apa yang bisa dipelajari dari artikel ini?
- City kalah, apakah era Guardiola telah berakhir?
- Sanggupkah Real Madrid melanjutkan dominasi di Liga Champions?
- Rekor tak terkalahkan berakhir, apakah Inter bisa kembali bangkit?
- Masih sempurna, apakah Liverpool paling diunggulkan juara?
Pertandingan pekan keenam Liga Champions tidak menghadirkan kejutan seperti pekan-pekan sebelumnya. Sejumlah tim unggulan meraih kemenangan, kecuali Manchester City yang takluk 0-2 dari Juventus.
Liverpool memastikan diri lolos setelah menaklukkan Girona, 1-0. Mohamed Salah dan kawan-kawan menjadi satu-satunya tim yang tidak terkalahkan setelah Inter Milan dan Atalanta takluk, masing-masing dari Bayer Leverkusen dan Real Madrid.
City kalah, apakah era Guardiola telah berakhir?
Kebangkitan yang ditunggu-tunggu Manchester City tidak kunjung terwujud. Setelah meraih hasil positif atas Nottingham Forest, City kembali menjadi tim pesakitan. Kali ini, ”The Citizens” tidak mampu berbuat banyak saat kalah 0-2 dari Juventus dalam lanjutan Liga Champions Eropa di Stadion Allianz, Turin, Italia, Kamis (12/12/2024) dini hari WIB. Dusan Vlahovic dan Weston McKennie jadi pahlawan kemenangan Juventus.
Dengan hasil ini, City hanya menikmati satu kemenangan dari 10 laga terakhir. Sebanyak tujuh laga berakhir dengan kekalahan dan dua lainnya imbang. Kondisi ini sangat tidak biasa dialami oleh Guardiola yang dikenal sebagai salah satu pelatih bertangan dingin di Eropa. Sejumlah pengamat sepak bola bahkan menyebut Guardiola saat ini berada pada dunia yang sama sekali asing bagi dirinya.
Kebobolan dua gol tanpa mampu membalas memperpanjang catatan minor Guardiola. Untuk kali pertama sepanjang sejarah kepelatihannya, Guardiola kini merasakan timnya kebobolan lebih dari dua kali dalam tiga pertandingan Liga Champions secara beruntun.
Sanggupkah Real Madrid melanjutkan dominasi di Liga Champions?
Real Madrid menyajikan performa klinis demi mengukuhkan martabat mereka di Liga Champions dengan menumbangkan Atalanta, 3-2, Rabu (11/12/2024) dini hari WIB, di Stadion Gewiss. Peluang ”Los Blancos” untuk menembus delapan besar dan lolos langsung ke babak 16 besar masih terbuka.
Pemilik 14 gelar juara Liga Champions itu tak perlu banyak peluang untuk mempertahankan rekor 100 persen kemenangan atas Atalanta di ajang Eropa. Kylian Mbappe membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui sepakan keduanya di gim itu. Kemudian, Vinicius Junior (56’) dan Jude Bellingham (59’) menegaskan keunggulan Real hanya melalui sepakan pertama yang mereka dapatkan.
Atalanta sempat mengimbangi perlawanan Real berkat eksekusi penalti gelandang serang, Charles De Ketelaere, pada menit 45+2. Pemain menyerang ”La Dea” lainnya, Ademola Lookman, sempat meningkatkan asa tim tuan rumah melalui gol ketika laga memasuki 65 menit.
Keunggulan atas Bergamo membawa Real naik lima peringkat ke posisi ke-18 dengan koleksi sembilan poin. Los Blancos hanya berjarak tiga poin dengan Bayern Muenchen di peringkat kedelapan yang merupakan batas akhir zona delapan besar.
Rekor tak terkalahkan berakhir, apakah Inter bisa kembali bangkit?
Rekor tak terkalahkan Inter Milan di Liga Champions musim ini terhenti di kandang Bayer Leverkusen, Stadion BayArena, Leverkusen, Rabu (11/12/2024) dini hari WIB. Skuad ”Nerazzurri” kalah 0-1 melalui gol pada menit ke-90 yang dicetak Nordi Mukiele.
Pendekatan permainan konservatif yang diterapkan Pelatih Simone Inzaghi menjadi bumerang bagi Nerazzurri yang seolah hanya mengejar hasil imbang di BayArena. Saat Inter merasa sudah mengamankan satu poin, Mukiele memberikan pukulan telak di saat terakhir sehingga mereka tak memiliki waktu untuk bereaksi.
