BOLA VOLI

Megawati Hangestri Menuju Petualangan Baru di Korea Selatan

Megawati Hangestri bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk mengarungi Liga Bola Voli Korea Selatan 2026-2027. Akankah kisah manis dengan Red Sparks terulang?

16 Mei 2026 13:59 WIB · Olahraga

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Oleh Rebiyyah Salasah

Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, kembali ke Korea Selatan untuk melanjutkan karier internasionalnya. Meski punya pengalaman dua musim di Liga Bola Voli Korea Selatan atau V League, Megawati bakal menjalani petualangan baru bersama klub anyarnya, Suwon Hyundai Engineering & Construction Hillstate. Apakah kisah manis bersama Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks akan terulang?

Kepastian kembalinya Megawati ke Korea Selatan diketahui lewat perkenalan resmi pemain baru oleh Hyundai Hillstate melalui unggahan di Instagram, Senin (11/5/2026). Megawati mengisi kuota pemain asing Asia di klub tersebut dan akan berposisi sebagai opposite hitter.

Quote

Aku akan kembali bermain di Korea untuk tahun 2026-2027 dan aku akan bermain dengan tim Hyundai.

Pengumuman dari Hyundai Hillstate sekaligus menjawab beragam spekulasi soal kelanjutan karier internasional Megawati setelah sempat pulang ke Indonesia. Kabar ini juga menegaskan prioritas Megawati yang sebelumnya memutuskan mundur dari timnas bola voli putri Indonesia karena ingin fokus pada pengembangan karier.

”Aku akan kembali bermain di Korea untuk tahun 2026-2027 dan aku akan bermain dengan tim Hyundai. Senang banget bisa bergabung sama tim Hyundai, terima kasih sudah memilih aku,” kata Megawati dalam video perkenalan tim yang diunggah Hyundai Hillstate.

Dalam video itu, Megawati juga mengutarakan harapan bersama klub barunya tersebut. Pemain asal Jember, Jawa Timur, ini berharap bisa mengeluarkan penampilan terbaik untuk mengantarkan klub meraih pencapaian yang melebihi musim-musim sebelumnya.

Hyundai Hillstate adalah salah satu klub bola voli yang punya tradisi kuat juara. Perjalanan klub ini bahkan sudah terbentang sejak 1977. Mereka mencicipi kompetisi dari era semiprofesional di Superliga Voli Korea hingga memasuki era profesional di V League.

Di Superliga Voli Korea, Hyundai Hillstate mendominasi persaingan dengan meraih total 10 gelar juara. Setelah memasuki V League, klub yang bermarkas di Suwon menjuarai tiga edisi, yaitu pada musim 2010-2011, 2015-2016, dan 2023-2024.

Hyundai Hillstate gagal mengulangi pencapaian itu pada musim 2024-2025 karena terhenti di babak playoff. Klub ini dikalahkan Red Sparks, yang saat itu diperkuat Megawati Hangestri.

Nasib serupa dialami Hyundai Hillstate musim 2025-2026. Jangankan menjadi juara lagi, untuk lolos ke final saja mereka gagal. Pada playoff, Hyundai Hillstate takluk dari GS Caltex Seoul.

Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, tampil bersama Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparkspada laga kelima babak final Liga Bola Voli Korea Selatan 2024-2025 melawan Heungkuk Life Insurance Pink Spiders di i Gimnasium Samsam World, Incheon, Selasa (8/4/2025). Megawati dan kawan-kawan kalah 2-3 (24-26. 24-26, 26-24. 25-23, 13-15). *** Local Caption *** Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, tampil bersama Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparkspada laga kelima babak final Liga Bola Voli Korea Selatan 2024-2025 melawan Heungkuk Life Insurance Pink Spiders di i Gimnasium Samsam World, Incheon, Selasa (8/4/2025). Megawati dan kawan-kawan kalah 2-3 (24-26. 24-26, 26-24. 25-23, 13-15).

Hasil buruk pada dua musim beruntun itu mengantarkan Hyundai Hillstate merombak skuad, termasuk mendatangkan Megawati untuk memperkuat lini serang. Megawati ditemani pemain asing lainnya, Jordan Wilson (Amerika Serikat), yang berposisi outside hitter.

Musim ketiga

Bagi Megawati, musim 2026-2027 akan menjadi musim ketiganya berkarier di Korea Selatan. Megawati debut di V League bersama Red Sparks pada musim 2023-2024. Pemain berusia 26 tahun ini kemudian melanjutkan kebersamaan dengan Red Sparks pada musim berikutnya.

Bersama Red Sparks, Megawati menyita perhatian publik bola voli Korea sejak awal musim. Awalnya, ia menjadi sorotan karena merupakan pemain Muslim dan pemain yang mengenakan hijab pertama di kompetisi bola voli kasta tertinggi di ”Negeri Ginseng” itu.

Sorotan beralih ke penampilan Megawati yang semakin baik seiring adaptasi yang mulus. Pelatih Megawati di Red Sparks saat itu, Ko Hee-jin, mengatakan, Megawati berhasil beradaptasi meski awalnya harus berusaha keras menyesuaikan dengan gaya berlatih di Korea.

Megawati sempat kaget dengan program latihan intens dan keras yang diterapkan tim anyarnya itu. Pemain berpostur 185 sentimeter ini bahkan sampai menangis dan merasa frustrasi karenanya.

Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, bersama pelatihnya Ko Hee-jin merayakan keberhasilan membawa Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan pada laga keempat babak final atas Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Minggu (6/4/2025).

Namun, Megawati akhirnya terbiasa dengan program latihan yang berbeda itu karena berusaha ”melahap” semuanya. Selain itu, faktor di luar lapangan juga turut memengaruhi proses adaptasi.

Megawati membiarkan dirinya bergaul dengan siapa pun. Kepada News 1 Korea, Megawati  pernah berkata bahwa ia mengubah suasana hatinya dan merasa mendapatkan kekuatan dengan mengobrol bersama rekan setim, Giovanna Milana, dan penerjemahnya, Sol.

Pada musim perdananya bersama Red Sparks, Megawati mengantar klub kembali ke fase playoff setelah absen selama tujuh tahun. Ia juga turut berkontribusi dalam tujuh kemenangan beruntun yang pertama kali diraih klub dalam 15 tahun.

Megawati tampil lebih baik pada musim kedua setelah memanfaatkan pengalaman musim pertama. Ia semakin jadi andalan tim dan akhirnya mengantarkan Red Sparks lolos ke final untuk pertama kalinya dalam 13 tahun.

Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, tampil apik dan membawa Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan 3-2 (21-25, 34-36, 25-22, 25-19, 15-11) pada laga ketiga babak final Liga Bola Voli Korea Selatan 2024-2025 atas Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Jumat (4/4/2025).

Pebola voli yang jadi kapten timnas putri di SEA Games Thailand 2025 ini memang belum berhasil mengantarkan Red Sparks juara. Namun, dengan membawa Red Sparks hingga babak akhir lewat penampilan konsisten dan gemilang, Megawati telah mengharumkan nama Indonesia sekaligus meneguhkan posisinya di kancah internasional.

Efek berganda Megawati

Megawati bermain jauh lebih baik dari musim sebelumnya, membawa tim tidak hanya sekadar lolos playoff, tetapi melaju ke babak final dan memperebutkan gelar lewat pertarungan sengit selama 2 jam 33 menit. Ia bahkan mampu mengoleksi total 802 poin, melampaui pencapaian musim 2023-2024 dengan 736 poin.

Megawati merupakan motor serangan Red Sparks. Ia memimpin dalam daftar pemain dengan tingkat kesuksesan serangan tertinggi, yakni 48,06 persen.

Kehadiran Megawati sebenarnya tak hanya mendongkrak prestasi Red Sparks. Pemain berjulukan ”Megatron” ini juga memberikan efek lainnya untuk klub sekaligus V League, yaitu peningkatan popularitas di dunia maya.

Pevoli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi (tiga dari kiri), memegang Silver Play Button dari YouTube setelah klubnya, Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, mencapai 100.000 subsciber. Per 24 Februari 2024, pelanggan mereka mencapai 165.000.

Megawati bak magnet bagi penggemar yang membawa mereka menaruh perhatian pada V League secara umum dan Red Sparks secara khusus. Pada musim perdananya saja, Megawati mendongkrak jumlah subscriber kanal Youtube Red Sparks.

Setiap konten yang menampilkan Megawati ini kerap mengundang banyak penonton. Konten memasak antara Megawati dan rekan setimnya, Yeum Hye-seon, misalnya telah ditonton hingga 490.000 kali dalam 10 hari penayangan.

Setelah dua musim berkarier bersama Red Sparks, Megawati kembali ke Indonesia. Dalam kondisi cedera lutut yang belum pulih sepenuhnya, ia masih belum melanjutkan karier profesional di luar negeri lagi.

Kendati sempat bergabung dengan klub Turki, Manisa Buyuksehir Belediyespor Kulubu, Megawati batal melakoni kompetisi di Liga Turki 2025-2026. Megawati kemudian bermain pada babak final four Livoli Divisi Utama 2025, kompetisi kasta kedua bola voli Indonesia, bersama Bank Jatim. Setelah itu, ia memperkuat Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026.

Kini, dengan bergabung Hyundai Hillstate, Megawati punya kesempatan melanjutkan karier internasionalnya. Megawati datang dengan bekal pengalaman yang cukup dari dua musim bersama Red Sparks.

Tak hanya itu, Megawati juga datang dengan rekam jejak gemilang penampilannya. Meski begitu, ini akan tetap jadi petualangan baru bagi Megawati.

Apakah ia mampu mengulang atau bahkan melampaui kisah manis bersama Red Sparks?


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Apolonius Lase