Manchester City Melepas Tiga Poin, Guardiola Melukai Diri Sendiri

Manchester City sudah lupa cara menang sekaligus mempertahankan keunggulan. ”The Citizens” terlempar dari zona delapan besar.

27 Nov 2024 09:29 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

MANCHESTER, RABU — ”Saya ingin melukai diri sendiri,” ujar Manajer Manchester City Pep Guardiola sebelum meninggalkan ruang konferensi pers usai City ditahan Feyenoord 3-3, Rabu (27/11/2024) dini hari WIB, di Stadion Etihad. Guardiola amat kecewa dengan performa timnya. Pendukung City pun menyoraki tim kesayangan mereka.

Guardiola merespons pertanyaan seorang wartawan yang penasaran dengan kondisi wajahnya pada sesi konferensi pers itu. Ada goresan luka di hidung juru taktik asal Spanyol itu.

Dengan senyum, manajer tersukses dalam sejarah ”The Citizens” itu mengungkapkan luka tersebut diakibatkan sentuhan kuku tangan kirinya yang mengenai hidung. Luka itu pun sudah terlihat ketika Guardiola bereaksi kecewa saat menyaksikan Feyenoord mencetak gol penyama kedudukan melalui sundulan David Hancko pada menit ke-89.

Guardiola pantas merasakan frustrasi akut menyaksikan anak asuhannya kembali gagal menang. Lebih tragisnya lagi, City melepas keunggulan tiga gol berkat dua gol dari Erling Haaland pada menit ke-44 dan ke-53, lalu tembakan Ilkay Guendogan pada menit ke-50.

Setelah pertandingan memasuki 15 menit terakhir, musibah kembali menerjang City. Lagi-lagi hal itu diawali kehilangan fokus yang menyebabkan performa lini belakang anjlok.

Penyerang Manchester City, Erling Haaland (tengah), mencetak gol ketiga dalam pertandingan Liga Champions antara Manchester City dan Feyenoord, Rabu (27/11/2024) dini hari WIB, di Stadion Etihad, Manchester, Inggris. Pertandingan berakhir dengan hasil imbang, 3-3.

Josko Gvardiol sekali lagi melakukan blunder kesalahan backpass yang membantu penyerang sayap Feyenoord, Anis Hadj Moussa, mencetak gol pertama pada menit ke-75. Eror di sepertiga akhir pertahanan sendiri itu serupa yang membantu Tottenham Hotspur mencetak gol kedua sehingga meruntuhkan moral City, akhir pekan lalu.

Satu gol Feyenoord lainnya dihasilkan oleh penyerang Santiago Gimenez pada menit ke-82. Situasi gol ini juga menunjukkan lubang besar di pertahanan City.

Gvardiol berhadapan dengan dua pemain Feyenoord di sisi tiang jauh. Situasi itu membantu Jordan Lotomba, bek sayap kanan, memberikan umpan silang yang melewati sisi sempit antara kiper City, Ederson, dengan tiang gawang. Gimenez hanya menyentuh bola dengan dadanya untuk peluang dengan probabilitas gol mencapai 99 persen.

Quote

Pertandingan berjalan baik ketika 3-0, tetapi kami kebobolan banyak gol karena kami tidak stabil.

Menurut catatan Opta, City adalah tim pertama di Liga Champions yang melepas keunggulan 3-0 hingga menit ke-75. The Citizens sudah melalui enam pertandingan tanpa kemenangan yang menjadi rekor buruk baru bersama Guardiola.

Tiga gol yang disarangkan Feyenoord juga menunjukkan kerapuhan pertahanan City. Mereka kemasukan tiga gol dari 2,12 expected goals allowed (xGA).

Britain Soccer Champions League

City tidak hanya lupa cara menang. Mereka juga kehabisan akal untuk mempertahankan keunggulan.

”Pertandingan berjalan baik ketika 3-0, tetapi kami kebobolan banyak gol karena kami tidak stabil. Kami memberikan mereka gol pertama dan lainnya,” ujar Guardiola dilansir The Guardian.

Guardiola pun tidak bisa memberikan jawaban ketika disinggung masalah dialami skuadnya. Ia pun enggan menyebut krisis anak asuhannya hanya berkaitan masalah mental.

”Saya tidak tahu jika ini disebabkan masalah mental,” ujarnya.

Pantas dicemooh

Lebih lanjut, Guardiola tidak tersinggung dengan sikap suporter yang menyoraki dan mencemooh timnya setelah Feyenoord mampu mencetak gol penyama kedudukan. Menurut Guardiola, fans telah memberikan dukungan luar biasa tanpa pamrih sehingga jika City gagal meraih kemenangan, suporter pantas meluapkan kekecewaannya.

”Orang-orang datang ke stadion bukan untuk mengingat kesuksesan kami melakukan operan, mereka datang untuk menyaksikan tim menang dan bermain bagus. Mereka memiliki hak untuk mengekspresikan apa yang mereka rasakan,” kata Guardiola.

Britain Soccer Champions League

Hasil imbang kedua di kandang pada Liga Champions menyebabkan posisi City melorot ke peringkat ke-15. Kondisi itu menjadi alarm bagi City yang berambisi lolos langsung ke babak 16 besar dengan kewajiban duduk di zona delapan besar.

Dua pertandingan berikutnya akan berjalan sulit bagi The Citizens. Mereka bakal bertamu ke kandang Juventus (12/12/2024) dan Paris Saint-Germain (23/1/2025). Gagal menang di dua pertandingan itu, City bahkan berpotensi tersisih dari Liga Champions.

”Sekarang, saya tidak siap memikirkan tentang (peluang lolos) itu. Kami harus memulihkan diri dan mempersiapkan pertandingan selanjutnya. Jika tidak bisa menang seperti hari ini lagi, situasi akan semakin sulit,” tutur Guardiola. Laga berikutnya City akan menghadapi Liverpool di Stadion Anfield.

Nathan Ake, bek City, mengatakan, periode sulit adalah hal wajar yang dialami setiap tim dalam satu musim. Ia menyebut musim lalu pun City sempat mengalami rentetan laga nirmenang.

”Saya pikir kami menunjukkan mentalitas dan karakter kami untuk bangkit pada musim lalu sehingga hal itu akan terjadi lagi musim ini. Kami harus meyakinkan diri untuk segera bangkit. Kami tetap bersama sebagai tim dan menatap ke depan,” ujar Ake dilansir laman UEFA.

Britain Soccer Champions League

Sementara itu, Pelatih Feyenoord Brian Priske memuji perjuangan anak asuhannya yang bisa bangkit dari ketertinggalan tiga gol. Feyenoord pun belum terkalahkan pada tiga pertandingan tandang di Liga Champions.

”Ini adalah hasil yang mengagumkan bagi kami. Kami juga dalam beberapa fase tampil mendominasi atas City yang menurut saya tetap salah satu tim terbaik di dunia dengan pemain luar biasa dan permainan yang indah,” ujar Priske. (AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan