Masa Sibuk Persib Bandung Dimulai

Persib Bandung akan menghadapi dua laga penting dalam sepekan ke depan. Mariano Peralta adalah pencetak gol pertama di BRI Liga Super 2025-2026.

08 Agt 2025 20:10 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

JAKARTA, KOMPAS — Anomali dialami Persib Bandung di kompetisi musim 2025-2026. Berstatus juara bertahan BRI Liga Super Indonesia, ”Maung Bandung” justru akan menjalani periode laga tersibuk sejak awal Agustus ini. Selain memulai persaingan di kancah domestik, Persib juga akan membuka petualangan di Liga Champions Asia Dua.

Persib akan menjamu Semen Padang pada laga pekan pertama Liga Super, Sabtu (9/8/2025) pukul 15.30 WIB, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat. Dengan mencermati kekuatan kedua tim, tim asuhan Bojan Hodak itu jelas berada di atas salah satu wakil Sumatera di Liga Super musim ini.

Kualitas Persib terlihat dari akumulasi nilai pasar skuad sebesar Rp 92,73 miliar. Angka itu membawa Maung Bandung sebagai tim dengan skuad termahal di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Adapun Semen Padang hanya berbekal kekuatan skuad senilai Rp 51,02 miliar.

Selain itu, Persib memiliki catatan bagus dalam lima laga kandang di laga pembuka musim. Mereka mencatatkan lima kemenangan dan hanya sekali imbang. Satu-satunya nirmenang dituliskan saat ditahan Madura United, 1–1, pada pertandingan pembuka musim 2023-2024.

Gelandang dan kapten Persib, Marc Klok, menegaskan, tiga poin adalah harga mati bagi timnya pada laga perdana musim 2025-2026 kontra Semen Padang. Apalagi, Persib mendapat kehormatan untuk memulai kompetisi di depan puluhan ribu bobotoh di tribune stadion.

Tim Persib Bandung musim kompetisi 2025/2026.

”Musim baru, laga pertama, semua sangat antusias menyambutnya. Kami harus menang di kandang. Itu target kami,” tutur Klok pada konferensi pers menjelang laga di Stadion GBLA, Jumat (8/8/2025).

Pelatih Persib Bojan Hodak menyebut pertandingan pertama tidak akan berjalan mudah. Ia menganggap Semen Padang, yang finis di peringkat ke-13 musim lalu, memiliki materi pemain yang lebih baik.

Selain itu, Persib juga memiliki rekor kandang yang tidak cukup baik ketika menyambut ”Kabau Sirah”. Dalam era Liga 1 sejak 2017, Maung Bandung tidak pernah mengalahkan Semen Padang di ”Kota Kembang”. Skor 2-2 tersaji pada edisi 2017. Lalu, pada musim 2019 dan 2024-2025, duel kedua tim itu di Bandung berakhir remis dengan skor identik, 1-1.

”Besok (Sabtu) akan menjadi laga yang berbeda. Kami harus tampil menyerang. Duel akan berjalan sulit, tetapi tujuan kami hanya satu, yaitu menginginkan tiga poin,” ucap Hodak yang bakal mencatatkan laga ke-76 menangani Persib.

Warna baru

Persib akan hadir dengan warna baru. Empat bek tengah yang tersedia adalah nama-nama anyar, yaitu Patricio Matricardi, Frans Putros, Julio Cesar, dan Hamra Hehanussa. Di jantung permainan, andalan baru juga hadir, misalnya Wiliam Marcilio, Luciano Guaycochea, dan Berguinho.

Pemain anyar Persib Bandung, Saddil Ramdani tampil menghadapi tim Port FC asal Thailand dalam laga perdana Grup A Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Minggu (6/7/2025).

William dan Saddil Ramdani diharapkan bisa menjadi harapan gol baru bagi Maung Bandung. Adapun satu-satunya pemain anyar yang diragukan tampil adalah penyerang tengah asal Brasil, Ramon Tanque, yang mengalami cedera pada laga uji coba pamungkas kontra Western Sydney Wanderers, Sabtu (2/8/2025).

Klok menuturkan, pemusatan latihan di Bandung dan Bangkok (Thailand) serta sejumlah pertandingan ekshibisi telah membantu meningkatkan kohesi skuad Bandung. Ia optimistis semua pemain Persib bisa tampil padu ketika menghadapi Semen Padang.

”Persiapan pramusim berjalan baik. Kekompakan pemain lama dan baru sudah terbangun,” kata Klok.

Kemenangan atas Semen Padang adalah harga mati bagi Persib. Selain ingin membuka perjalanan musim dengan positif, Persib juga butuh tiga poin untuk bekal memulai persaingan di Liga Champions Asia Dua.

Berselang empat hari setelah menghadapi Kabau Sirah, Maung Bandung akan kembali kedatangan tim tamu. Manila Digger, klub berstatus peringkat kedua Liga Filipina 2024-2025, bakal menjadi penantang Persib guna memperebutkan satu-satunya tiket tersisa di babak penyisihan Liga Champions Asia Dua zona timur.

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak saat konferensi pers jelang laga perdana timnya melawan Semen Padang di Bandung, Jumat (8/8/2025). Persib akan menjamu Semen Padang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (9/8/2025).

Laga kualifikasi Liga Champions Asia Dua itu berlangsung di Stadion GBLA, Rabu (13/8/2025). Pemenang duel itu akan bergabung dengan 16 tim lain di zona timur, yang meliputi wakil Jepang, Korea Selatan, China, Hong Kong, Thailand, Malaysia, Vietnam, Singapura, Filipina, dan Australia, untuk bersaing di kompetisi kasta kedua Asia itu.

Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, Liga Champions Asia Dua—dulu Piala AFC—akan mendapat perhatian besar. Alasannya, Cristiano Ronaldo bersama Al-Nassr akan bersaing di kompetisi itu dengan memulai persaingan fase grup zona barat.

Gol pertama

Pada laga lainnya, Jumat, penyerang sayap Borneo, Mariano Peralta, mengukuhkan diri sebagai pencetak gol pertama BRI Liga Super 2025-2026. Ia mencetak gol melalui tembakan kaki kiri melengkung pada menit ke-66 ke gawang Bhayangkara FC.

Gol itu diawali intersep yang dilakukan gelandang tengah Borneo, Kei Hirose. Hanya dalam lima kali sentuhan, Hirose menginisiasi serangan balik cepat kemudian mengirimkan umpan kepada Peralta yang berdiri di sisi kiri pertahanan Bhayangkara, tim asal Lampung.

Pertandingan yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, itu dimenangi Borneo dengan skor minimalis, 1-0. Selain Peralta mencetak gol pertama di musim 2025-2026, skuad ”Pesut Etam” pun adalah tim pertama yang meraih tiga poin di era baru kompetisi kasta tertinggi Indonesia.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Amin Iskandar