Seakan tak mau disalahkan karena pendekatan taktiknya, Inzaghi justru mengecam penampilan para pemainnya yang tidak mampu berbuat banyak melawan tuan rumah. Berbicara kepada Sky Sports selepas laga, Inzaghi menyebut pemainnya tak mampu mengimbangi pasukan Xabi Alonso yang jauh lebih termotivasi.
Masih sempurna, apakah Liverpool paling diunggulkan juara?
Liverpool telah memastikan diri sebagai tim pertama yang lolos ke fase 16 besar Liga Champions 2024-2025. Kemenangan 1-0 atas Girona melalui eksekusi penalti Mohamed Salah, Rabu (11/12/2024), di Stadion Montilivi, Spanyol, memastikan ”Si Merah” masih sempurna dan tak terusik lagi menyegel satu tempat di zona delapan besar.
Enam kemenangan dalam enam laga sudah membuktikan Liverpool tak tertandingi pada paruh pertama musim ini. Perjalanan tanpa sekali pun kehilangan poin di fase awal Liga Champions semakin menegaskan Arne Slot telah mengantarkan Liverpool ke dimensi lain. Dimensi superioritas yang sulit ditandingi di Inggris, sekaligus Eropa.
Sebelum menaklukkan Girona, Liverpool lebih dulu menaklukkan dua tim finalis kompetisi antarklub Eropa musim lalu di Stadion Anfield. Mereka adalah Leverkusen yang dibenamkan 4-0, lalu Real Madrid, juara Liga Champions, pulang dengan kekalahan 2-0.
Liverpool juga mampu mengatasi hadangan tim-tim yang berpeluang menghadirkan kejutan, seperti AC Milan, Bologna, dan RB Leipzig. Konsistensi raihan tripoin itu menjadi penegas langkah Liverpool mulus menuju fase gugur.
Dengan koleksi 18 poin, secara matematis tidak ada tim lain di luar zona delapan besar yang bisa melampaui perolehan poin Liverpool. Atalanta yang duduk di peringkat kesembilan hanya maksimal mengemas 17 poin di sisa dua laga pamungkas.
Apa yang bisa dipelajari dari artikel ini?
- City kalah, apakah era Guardiola telah berakhir?
- Sanggupkah Real Madrid melanjutkan dominasi di Liga Champions?
- Rekor tak terkalahkan berakhir, apakah Inter bisa kembali bangkit?
- Masih sempurna, apakah Liverpool paling diunggulkan juara?
Pertandingan pekan keenam Liga Champions tidak menghadirkan kejutan seperti pekan-pekan sebelumnya. Sejumlah tim unggulan meraih kemenangan, kecuali Manchester City yang takluk 0-2 dari Juventus.
Liverpool memastikan diri lolos setelah menaklukkan Girona, 1-0. Mohamed Salah dan kawan-kawan menjadi satu-satunya tim yang tidak terkalahkan setelah Inter Milan dan Atalanta takluk, masing-masing dari Bayer Leverkusen dan Real Madrid.
City kalah, apakah era Guardiola telah berakhir?
Kebangkitan yang ditunggu-tunggu Manchester City tidak kunjung terwujud. Setelah meraih hasil positif atas Nottingham Forest, City kembali menjadi tim pesakitan. Kali ini, ”The Citizens” tidak mampu berbuat banyak saat kalah 0-2 dari Juventus dalam lanjutan Liga Champions Eropa di Stadion Allianz, Turin, Italia, Kamis (12/12/2024) dini hari WIB. Dusan Vlahovic dan Weston McKennie jadi pahlawan kemenangan Juventus.
Dengan hasil ini, City hanya menikmati satu kemenangan dari 10 laga terakhir. Sebanyak tujuh laga berakhir dengan kekalahan dan dua lainnya imbang. Kondisi ini sangat tidak biasa dialami oleh Guardiola yang dikenal sebagai salah satu pelatih bertangan dingin di Eropa. Sejumlah pengamat sepak bola bahkan menyebut Guardiola saat ini berada pada dunia yang sama sekali asing bagi dirinya.
Kebobolan dua gol tanpa mampu membalas memperpanjang catatan minor Guardiola. Untuk kali pertama sepanjang sejarah kepelatihannya, Guardiola kini merasakan timnya kebobolan lebih dari dua kali dalam tiga pertandingan Liga Champions secara beruntun.
