Sebagian besar atlet Indonesia akan tampil pada hari kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Paris, Selasa (26/8/2025). Faktor nonteknis menjadi perhatian utama.
25 Agt 2025 20:39 WIB · Olahraga
PARIS, SENIN – Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Adidas Arena, Paris, Perancis, dimulai Senin (25/8/2025). Sebagian besar atlet Indonesia, yang akan mulai bertanding pada hari kedua, memiliki waktu untuk mematangkan persiapan, terutama dalam faktor nonteknis.
Dari 12 wakil, pemain Indonesia yang tampil pada hari pertama kejuaraan adalah tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung. Dalam pertandingan yang berlangsung Senin sore waktu setempat atau Senin malam waktu Indonesia, Gregoria berhadapan dengan atlet Ceko, Petra Maixnerova. Pemenang dari pertandingan tersebut akan berhadapan dengan Milena Schnider atau Julie Dawall Jakobsen pada babak kedua.
Gregoria menjadi bagian dari pemain yang berada di paruh atas undian sehingga mendapat jadwal bertanding pada hari pertama kejuaraan, seperti pemain-pemain tunggal di paruh atas. Selain Gregoria, yang menjadi unggulan ketujuh, unggulan tunggal putri yang juga bermain pada hari pertama adalah Chen Yu Fei (4), Ratchanon Intanon (10), dan An Se-young (1) sebagai juara bertahan.
Pada tunggal putra, kejutan langsung terjadi di hari pertama turnamen dengan tersingkirnya pemain peringkat keempat dunia, Li Shi Feng. Juara All England 2023 itu kalah dari pemain Jepang, Yushi Tanaka, dengan skor 21-19, 11-21, 15-21.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/25/6afa56ded826bfa98414960e794df5d3-LeoBagas2_Latihan2_WC2025_PBSI_20250824.jpg)
Peraih perunggu Olimpiade Paris 2024, Lee Zii Jia, juga kalah pada babak pertama saat melawan Jeon Hyeok-jin. Lee kalah 17-21, 11-21.
Selain itu, persaingan yang diwarnai big match antara Shi Yu Qi dan Lakshya Sen mewarnai hari pembuka kejuaraan. Meskipun Sen hanya menempati peringkat ke-21 dunia, dia adalah lawan berat untuk dihadapi siapa pun pada babak pertama, termasuk bagi Shi yang menempati peringkat teratas dunia dan menjadi unggulan pertama.
Sen memiliki lima gelar juara BWF World Tour sejak bermain di arena tersebut pada 2019. Pemain India berusia 24 tahun itu mencapai semifinal Kejuaraan Dunia 2021, final All England 2022, dan mengantarkan India menjadi juara Piala Thomas 2022.
Sementara 11 wakil Indonesia lain memiliki tambahan masa persiapan sebelum menjalani laga pertama. Tiga tunggal putra, yaitu Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Alwi Farhan, akan menjalani babak pertama pada Selasa. Begitu pula dengan Putri Kusuma Wardani yang akan melawan Lo Sin Yan Happy dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari melawan Dhruv Kapila/Tanisha Crasto (16) pada babak pertama.
Saya berharap kepada atlet dapat lebih memperhatikan hal-hal nonteknis, seperti menjaga menu makan, istirahat agar dapat beradaptasi dengan perbedaan waktu dan cuaca.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/25/a8c32e67080ec21a503d190fe1e1c908-JafarFelisha_Latihan2_WC2025_PBSI_20250824.jpg)
Pemain-pemain ganda putra dan putri unggulan, termasuk wakil Indonesia, akan bermain sejak babak kedua pada hari yang sama melawan pemenang babak pertama yang berlangsung Senin. Mereka adalah Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. Sementara Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Lanny Tria Mayasari, dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu akan menjalani laga pertama (babak kedua) pada Rabu.
Rian mengatakan, dengan persaingan merata di ganda putra, dia harus fokus pada pertandingan satu per satu. Apalagi, setelah mendapat bye pada babak pertama, terbuka kemungkinan mereka melawan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi pada babak ketiga.
Dengan sisa waktu yang ada, pemain diingatkan untuk menjaga kondisi fisik. ”Saya berharap kepada atlet dapat lebih memperhatikan hal-hal nonteknis, seperti menjaga menu makan, istirahat agar dapat beradaptasi dengan perbedaan waktu dan cuaca,” ujar Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian seusai tim Indonesia berlatih, Minggu.
Tim Indonesia tiba di Paris pada Jumat malam dan mulai menjalani latihan pada Sabtu pagi. Sisa waktu sebelum bertanding digunakan untuk aklimatisasi, di antaranya beradaptasi dengan perbedaan waktu lima jam antara Jakarta dan Paris.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/25/40d587f59c7bed924ec56507d2a533d7-EngHian_Latihan2_WC2025_PBSI_20250824.jpg)
Eng Hian juga mengingatkan agar atlet mengontrol ekspektasi masing-masing dalam kejuaraan individu berlevel tertinggi ini. Setiap atlet harus punya target, tetapi fokus harus diarahkan pada tantangan terdekat, satu demi satu.
Melalui Eng Hian, PBSI menyatakan target satu gelar juara setelah Indonesia tak mendapat gelar di Kejuaraan Dunia 2022 dan 2023. Gelar terakhir bagi ”Merah Putih” didapat pada 2019 melalui Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Salah satu wakil ganda campuran, Jafar/Felisha, berusaha mengontrol ekspektasi di tengah antusiasme lolos ke Kejuaraan Dunia untuk pertama kali. Nomor ini diwakili oleh Rinov/Pitha.
”Ini merupakan impian saya, tampil di Kejuaraan Dunia. Walaupun sangat antusias, saya tetap harus mengontrol diri untuk tidak terlalu menggebu-gebu dan tetap tenang di dalam permainan saya,” kata Jafar.
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Priskilia Bintang Cornelia Sitompul