Lonjakan Ranking Janice Tjen

Gelar juara WTA 250 Chennai menempatkan Janice Tjen di ranking ke-53 dunia. Janice menjadi petenis putri Indonesia dengan posisi terbaik kedua di arena profesional.

03 Nov 2025 14:47 WIB · Olahraga

AP

Oleh Yulia Sapthiani

CHENNAI, SENIN — Seiring dengan prestasi yang ditorehkan, posisi petenis Janice Tjen dalam daftar ranking dunia tunggal putri terus naik. Dia menempati peringkat ke-53 setelah tak punya ranking pada 17 bulan sebelumnya.

Posisi ke-53 itu ditempati setelah Janice menjuarai WTA 250 Chennai, India, 27 Oktober-2 November. Dalam final yang berlangsung pada Minggu (2/11/2025), Janice mengalahkan petenis Australia, Kimberly Birrell, dengan skor 6-4, 6-3.

Berselang sekitar satu jam setelah mendapat gelar dari nomor tunggal, Janice menjuarai ganda bersama seniornya, Aldila Sutjiadi. Di final, pasangan unggulan kedua itu mengalahkan unggulan teratas, Storm Hunter/Monica Niculescu (Australia/Romania), 7-5, 6-4.

Janice pun menyamai petenis ranking kedelapan dunia, Jasmine Paolini, dan Maya Joint yang meraih dua gelar juara dari satu turnamen WTA pada 2025. Paolini menjuarai tunggal dan ganda putri di WTA 1000 Roma, sementara Joint meraihnya di WTA 250 Rabat.

Gelar itu menjadi yang pertama bagi Janice pada turnamen WTA Tour di nomor tunggal. Bagi tenis Indonesia, Janice menjadi penerus seniornya, Yayuk Basuki dan Angelique Widjaja.

Janice Tjen, petenis Indonesia, melakukan servis saat melawan Veronika Kudermetova (Rusia), pada babak pertama Grand Slam Amerika Serikat Terbuka. Pada pertandingan di New York, Minggu (24/8/2025), Janice mengalahkan petenis unggulan ke-24 tersebut 6-4, 4-6, 6-4.

Yayuk mempunyai enam gelar juara pada rentang 1991-1994 pada level Tier IV dan V. Adapun Angelique menjadi juara WTA Tier III Bali 2001 dan Pattaya Tier IV 2002. Semakin kecil angka tier, semakin tinggi level turnamen.

Jika disetarakan dengan struktur turnamen WTA Tour yang digunakan sejak 2021 hingga saat ini, WTA 250 Chennai sama seperti turnamen tier III. Di atas WTA 250, ada level WTA 500 dan 1000.

Janice menjuarai WTA Tour Chennai setelah dia mencapai final pada level yang sama di Sao Paulo, Brasil, pada September, tetapi kalah. Gelar pertamanya dari WTA didapat dari WTA 125 Jinan, China, 13-18 Oktober.

Pada persaingan ganda, atlet berusia 23 tahun itu mendapat gelar kedua WTA Tour setelah menjuarai WTA 250 Guangzhou bersama petenis Polandia, Kataryzna Piter. Selain itu, Janice juga menjuarai ganda putri WTA 125 Suzhou bersama Aldila.

Gelar juara WTA Chennai membuat Janice naik 29 tingkat dalam peringkat dunia. Lonjakannya menjadi yang kedua tertinggi di jajaran petenis 100 besar dunia pada awal pekan ini.

Janice Tjen, of Indonesia, returns a shot to Emma Raducanu, of Great Britain, during the second round of the U.S. Open tennis championships, Wednesday, Aug. 27, 2025, in New York. (AP Photo/Andres Kudacki)

Kenaikan tertinggi, yaitu 32 tingkat, didapat Anna Blinkova. Setelah menjuarai WTA 250 Jiujiang, petenis Rusia itu naik ke posisi ke-63 dari 95.

