Karena penyebab kebakaran hutan California belum dapat dipastikan, spekulasi dan teori konspirasi berkembang liar di internet.
15 Jan 2025 13:15 WIB · Internasional
LOS ANGELES, RABU — Penyelidikan tingkat federal diluncurkan untuk mencari penyebab kebakaran hutan di Los Angeles, Amerika Serikat. Jutaan warga mendesak meminta jawaban atas kebakaran dahsyat yang mematikan dan tak terkendali itu.
Media sosial dipenuhi berbagai teori pemicu kebakaran yang melanda kota Altadena dan kawasan elite Pacific Palisades. Kebakaran itu telah menewaskan sedikitnya 25 orang dan menghancurkan kehidupan warga.
Dugaan bermunculan soal pemicu kebakaran, dari kabel listrik yang putus, pembakaran yang disengaja, kembang api, dan kebakaran yang terjadi lagi sebelumnya.
Teori-teori konspirasi pun mewarnai dugaan penyebab awal kebakaran, mulai dari upaya menutupi kasus pelecehan seksual bos industri musik hip-hop Sean ”Diddy” Combs alias P Diddy, pembalasan terhadap bantuan AS untuk Israel dalam serangan di Gaza, serta upaya Gubernur California Gavin Newsom memperlancar perluasan kawasan apartemen.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/15/5709cbf69464e0f7d8ba5579e0cbd025-41e690b60ed44acba34162775dd6b054_0_75629cd00f1f4afa93206ccd0eb893ac.jpg)
Penyelidikan federal itu dipimpin Biro Alkohol Tembakau dan Senjata Api (ATF) Federal AS. ATF bekerja sama dengan penegak hukum setempat, Dinas Kehutanan dan Kantor Kejaksaan AS. Tim melibatkan sekitar 75 orang.
Jose Medina dari ATF mengatakan, saat ini masih terlalu dini untuk menyimpulkan pemicu api. ”Kami tahu semua orang menginginkan jawaban, dan masyarakat berhak mendapatkan jawaban. ATF akan memberikan jawaban itu, tetapi itu akan terjadi setelah kami menyelesaikan penyelidikan menyeluruh,” katanya, Selasa (14/1/2025) waktu setempat.
Para penyelidik mencakup ahli kebakaran, ahli kimia, teknisi listrik, dan anjing pelacak yang dilatih untuk mendeteksi bahan kimia. Mereka akan memeriksa lokasi-lokasi kebakaran untuk menemukan sumber kebakaran tersebut.
Kami tahu semua orang menginginkan jawaban, dan masyarakat berhak mendapatkan jawaban.
Sebuah tim lain juga akan dikerahkan untuk mengumpulkan petunjuk dari masyarakat setempat dan dari informasi daring. Tim kedua khusus melakukan wawancara dengan para saksi. ”Kami mengikuti semua petunjuk dan memproses semua bukti fisik,” kata Medina.
Medina menjanjikan bahwa ATF bertekad memanfaatkan setiap sumber daya yang tersedia untuk memberikan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan.
Sebuah video yang diunggah di media sosial telah memantik salah satu kecurigaan warganet terhadap pelaku penyebab awal kebakaran. Video yang diunggah kelompok pelari lintas alam itu menunjukkan mereka berlari menjauh dari asap di perbukitan di atas Pacific Palisades.
Warganet justru menuduh mereka penyebab awal kebakaran. Salah satu pria pelintas alam itu, Beni Oren, mengatakan bahwa mereka tidak ada hubungannya dengan kebakaran tersebut.
Mereka justru tengah melarikan diri untuk menyelamatkan diri. ”Jelas sangat menyebalkan bahwa orang-orang menyalahkan kami,” kata Oren, seperti dikutip kepada media Los Angeles Times.
”Ketahuilah, kami tidak membakar, tetapi kemudian melihat banyaknya orang yang memiliki teori lain, sungguh luar biasa,” ujarnya menegaskan.
Tuduhan juga dilayangkan pada perusahaan listrik setempat. Media lokal melaporkan bahwa sejumlah pemilik rumah di daerah Altadena telah mengajukan gugatan terhadap perusahaan listrik Southern California Edison. Hal ini setelah sebuah video memperlihatkan api di dasar menara transmisi listrik perusahaan itu.
Perusahaan listrik tersebut mengatakan bahwa mereka tidak yakin peralatan mereka rusak. Gabriela Ornelas, juru bicara Edison, mengatakan, perusahaan mengetahui bahwa gugatan hukum telah diajukan, tetapi belum meneliti.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/15/0cf7b7a2ff48d759f36d6635b52b86b7-b82688e071d741e28c64fd6e53633156_0_1b156972858e4793bf0397cf58ed9a12.jpg)
Menurut Asosiasi Perlindungan Kebakaran Nasional AS (National Fire Protection Association), petir merupakan sumber kebakaran yang paling umum di AS. Namun, para penyelidik telah mencoret kemungkinan itu.
Sebab, tidak ada laporan mengenai petir di area Palisades atau daerah sekitar kebakaran Eaton, yang bermula di wilayah timur Los Angeles County itu.
Dua penyebab paling umum berikutnya adalah kebakaran yang sengaja dibuat atau disebabkan kabel listrik.
Karena penyebab kebakaran hutan California belum dapat dipastikan, spekulasi dan teori konspirasi berkembang liar di internet. Hal ini semakin mendesak Pemerintah AS untuk memastikan sumber awal api.
Salah satunya bahwa kebakaran itu disengaja menggunakan senjata energi terarah (DEW). Gosip lainnya adalah api dirancang sulit dikendalikan dengan modifikasi cuaca untuk menciptakan angin kencang yang kering.
Klaim soal DEW pernah muncul selama kebakaran Australia 2019 dan kebakaran Maui 2023 dan telah dibantah.
Lebih liar lagi, terdapat rumor yang menyebutkan kebakaran disengaja untuk menghancurkan bukti dan terowongan rahasia bawah tanah terkait kejahatan seksual yang dituduhkan kepada Combs.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/14/2a312851a31a609871a20035391ccce8-AP25013777981792.jpg)
Dalam kasus hukum itu, Combs menggunakan rumah mewahnya di Los Angeles untuk pesta seks yang dituduh menjadi lokasi pelecehan seksual dengan korban mencapai ratusan orang.
Dalam gosip yang beredar di internet, kebakaran Los Angeles disulut untuk menghilangkan bukti yang dapat menyeret pesohor-pesohor kaya Hollywood ataupun tokoh-tokoh terpandang AS lain dalam kasus Combs.
Rumah Combs di Los Angeles tidak tersentuh oleh kebakaran hutan California Selatan. Rumah mewah di Holmby Hills itu memang terletak dekat dengan jalur kebakaran Palisades dan masih utuh.
Teori konspirasi lain adalah upaya menutupi penampakan belasan titik cahaya misterius di langit New Jersey, AS, sepanjang Desember 2024. Ada yang menyebutnya sebagai pesawat nirawak (drone), ada pula yang menduga benda angkasa tak dikenal (UFO).
”Apakah ada yang menyadari bahwa mereka berhenti menerbangkan pesawat nirawak di New Jersey sehingga kita dapat fokus pada bencana lain, seperti kebakaran hutan California? Gangguan pada matriks?” demikian salah satu unggahan di X.
Rumor yang beredar lainnya adalah kebakaran Los Angeles merupakan balasan atas dukungan AS kepada Israel dalam serangan ke Gaza. Beredar juga gosip soal adanya upaya sistematis untuk menghancurkan kaum kaya AS.
Salah satu gosip juga menyebutkan kebakaran disengaja oleh Newsom. Dalam gosip itu, Gubernur California tersebut disebut bekerja sama dengan perusahaan pengembang properti untuk mengubah zonasi lahan yang terbakar di Pacific Palisades guna memperlancar pembangunan apartemen.
Newsom menanggapi gosip itu. ”Ini tidak benar,” katanya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/11/09/7a74b62aa5d1944418e0c6beaa83f1cf-000_36LQ2TG.jpg)
Selain teori konspirasi, foto dan video menyesatkan juga banyak beredar. Sebagian terlihat sangat meyakinkan.
Maraknya spekulasi dan klaim palsu (hoaks) ditanggapi Badan Manajemen Darurat Federal AS (FEMA) dengan mengaktifkan situs khusus untuk menanggapi rumor yang beredar di internet tersebut. Situs itu juga pernah digunakan setelah badai Helene dan Milton untuk menanggapi klaim-klaim palsu yang juga marak beredar.
Salah satunya untuk meluruskan hoaks bahwa pemberian bantuan federal yang hanya ditujukan kepada kelompok tertentu.
Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles (LAFD) juga sibuk membantah hoaks di tengah kerepotan mereka menangani kebakaran. ”Membersihkan misinformasi daring,” tulis petugas Informasi Publik LAFD, Erik Scott, di X.
Salah satunya foto dan video akal imitasi (AI) yang memperlihatkan marka kawasan Hollywood yang legendaris itu dilalap api. Lainnya memperlihatkan petugas pemadam kebakaran menggunakan tas tangan perempuan untuk memadamkan api.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/15/b38799293c54c83043bc63e06f1268f8-AFP_36TX2U3.jpg)
Menurut juru bicara LAFD, video tersebut sebenarnya menggambarkan petugas pemadam kebakaran menggunakan tas kanvas standar, alat yang umum untuk mengatasi kebakaran kecil.