Sanggupkah Real Madrid melanjutkan dominasi di Liga Champions?
Real Madrid menyajikan performa klinis demi mengukuhkan martabat mereka di Liga Champions dengan menumbangkan Atalanta, 3-2, Rabu (11/12/2024) dini hari WIB, di Stadion Gewiss. Peluang ”Los Blancos” untuk menembus delapan besar dan lolos langsung ke babak 16 besar masih terbuka.
Pemilik 14 gelar juara Liga Champions itu tak perlu banyak peluang untuk mempertahankan rekor 100 persen kemenangan atas Atalanta di ajang Eropa. Kylian Mbappe membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui sepakan keduanya di gim itu. Kemudian, Vinicius Junior (56’) dan Jude Bellingham (59’) menegaskan keunggulan Real hanya melalui sepakan pertama yang mereka dapatkan.
Atalanta sempat mengimbangi perlawanan Real berkat eksekusi penalti gelandang serang, Charles De Ketelaere, pada menit 45+2. Pemain menyerang ”La Dea” lainnya, Ademola Lookman, sempat meningkatkan asa tim tuan rumah melalui gol ketika laga memasuki 65 menit.
Keunggulan atas Bergamo membawa Real naik lima peringkat ke posisi ke-18 dengan koleksi sembilan poin. Los Blancos hanya berjarak tiga poin dengan Bayern Muenchen di peringkat kedelapan yang merupakan batas akhir zona delapan besar.
Rekor tak terkalahkan berakhir, apakah Inter bisa kembali bangkit?
Rekor tak terkalahkan Inter Milan di Liga Champions musim ini terhenti di kandang Bayer Leverkusen, Stadion BayArena, Leverkusen, Rabu (11/12/2024) dini hari WIB. Skuad ”Nerazzurri” kalah 0-1 melalui gol pada menit ke-90 yang dicetak Nordi Mukiele.
Pendekatan permainan konservatif yang diterapkan Pelatih Simone Inzaghi menjadi bumerang bagi Nerazzurri yang seolah hanya mengejar hasil imbang di BayArena. Saat Inter merasa sudah mengamankan satu poin, Mukiele memberikan pukulan telak di saat terakhir sehingga mereka tak memiliki waktu untuk bereaksi.
Seakan tak mau disalahkan karena pendekatan taktiknya, Inzaghi justru mengecam penampilan para pemainnya yang tidak mampu berbuat banyak melawan tuan rumah. Berbicara kepada Sky Sports selepas laga, Inzaghi menyebut pemainnya tak mampu mengimbangi pasukan Xabi Alonso yang jauh lebih termotivasi.
Masih sempurna, apakah Liverpool paling diunggulkan juara?
Liverpool telah memastikan diri sebagai tim pertama yang lolos ke fase 16 besar Liga Champions 2024-2025. Kemenangan 1-0 atas Girona melalui eksekusi penalti Mohamed Salah, Rabu (11/12/2024), di Stadion Montilivi, Spanyol, memastikan ”Si Merah” masih sempurna dan tak terusik lagi menyegel satu tempat di zona delapan besar.
Enam kemenangan dalam enam laga sudah membuktikan Liverpool tak tertandingi pada paruh pertama musim ini. Perjalanan tanpa sekali pun kehilangan poin di fase awal Liga Champions semakin menegaskan Arne Slot telah mengantarkan Liverpool ke dimensi lain. Dimensi superioritas yang sulit ditandingi di Inggris, sekaligus Eropa.
Sebelum menaklukkan Girona, Liverpool lebih dulu menaklukkan dua tim finalis kompetisi antarklub Eropa musim lalu di Stadion Anfield. Mereka adalah Leverkusen yang dibenamkan 4-0, lalu Real Madrid, juara Liga Champions, pulang dengan kekalahan 2-0.
Liverpool juga mampu mengatasi hadangan tim-tim yang berpeluang menghadirkan kejutan, seperti AC Milan, Bologna, dan RB Leipzig. Konsistensi raihan tripoin itu menjadi penegas langkah Liverpool mulus menuju fase gugur.
Dengan koleksi 18 poin, secara matematis tidak ada tim lain di luar zona delapan besar yang bisa melampaui perolehan poin Liverpool. Atalanta yang duduk di peringkat kesembilan hanya maksimal mengemas 17 poin di sisa dua laga pamungkas.