Tanda Tanya Kesehatan Jimmy Butler dan Solusi Warriors

Nasib Warriors dalam seri versus Rockets berpotensi ditentukan dalam dua hari ke depan. Cedera Butler tidak parah, tetapi diragukan untuk tampil di gim tiga.

25 Apr 2025 16:31 WIB · Olahraga

Oleh Kelvin Hianusa

SAN FRANCISCO, JUMAT — Forward andalan Golden State Warriors, Jimmy Butler, terhindar dari kerusakan struktural setelah pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) di area tulang belakang. Namun, Butler masih dipertanyakan untuk bisa tampil lagi versus Houston Rockets karena kondisi memar otot yang dalam dan menyakitkan.

Menurut ESPN, hasil pemeriksaan itu adalah skenario terbaik untuk Butler. Dia tidak mengalami retak atau patah tulang, hanya memar otot glute yang terletak di area bokong. Meskipun begitu, statusnya terancam untuk melawan Rockets dalam gim tiga babak pertama playoff di Stadion Chase Center, San Francisco, California, Amerika Serikat, Minggu (27/4/2025) pagi WIB.

Pemulihan memar tersebut membutuhkan waktu berhari-hari sampai seminggu lebih, tergantung dari perawatan. Butler hanya punya waktu kurang dari 48 jam setelah hasil MRI keluar untuk memulihkan cedera. Kesiapan sang pemain untuk tampil akan bergantung pada manajemen rasa sakit. Kondisinya terus dipantau oleh Warriors.

Pelatih Kepala Warriors Steve Kerr berkata, sebelum MRI, tidak akan memaksakan kondisi Butler yang sempat berpotensi cedera serius. ”Jimmy selalu berkata dia akan baik-baik saja. Semoga saja Jimmy bisa bermain (di gim tiga), tetapi jika tidak kami harus mencari pilihan lain dan membuat rencana lain bersama-sama,” ujarnya.

Butler mengalami cedera seusai terjatuh keras dengan bagian punggung terlebih dulu pada awal laga gim dua versus Rockets, Kamis. Pendaratannya tidak natural seusai mengambil rebound karena ”dipotong” pemain Rockets, Amen Thompson. Dia terpaksa ditarik keluar karena sulit bergerak dan hanya tampil selama kurang dari 8 menit.

Cedera tampak parah. Namun, hasil rontgen setelah laga menunjukkan tidak ada dampak serius. Hasil MRI memperkuat pemeriksaan awal tersebut. Stephen Curry, megabintang Warriors, pernah mengalami cedera yang nyaris serupa di area panggul pada bulan lalu. Dia harus beristirahat selama sepekan dan absen dalam dua laga.

HOUSTON, TEXAS - APRIL 23: Jimmy Butler III #10 of the Golden State Warriors goes to the floor after being fouled by Amen Thompson #1 of the Houston Rockets in the first half in Game Two of the Western Conference First Round NBA Playoffs at Toyota Center on April 23, 2025 in Houston, Texas. NOTE TO USER: User expressly acknowledges and agrees that, by downloading and or using this photograph, User is consenting to the terms and conditions of the Getty Images License Agreement.   Tim Warner/Getty Images/AFP (Photo by Tim Warner / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

”Terakhir kali (terjatuh seperti itu), saya hanya mengalami memar. Itu adalah tentang toleransi terhadap rasa sakit. Cedera tidak akan mengubah pergerakan atau menyebabkan masalah lebih besar jika salah bergerak. Anda bisa tetap bermain melewati itu jika hanya memar,” kata Curry.

Bagi Warriors, kehadiran Butler akan sangat krusial dalam seri versus Rockets. Sang forward  merupakan pemain andalan kedua setelah Curry. Dia yang selalu menjaga kondisi tim tetap seimbang saat Curry sedang beristirahat di bangku cadangan. Peran krusial itu tecermin dalam dua laga pertama di playoff.

Pemain 35 tahun itu tampil dominan ketika Warriors mencuri gim satu di kandang Rockets. Dia menghasilkan 25 poin, 7 rebound, 6 asis, dan 5 steal. Butler juga bermain selama 42 menit atau paling lama di kubu Warriors. Adapun saat dia mengalami cedera di gim dua, Warriors kalah telak 94-109.

Curry ”menggendong” tim sendirian sepanjang gim dua. Tidak ada pemain lain yang bisa mencetak 20 poin selain dirinya. Saat dia dicadangkan, Warriors begitu kesulitan menjaga defisit skor. Tugas pertahanan Rockets juga menjadi lebih mudah karena hanya perlu fokus mengantisipasi seorang Curry.

Pengganti Butler

Sorotan kini tertuju kepada forward 22 tahun Jonathan Kuminga. Setelah tidak dimainkan dalam beberapa laga terakhir, dia ditugaskan sebagai pengganti Butler di gim dua. Tipe permainannya yang lebih suka penetrasi dan beroperasi di area dalam mirip dengan Butler. Itu pula yang membuatnya tidak diturunkan ketika ada Butler.

Jika Butler absen, Kuminga akan mengisi lubang itu lagi. ”Jonathan sudah siap. Dia selalu mempersiapkan diri setiap hari dengan sikap yang hebat. Di gim satu, dia mendukung tim dari bangku cadangan sepanjang laga. Dia mungkin butuh sedikit waktu untuk menyesuaikan ritme setelah absen beberapa laga,” kata Kerr.

HOUSTON, TEXAS - APRIL 23: Jonathan Kuminga #00 of the Golden State Warriors shoots the ball against the Houston Rockets during the second half in Game Two of the Western Conference First Round NBA Playoffs at Toyota Center on April 23, 2025 in Houston, Texas. NOTE TO USER: User expressly acknowledges and agrees that, by downloading and or using this photograph, User is consenting to the terms and conditions of the Getty Images License Agreement.   Kenneth Richmond/Getty Images/AFP (Photo by Kenneth Richmond / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Kerr sempat mendapatkan segudang tanda tanya ketika Kuminga tidak bermain di laga-laga penting, seperti gim satu versus Rockets dan play-in versus Memphis Grizzlies. Seperti diketahui, pemain yang diambil di urutan ketujuh NBA Draft 2021 itu merupakan salah satu bakat terbaik yang dimiliki Warriors.

Sang pelatih menjawab, Butler dan Kuminga tidak cocok bermain bersama. Kerr juga tidak ingin merusak ritme tim yang sedang dalam tren positif bersama Butler. Pilihan terbaik ketika itu adalah tidak melibatkan Kuminga. Selain aspek yang dijelaskan Kerr, alasan sebenarnya turut terlihat dalam gim dua kemarin.

Kuminga memang menghasilkan 11 poin selama 26 menit, salah satu penyumbang poin terbanyak dalam tim. Namun, akurasi lemparannya hanya 33,3 persen (4-12). Dia sering memaksakan tembakan di tengah tumpukan pemain Rockets di dekat keranjang. Banyak keputusan Kuminga yang salah dan merusak ritme serangan Warriors.

Kuminga yang jauh lebih muda, tinggi, dan kekar, mungkin unggul dari segi fisik dibandingkan dengan Butler. Namun, dia belum mampu menggunakan keunggulan itu untuk memancing pelanggaran dan tembakan bebas seperti sang senior. Adapun Warriors sangat bergantung pada produktivitas Butler lewat tembakan bebas.

(AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Retma Wati