Terlepas dari perdebatan harga, kehadiran Mbeumo krusial untuk melengkapi trisula Manchester United. Amorim tinggal mencari satu pemain lagi di posisi ujung tombak.
22 Jul 2025 16:04 WIB · Olahraga
MANCHESTER, SELASA — Kedatangan penyerang sayap tim nasional Kamerun, Bryan Mbeumo, membuat prospek lini depan Manchester United tampak lebih cerah. Pelatih Ruben Amorim tinggal mencari sosok ujung tombak untuk melengkapi kepingan trisula impian ”Setan Merah”.
Setelah negosiasi alot sebulan terakhir, MU resmi memboyong Mbeumo dari Brentford dengan nilai transfer 71 juta pound sterling (Rp 1,55 triliun) pada Selasa (22/7/2025) WIB. Pembelian termahal ketujuh dalam sejarah MU itu menandatangani kontrak selama lima tahun, sampai Juni 2030.
Mbeumo sedari awal hanya ingin bergabung dengan MU, menolak banyak tawaran dari klub lain. ”Begitu ada peluang, saya tahu harus mengambil kesempatan bergabung dengan klub impian saya. Tim yang jerseinya saya kenakan saat tumbuh dewasa,” ujarnya yang memilih nomor punggung 19.
Penyerang 25 tahun itu membawa keyakinan lebih untuk MU jelang musim baru. Dia datang dengan status sebagai pemain paling produktif keempat di Liga Inggris musim 2024-2025, 20 gol. Hanya tiga pemain yang melampaui catatannya, yaitu Erling Haaland, Alexander Isak, dan Mohamed Salah.
Mbeumo bukan sosok yang tiba-tiba muncul dan langsung bersinar. Progresnya bertahap dari tahun ke tahun. Dia pertama kali datang ke Inggris saat membela Brentford, 2019 lalu. Mbeumo mengantar Brentford naik ke kasta tertinggi, lalu bertahan dari degradasi selama empat musim beruntun.
Pada musim pertama di Liga Inggris, 2021-2022, Mbeumo menghasilkan 4 gol dan 7 asis. Catatan itu naik di dua musim berikutnya, 9 gol dan 8 asis (2022-2023) serta 9 gol dan 7 asis (2023-2024). Dia bisa mempertahankan kontribusi pada 2023-2024 walaupun tampil 13 kali lebih sedikit dari musim sebelumnya.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2023/10/28/0546851f-3dcd-41f9-b826-409f82fc4df2_jpg.jpg)
Musim lalu, Mbeumo berkontribusi terhadap 28 gol Brentford di liga, termasuk asis. ”Mentalitas saya adalah untuk selalu menjadi lebih baik dari kemarin. Saya punya spirit dan karakter untuk mencapai level lebih tinggi di sini, belajar dari Amorim dan bermain dengan para pemain kelas dunia,” katanya.
Mbeumo menjadi pembelian besar kedua MU di jendela transfer kali ini. Sebelumnya, penyerang sayap timnas Brasil, Matheus Cunha, telah lebih dulu bergabung dari Wolverhampton Wanderers. Kedua pemain itu merupakan respons Setan Merah untuk menyelesaikan problem produksi gol.
Musim lalu, Mbeumo dan Cunha mengombinasikan total 35 gol di liga. Jumlah itu sudah hampir menyamai perolehan skuad MU sepanjang musim, 44 gol. Adapun MU tercatat sebagai tim kelima paling tidak produktif di liga. Masalah itu yang membuat mereka terperosok dan finis di urutan ke-15.
Mbeumo dan Cunha diharapkan bisa meningkatkan efisiensi MU di depan gawang. Menurut Sky Sports, MU mencatat defisit terbesar kedua antara gol dan xG (expected goals) di liga musim lalu dengan -9,46. Dengan peluang yang didapat, mereka idealnya bisa mencetak minimal 53 gol.
Duet baru MU itu merupakan yang terbaik dalam menerjemahkan peluang. Mbeumo (+7,74) di peringkat pertama dan Cunha (+6,37) di peringkat ketiga, tercatat masuk dalam daftar tiga pemain dengan surplus selisih gol dengan xG terbaik. Mereka menghasilkan 14 gol lebih banyak dari yang diharapkan.
Lewat kehadiran dua pemain itu juga, trisula impian MU dalam formasi 3-4-2-1 ala Amorim nyaris terbentuk. Mereka akan menempati posisi di belakang striker. Mbeumo di kanan dan Cunha di kiri. MU tinggal mencari sosok penyerang tengah untuk menggantikan peran Rasmus Hojlund.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/03/27/a9ae183e-2954-4068-b0ca-fcf86d5663a5_jpg.jpg)
Beberapa nama striker dihubungkan dengan MU selama beberapa pekan terakhir, mulai dari Ollie Watkins (Aston Villa), Nicolas Jackson (Chelsea), hingga Benjamin Sesko (RB Leipzig). Belakangan, isu lebih kencang mengarah ke Jackson yang sepertinya tidak lagi dibutuhkan Chelsea.
Amorim menggunakan formasi tiga bek, mayoritas 3-4-2-1, sejak di Sporting CP (2020-2024). Dalam era terbaik dalam karier kepelatihannya itu, dia mengandalkan striker Viktor Gyokeres. Sang penyerang diberikan kebebasan berada di lini depan untuk menginisiasi momen transisi serangan balik.
Berbicara keahlian transisi, Jackson menjadi nama yang paling unggul dibandingkan kandidat lain. Dia memiliki kecepatan lari dan kemampuan dribel di atas rerata penyerang ”nomor 9”. Jackson juga bisa beroperasi lebih ke sisi kiri, sama seperti karakteristik Gyokeres.
Masalahnya, Jackson tidak terlalu efisien dalam penyelesaian akhir. Dia, dengan catatan 24 gol dari 65 penampilan di Liga Inggris, sering melewatkan peluang emas. Kendala selanjutnya, menurut Sky Sports, Jackson dibanderol dengan harga di antara 80 juta-100 juta pound sterling.
Kepingan terakhir, sosok striker, dalam formasi trisula MU itu patut dinanti. Calon ujung tombak baru tersebut bisa menentukan masa depan tim bersama Amorim. Seperti dikatakan sang pelatih, musim panas ini akan sangat krusial untuk membangun ulang skuad Setan Merah.
”Kami harus mengambil keuntungan (di jendela kali ini). Tidak akan ada persiapan pramusim di musim depan (akibat Piala Dunia). Jadi, kami harus menyiapkan semuanya sejak pramusim ini. Kami harus menunjukkan keseriusan untuk menjadi lebih baik pada musim depan,” pungkas Amorim. (AP/AFP)
Penulis:
Kelvin HianusaEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
Amin Iskandar