Pada nomor ganda, Janice naik dari ranking ke-103 menjadi 83. Sementara, Aldila berada di peringkat ke-52, naik sepuluh tingkat dibandingkan pekan lalu.

Posisi yang ditempati Janice membuatnya menjadi tunggal putri Indonesia terbaik setelah Yayuk. Petenis yang bersaing di arena profesional pada 1990-2013 itu menempati ranking ke-19 dunia pada 1997, tahun ketika Yayuk mencapai perempat final Wimbledon sebagai hasil terbaik di arena Grand Slam. Janice melewati Angelique yang mencapai posisi terbaik di ranking ke-55 pada 2003.

Janice mencapai tahap ini setelah kembali arena tenis profesional pada Juni 2024, seusai lulus dari Unversitas Pepperdine, Amerika Serikat. Kembali ke turnamen ITF tanpa ranking dunia, dia berbekal ilmu dan pengalaman dari turnamen antaruniversitas di AS.

Sebanyak 13 gelar juara turnamen profesional ITF dari 16 final, pada rentang Juni 2024-Agustus 2025, membuatnya naik level. Dia mendapat tiket kualifikasi Grand Slam Amerika Serikat Terbuka. Langkah Janice ke babak kedua AS Terbuka membuat pintu ke arena WTA Tour semakin lebar hingga menjadi juara di Chennai.

Janice Tjen, of Indonesia, reacts after scoring a point against Veronika Kudermetova, of Russia, during the first round of the US Open tennis championships, Sunday, Aug. 24, 2025, in New York. (AP Photo/Frank Franklin II)

Coco kalah

Pada turnamen antarpetenis elite putri dalam turnamen Final WTA di Riyadh, Arab Saudi, juara bertahan, Cori ”Coco” Gauff, kalah pada penampilan pertamanya dalam penyisihan Grup Steffi Graf. Coco kalah dari sesama petenis AS, Jessica Pegula, dengan skor 3-6, 7-6 (4), 2-6. Pada grup yang sama, petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, menang atas Jasmine Paolini, 6-3, 6-1.

Kelemahan terbesar Coco pada pertandingan tersebut adalah servis yang juga menjadi kekurangan dalam dua tahun terakhir. Coco membuat 17 double fault dengan sembilan servis yang bisa dipatahkan Pegula.

”Tentu saja, saya sedikit frustrasi dengan servis. Secara keseluruhan, pertandingan tadi memang sangat berat. Jess bermain sangat baik dan lebih cerdik dibandingkan ketika kami bermain di Wuhan,” ujar Coco menyebut momen ketika dia mengalahkan Pegula dalam final WTA 1000 Wuhan, 6-12 Oktober.

Dengan kekalahan tersebut, Coco harus menang dalam dua pertandingan lain di grup, melawan Sabalenka dan Paolini, untuk membuka peluang ke semifinal. Dua kemenangan dibutuhkan Coco untuk mendapat kesempatan menempati peringkat dua besar sebagai syarat lolos ke semifinal.

Petenis AS Coco Gauff mengembalikan bola ke petenis AS Jessica Pegula pada laga penyisihan grup WTA Finals di Riyadh, Minggu (2/11/2025). Coco kalah dengan skor 3-6, 7-6 (4), 2-6.

Persaingan pada turnamen di pengujung musim tersebut akan berlanjut pada penyisihan Grup Serena Williams, Senin. Laga pertama mempertemukan petenis yang memenangi pertandingan hari pertama, Sabtu, yaitu antara Iga Swiatek dan Elena Rybakina. Setelah itu, Amanda Anisimova akan bertemu Madison Keys.

Sementara itu, turnamen putra ATP Masters 1000 Paris dijuarai Jannik Sinner. Sinner menang 6-4, 7-6 (4) atas Felix Auger-Aliassime di final dan berhak atas posisi teratas ranking dunia dengan kemenangan itu. Sinner menggesar Carlos Alcaraz yang turun ke peringkat kedua. (AFP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra