Mengalahkan Manchetser City ialah sinyal tidak terbantahkan Liverpool sulit disaingi untuk meraih Liga Inggris. Namun, Arne Slot tidak ingin anak asuhnya terlena.
24 Feb 2025 07:17 WIB · Olahraga
MANCHESTER, SENIN — Jalan Liverpool menuju trofi juara sudah semakin dekat. Keunggulan 11 poin dari rival terdekat serta kemenangan pertama di kandang Manchester City, Senin (24/2/2025) dini hari WIB, di Stadion Etihad, Manchester, dalam satu dekade merupakan dorongan moral fantastis untuk meraih gelar kedua di era Liga Primer Inggris.
City ibarat kryptonite bagi Liverpool. Sejak melahirkan rivalitas persaingan juara pada musim 2018-2019, Liverpool lebih sering gagal dibandingkan dengan sukses dalam perburuan trofi Liga Inggris dengan ”The Citizens”. Liverpool hanya sekali unggul atas City di musim 2019-2020.
Namun, sepeninggal Juergen Klopp yang digantikan Arne Slot, nasib Liverpool berpeluang jauh lebih baik di musim ini. Gejalanya adalah kemenangan pertama mereka di Etihad sejak musim 2015-2016.
Gol dari sepakan Mohamed Salah (menit ke-14) dan Dominik Szoboszlai (menit ke-37) pada babak pertama sudah cukup mengunci tiga poin ”Si Merah” dari Etihad berkat keunggulan 2-0. Hasil itu merupakan kemenangan pertama Liverpool di kandang City pada era Manajer Pep Guardola.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/02/24/79b2fa3c-1257-445e-b7c7-2a33f44a80c0_jpg.jpg)
Tidak hanya tiga poin, kemenangan atas City adalah sinyal Liverpool untuk menggertak pesaing terdekat mereka, yakni Arsenal, dalam persaingan gelar juara. Unggul 11 poin dengan perjalanan musim menyisakan 12 pertandingan, Liverpool bakal semakin sulit dibendung.
Bagi Liverpool, mereka memiliki 11 gim lagi di Liga Inggris. Tujuh pertandingan akan berlangsung di Stadion Anfield, termasuk menjamu Arsenal (10/5/2025). Adapun dalam empat pertandingan tandang tersisa, hanya datang ke markas Chelsea (3/5/2025) dan Brighton & Hove Albion (18/5/2025) yang bakal menjadi perjalanan menantang tersisa bagi Si Merah di musim ini.
Berbekal gap poin dan kualitas lawan di sisa musim ini, Opta menyebut kans juara Liverpool mencapai 95,8 persen. Angka itu melonjak signifikan sebelum laga akhir pekan ini yang berada di 84,7 persen. Peningkatan itu juga didorong kekalahan Arsenal dari West Ham di Stadion Emirates, Sabtu (22/2/2025) kemarin.
Namun, Slot tidak ingin anak asuhannya terlena berada di puncak klasemen. Berbeda di liga-liga lain, menurut Slot, Liga Inggris memiliki peluang lebih besar hadirnya kejutan jika timnya gagal menjaga performa dan fokus di sisa musim ini.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/02/24/03025b9b-9c34-4af0-970a-18df450d984d_jpg.jpg)
”Di setiap liga lain, memiliki keunggulan seperti kami akan sangat nyaman, tetapi tidak di liga (Inggris) ini. Selalu ada tantangan di setiap laga. Kami sudah menyaksikan Plymouth Argyle menaklukan kami di Piala FA,” kata Slot dilansir laman klub.
Juru taktik asal Belanda itu juga tidak terusik dengan yel-yel yang digemakan pendukung Liverpool di tribune pendukung tamu Etihad. ”Kami akan memenangi liga,” bunyi bait chant yang dinyanyikan suporter Liverpool di Etihad.
”Pendukung bisa menyanyikan apa pun yang mereka inginkan, tetapi kami tahu betapa kerasnya kami harus bekerja. Seseorang bertanya setelah kami imbang di Aston Villa bahwa kami melambat. Saya tidak pernah percaya itu dan saya tidak akan mengatakan apa pun sekarang,” lanjutnya.
Dalam perjalanan di Liga Primer Inggris, Liverpool hanya dua kali bisa unggul dobel digit poin hingga pekan ke-26. Pertama, momen itu tercipta pada musim 2019-2020. Ketika kompetisi terhenti karena Covid-19, Si Merah telah unggul 22 poin atas City.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/02/24/5088ed47-b909-4513-a8f0-dbbf3a968092_jpg.jpg)
Kini, berkat unggul 11 poin atas Arsenal, Liverpool tentu sangat dijagokan untuk kembali juara. Mereka adalah tim kedua yang mampu meninggalkan Arsenal dengan selisih poin tersebut dalam perburuan gelar juara Liga Inggris sejak Manchester United pada 1997-1998.
”Tidak ada jalan kembali Arsenal dalam perburuan gelar. Mereka bisa memenangi setiap pertandingan tersisa, tetapi saya tidak berpikir hal itu cukup untuk mengandaskan Liverpool,” kata Joe Hart, mantan kiper City, kepada BBC.
Pertarungan menghadapi City tidak sekadar angka di papan skor yang menunjukkan peningkatan Liverpool sekaligus penurunan drastis City di musim ini. Dari segi permainan, Liverpool jauh lebih baik dari ”The Citizens”, kecuali catatan penguasaan bola dan jumlah operan.
Akurasi tembakan Si Merah mencapai 50 persen. Sementara City hanya hasilkan 31 persen tembakan tepat sasaran. Liverpool juga mengoleksi harapan gol lebih baik dengan 0,71 expected goals (xG) berbanding 0,65 xG.
Dari sisi determinasi bertahan, Liverpool juga menegaskan kecakapan mereka dalam bertahan dibandingkan dengan City. Intersep (4), blok (8), penyelamatan kiper (5), tekel sukses (13), hingga sapuan (34) adalah catatan bertahan Liverpool yang mutlak superior dari tim tuan rumah.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/02/24/db7ba2de-303b-4cdf-95a2-4f28464cb7ea_jpg.jpg)
Performa itu diakui Manajer City Pep Guardiola menyebabkan timnya tidak bisa menghasilkan peluang besar satu pun. Guardiola menilai, laga melawan Liverpool adalah pelajaran penting bagi pemain muda City.
”Kami memainkan tim muda yang penting untuk masa depan klub. Mereka menghadapi tim yang mungkin memenangi liga dengan sangat baik meski kami hanya kurang lebih kreatif untuk hadirkan operan di sepertiga akhir,” ujar Guardiola dilansir laman klub.
Adapun dalam catatan statistik menyerang di Liga Inggris musim ini, Liverpool adalah tim yang paling baik dalam menyerang. Mereka unggul dalam sejumlah statistik, seperti gol per laga (2,37), xG per gim (2,23), kreasi peluang besar per laga (4), serta tembakan per gim (14,6).
”Anak-anak sudah bekerja sangat keras setiap hari untuk membawa kami di posisi saat ini. Saya berharap kami bisa melanjutkan ini di tiga bulan terakhir musim ini, lalu lihat ada di mana kami,” ucap Slot.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
Kusnadi .