Newsom juga meluncurkan ”Fakta Kebakaran California" di laman pribadinya. Ia menanggapi langsung klaim dan hoaks yang beredar di internet.
Profesor riset di Universitas Syracuse yang fokus pada deteksi disinformasi, Jason Davis, mengatakan, penyebaran klaim palsu yang cepat, dikombinasikan dengan meningkatnya konten yang dihasilkan akal imitasi (AI), telah mendorong para pejabat lebih terbuka menanggapi.
”Di masa lalu, idenya adalah untuk berada di atas misinformasi dan disinformasi, untuk tidak mengatakan apa pun karena hal itu akan memberikan kredibilitas,” kata Davis, seperti dikutip media AS CBS, 13.Januari 2025.
Kendati penyebab awal api belum bisa dipastikan, penyebab utama penyebaran api yang begitu masif adalah embusan kencang angin tahunan Santa Ana.
Angin Santa Ana terbentuk di Gurun Lembah Besar yang berada di sebelah Sierra (Pegunungan) Nevada. Tekanan tinggi di atas gurun ini berputar searah jarum jam. Angin Santa Ana membuat penyebaran api begitu cepat dan sulit dikendalikan.
Sepekan membara, kebakaran Los Angeles belum juga teratasi. Sekitar 8.500 petugas pemadam kebakaran terus berjibaku mengendalikan api. Para petugas itu dikerahkan dari sedikitnya tujuh negara bagian dan dua negara lain. Api telah menghabiskan area seluas Washington, DC itu.
Armada pesawat menjatuhkan air dan bahan kimia berwarna merah jambu terang atau fuschia ke perbukitan terjal. Pepohonan dan permukiman yang telah kosong di kawasan dekat lokasi kebakaran terlihat berwarna fuchsia.
Sementara petugas darat dengan peralatan tangan dan selang telah bekerja sepanjang waktu sejak kebakaran terjadi pada 7 Januari 2025. Pesawat pemadam berulang kali tidak dapat terbang karena angin kencang.
Kebakaran Palisades di tepi barat kota tetap stabil pada luas 23.713 hektar (96 km persegi). Luas kebakaran yang mampu dikendalikan meningkat menjadi 17 persen.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/15/6b7ed66e80666cd69f9bf33c1d84a17d-3442ccae57434bdeb51dc3bf91743862_1_cdd948cc83384198b8f937efa319989b.jpg)
Kebakaran Eaton di kaki bukit di sebelah timur kota mencapai luas 14.117 hektar (57 km persegi) dan sudah terkendalikan seluas 35 persen.
Badan Cuaca Nasional AS memperingatkan kondisi cuaca yang berpotensi memperluas kebakaran dapat berlangsung hingga Rabu.
Angin gurun Santa Ana yang kencang dan kering mencapai puncaknya dengan embusan angin yang melampaui 80 kilometer per jam (kpj) pada Selasa malam.
Angin melemah lebih cepat dari perkiraan semula. Sementara di pegunungan, embusan angin diperkirakan 112 kpj pada puncaknya pada Rabu atau Kamis waktu Indonesia Barat.
Newsom mengatakan, 11 kebakaran baru terjadi di California Selatan pada Selasa malam. Titik-titik api baru itu dengan cepat dipadamkan karena petugas pemadam kebakaran dan peralatan telah diposisikan sebelumnya.
Namun, tiga kebakaran lainnya masih menyala, termasuk satu di daerah tetangga Ventura dan Riverside yang dimulai pada Senin dan Selasa.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/12/0a5e734ce7402dd84dbda1b310558059-000_36TE7MJ.jpg)
Jumlah bangunan yang rusak atau hancur diperkirakan lebih dari 12.000 unit. Belum ada laporan kerusakan baru. Beberapa ribu orang lagi diizinkan kembali ke rumah, tetapi 88.000 orang masih berada di bawah perintah evakuasi, sementara 84.000 orang lainnya berada di bawah peringatan evakuasi.
John Adolph (48), yang kehilangan rumahnya di Altadena akibat kebakaran Eaton, bersyukur karena selamat. Namun, ia tidak yakin dengan apa yang akan terjadi selanjutnya. ”Ada toko kelontong yang terbakar, pom bensin, mobil yang meledak dan kaca beterbangan. Dinding api setinggi dua lantai, tornado api,” katanya.
Badan pemerintah belum memberikan estimasi awal kerusakan. AccuWeather, perusahaan yang menyediakan data tentang cuaca dan dampaknya, memperkirakan kerusakan dan kerugian ekonomi mencapai 275 miliar dollar AS (Rp 4.482 triliun). (AFP/AP/Reuters)
Penulis:
Irene SarwindaningrumEditor:
Muhammad Samsul HadiPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari