Kompas.id Brief

Bagaimana Napoli Bisa Juara Serie A Italia?

Napoli berhasil menjadi juara Serie A Italia setelah memenangi pertandingan terkahir melawan Cagliari, 2-0. Apa kunci keberhasilan pasukan Antonio Conte?

25 Mei 2025 14:00 WIB · Olahraga

Oleh Prasetyo Eko Prihananto

Apa yang bisa Anda pelajari dari artikel berikut ini?

  1. Bagaimana Napoli juara Serie A?
  2. Apa kunci keberhasilan Napoli musim ini?
  3. Bagaimana nasib Antonio Conte setelah bawa Napoli juara?
  4. Mengapa tim-tim raksasa gagal bersinar di Serie A?

Bagaimana Napoli juara Serie A?

copy title

Gelar juara scudetto menjadi milik Napoli setelah mengalahkan Cagliari dengan skor 2-0 pada pekan terakhir Serie A, Sabtu (24/5/2025) dini hari WIB. Stadion Diego Armando Maradona memberi tuah kemenangan pada Napoli yang bersaing keras dengan Inter Milan untuk menjadi kampiun di Italia.

Kemenangan atas Cagliari di stadion yang dinamai sesuai pemain legendaris mereka, Maradona, membuat perolehan poin Napoli mustahil terkejar lagi. Inter yang pada saat yang sama menang atas tuan rumah Como, 2-0, tetap tertinggal satu poin di peringkat kedua.

Hanya hasil imbang atau kekalahan yang harus dialami Napoli, yang memungkinkan Inter untuk membalik keadaan. Namun, keajaiban yang diharapkan Inter itu tidak terjadi.

Dukungan puluhan ribu penonton yang memadati Stadion Diego Armando Maradona,memastikan Napoli tidak membuang kesempatan untuk merebut takhta dari Inter sebagai juara bertahan. Napoli mengemas 82 poin, sedangkan Inter hanya 81 poin.

Apa kunci keberhasilan Napoli musim ini?

copy title

Menerima pinangan Napoli pada musim panas tahun lalu adalah salah satu keputusan besar bagi Antonio Conte. Ia melepas ingar-bingar kota besar di Italia utara ketika berjaya bersama Juventus dan Inter Milan. Tidak ada pula rekan dekatnya yang menemani di Napoli.

Conte meraih trofi perdana bersama Juventus yang sangat dikenalnya karena telah menjadi kapten ”Si Nyonya Besar” saat masih bermain. Juru taktik kelahiran Lecce itu pun rela membelot ke Inter, rival abadi Juve, untuk memenuhi permintaan sahabatnya, Beppe Marotta, yang dikenal selama melatih Juve periode 2011-2014.

Bujukan teman karib juga yang membuat Conte rela datang pada pertengahan musim ke Tottenham Hotspur. Sosok Fabio Paratici, mantan Direktur Olahraga Spurs, yang meyakinkan Conte merasakan persaingan sengit di Liga Inggris, meski berakhir tanpa trofi.

Ketika tiba di Napoli, nama besar Conte sebagai pelatih bergaransi titel juara ibarat sudah memudar. Bintang-bintang utama Napoli memberontak dan memilih pergi dari Stadion Diego Armando Maradona dengan cara berbeda.

Victor Osimhen, penyerang terbaik Napoli dengan torehan 76 gol di 133 laga, memilih hengkang ke Galatasaray. Kemudian, Kvicha Kvaratskhelia, salah satu fenomena anyar di Liga Italia, juga memutuskan pergi dari Napoli ke Paris Saint-Germain pada musim dingin, awal 2025. Keduanya adalah sosok vital bagi ”Si Keledai Kecil” saat meraih scudetto musim 2022-2023.

Bagaimana nasib Antonio Conte setelah bawa Napoli juara?

copy title

Setelah mempersembahkan scudetto, Antonio Conte menuntut komitmen Presiden Napoli Aurelio de Laurentiis untuk memperkuat level kompetitif skuad Si Keledai Kecil untuk musim 2025-2026. Jika tidak mendatangkan pemain-pemain keinginannya, Conte berpeluang besar pulang ke Juventus.

Napoli meraih gelar juara Liga Italia 2024-2025 dengan status skuad tertua kedua. Skuad Napoli berusia rerata 28,1 tahun. Angka itu hanya lebih muda dari Inter Milan yang memiliki skuad dengan rata-rata usia 29,6 tahun.

Selain itu, Conte juga menganggap daftar susunan Napoli musim ini masih perlu diperkuat. Sebanyak 25 pemain, yang mengisi skuad Si Keledai Kecil selama kampanye kompetisi 2024-2025, dinilai juru taktik berusia 55 tahun itu hanya layak tampil di satu kompetisi.

Kondisi itu membuat Conte rela melepas Coppa Italia demi bersaing di papan atas Liga Italia. Napoli hanya bermain di Liga Italia sejak pertengahan Desember 2024.

Tak heran, Conte sudah mulai mengincar sejumlah pemain yang ingin didatangkannya pada bursa transfer musim panas 2025-2026. Salah satu nama besar yang semakin dekat ke Napoli, menurut laporan media Italia, adalah gelandang serang Kevin De Bruyne.

Mengapa tim-tim raksasa gagal bersinar di Serie A?

copy title

Ketika gelar juara Liga Italia 2024-2025 diperebutkan dengan ketat oleh Napoli dan Inter Milan hingga pekan terakhir, dua tim yang selama ini menjadi ”penguasa” Italia, yakni AC Milan dan Juventus, hanya bisa berada di pinggiran, cuma menjadi penonton. Milan dan Juventus sudah pasti mengakhiri musim ini tanpa banyak hal dibanggakan, bahkan hampir tak membawa pulang apa-apa.

AC Milan boleh saja tak terkalahkan dari Inter Milan pada musim ini. Dalam Derbi della Madonnina, AC Milan mampu meraih tiga kemenangan dan dua imbang. Salah satu kemenangan AC Milan atas Inter Milan dengan skor 3-2 di Piala Super Italia bahkan menghasilkan gelar satu-satunya ”Rossoneri”, musim ini.

Namun, apalah artinya rekor tak terkalahkan itu jika ada jurang yang memisahkan AC Milan dan Inter Milan di ujung jalan. Inter Milan memang tak bisa mengalahkan AC Milan, tetapi mampu bersaing untuk raihan gelar Liga Italia.

Meski Inter pun gagal total di kancah domestik setelah kalah saing dari Napoli yang keluar sebagai juara, mereka bersaing hingga titik akhir. Bahkan, ”Nerazzurri” masih punya asa mengangkat trofi dengan menantang Paris Saint-Germain pada partai puncak Liga Champions.


Kerabat Kerja

Penulis:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

FX Sukoto