Terpikat Merapat ke Tempat Istirahat

”Rest area” di sepanjang Tol Trans-Jawa terus berbenah. Sejumlah fasilitas ditambah agar semua pemudik bisa beristirahat demi keselamatan arus mudik Lebaran.

28 Mar 2025 07:58 WIB · Nusantara

Oleh Stephanus Aranditio

Arus mudik Lebaran 2025 mulai memasuki periode puncaknya, para pemudik yang melintasi Tol Trans Jawa bisa memanfaatkan sejumlah tempat istirahat atau rest area yang tersedia dari Gerbang Tol Cikampek Utama, Purwakarta hingga Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. Berbagai fasilitas tersedia demi memudahkan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman.

Berbagai fasilitas itu ditemukan tim Kompas saat menyusuri jalur mudik dari Jakarta menuju Semarang pada Rabu (12/3/2025) dan Kamis (27/3/2025). Kami mampir ke sejumlah rest area untuk melihat kondisi rest area sebelum menyambut para pemudik.

Perjalanan kami dimulai dari Palmerah, Jakarta menuju arah Tol Cikopo-Palimanan (Tol Cipali), setelah tiga jam berkendara kami mampir ke rest area Km 86 A. Kepadatan sempat terjadi di sini pada Kamis (27/3) pagi sehingga pihak pengelola tol, Astra Infra, menutup sementara rest area ini.

Logo Liputan Lebaran 2025

Tak berlangsung lama, rest area kembali dibuka seiring dengan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way diberlakukan mulai pukul 11.45 dari GT Cikampek Utama Km 70 hingga Km 210 di daerah Kanci. Dengan begitu, dua lokasi rest area Km 86 yang letaknya berseberangan kembali dibuka dan bisa dimanfaatkan para pemudik dengan leluasa.

Lokasi pertama yang dituju para pemudik setelah memarkirkan kendaraannya di rest area ini adalah toilet. Terdapat dua toilet di sisi barat dan timur dengan bilik toilet yang cukup banyak untuk menampung "hajat" para pemudik.

Warga berjalan di depan toilet di Rest Area 86A, Jalan Tol Cikopo-Palimanan, Subang, Jawa Barat, Selasa (25/3/2025). Menjelang puncak mudik Lebaran yang diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025, sejumlah rest area di ruas Tol Cikopo-Palimanan bersiap. Sejumlah fasilitas seperti toilet, mushola, tempat makan, dan posko kesehatan siap menampung para pemudik. Para pemudik diimabu untuk beristirahat maksimal 30 menit. Itu dilakukan agar tidak terjadi penumpukan di rest area. KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 25-03-2025

Astra Infra sudah menambah satu bangunan toilet di delapan rest area sepanjang Tol Cipali pada arus mudik Lebaran tahun ini. Dengan begitu, total ada 1.024 bilik toilet yang bisa digunakan pemudik untuk mencegah penumpukan di rest area.

"Seharusnya jumlah ini cukup untuk melayani para pemudik. Kami mengimbau pemudik untuk tidak terfokus pada satu toilet dan mencari toilet lain yang masih tersedia," kata Ardam Rafif Trisilo, Sustainability Management and Corporate Communications Department Head Astra Infra Toll Road Cipali saat ditemui di Rest Area Km 101, Kamis (27/3/2025).

Setelah dari toilet, sebagian pemudik yang tidak berpuasa "menyerbu" gerai minimarket untuk berbelanja berbagai kebutuhan seperti air mineral, minuman kopi, makanan ringan, permen, tisu, dan sebagainya untuk bekal di perjalanan. Namun, pada siang hari, beberapa gerai pujasera masih belum diramaikan pemudik.

Memasuki sore hari, rest area perlahan mulai dipadati pemudik. Mereka langsung menyerbu pujasera yang menyediakan makanan nusantara dari pelaku UMKM dengan harga yang terjangkau, ada pula gerai makanan cepat saji untuk berbuka puasa. Tak hanya itu, beberapa di antara mereka juga menggelar tikar lalu menyantap bekal yang dibawa di area terbuka.

"Ibu-ibu ini sudah masak nasi bebek madura, masa enggak kita makan, kan asyik di sini gelar tikar, kebersamaannya ini yang mahal," kata Abdul Qodir, salah satu pemudik yang berbuka puasa di bawah sinar senja di area terbuka rest area Km 130 A.

Pemudik berbuka puasa dengan latar belakang langit senja di Rest Area 130A, Tol Cikopo-Palimanan, Subang, Jawa Barat, Selasa (25/3/2025). Para pemudik menyempatkan diri untuk berbuka puasa sembari beristirahat di rest area. Salah satu pemudik Abdul Qodir berbuka puasa dengan makanan khas kampungnya di Madura yakni olahan bebek Madura. Abdul Qodir berangkat dari Parung, Bogor, bersama 30 orang dengan menaiki 7 mobil pribadi. Berbuka puasa menjadi salah satu cara pemudik beristirahat sejenak dari perjalanan panjang menuju kampung halamannya.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK)
25-03-2025

Pria asal Madura, Jawa Timur ini mudik bersama 30 orang keluarga dan kerabatnya dengan tujuh kendaraan pribadi menuju kampung halamannya di Sampang. Mereka berangkat jam 14.00 dari Parung, Bogor dan sampai di sampai di Km 130 sekitar pukul 17.30.

Sehabis berbuka puasa, sebagian dari mereka bergeser ke masjid dan mushala, mengambil wudhu, lalu menunaikan sholat maghrib di rest area. Fasilitas ibadah ini juga menyediakan pinjaman mukena dan sarung, tetapi pemudik diimbau membawa perlengkapan ibadahnya pribadi karena jumlahnya terbatas.

Setelah pemudik mengisi perut, beristirahat, dan menunaikan ibadah, kini giliran kendaraannya yang harus "minum". Beberapa kendaraan pemudik tampak mengantre mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Namun, hanya rest area tertentu yang memiliki SPBU permanen di sepanjang Tol Cipali. Lokasi area istirahat itu lebih besar ketimbang yang lainnya. Fasilitas itu terdapat di Km 102 A, Km 166 A, Km 130 B, dan Km 164 B.

"Tetapi untuk mudik lebaran tahun ini, di rest area tipe B kami juga ada SPBU Modular. Jadi di semua rest area kita sudah bisa mengisi BBM. SPKLU juga sudah ada di tujuh rest area kami, selain KM 86 B yang belum ada," ucap Ardam.

Sebuah mobil mengisi bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar di Rest Area 102A, Jalan Tol Cikopo-Palimanan, Subang, Jawa Barat, Selasa (25/3/2025). Menjelang puncak mudik Lebaran yang diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025, sejumlah rest area di ruas Tol Cikopo-Palimanan bersiap. Sejumlah fasilitas seperti toilet, mushola, tempat makan, dan posko kesehatan siap menampung para pemudik. Para pemudik diimabu untuk beristirahat maksimal 30 menit. Itu dilakukan agar tidak terjadi penumpukan di rest area. KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 25-03-2025

Selain itu, di beberapa rest area tipe A bahkan terdapat toko ritel fesyen, hiburan live music, hingga arena bazar. Misalnya, di rest area Km 101 ruas Tol Cipali terdapat toko ritel yang menjajakan barang-barang bermerek ternama.

Bahkan, di rest area Pendopo KM 456, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah tengah mengadakan festival durian. Pemudik bisa mencicipi buah durian dari Salatiga sembari menghirup udara sejuk dan menikmati pemandangan indah lima gunung yang mengitari rest area ini, yakni Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro, dan Ungaran.

Menurut Muhlis Wijaya (35), salah satu penjual durian, durian Salatiga termasuk kategori terbaik dan premium. Durian-durian itu ditanam oleh petani-petani di Salatiga. Per buah durian itu dijual mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 250.000. Tak hanya itu, dia juga menjajakan es dawet durian, es ketan durian, es jus durian, es teler durian, es krim durian, hingga pancake durian.

"Saya jualan durian di rest area ini setiap hari. Mudik Lebaran nanti juga masih jualan, silahkan mampir," kata Muhlis yang sangat mengharapkan kedatangan pemudik Lebaran saat ditemui di lapaknya pada Rabu (12/3).

Suasana rest area pendopo, yang terletak di rest area km 456 Salatiga. Di rest area ini pengunjung tidak hanya dapat beristirahat tapi juga berbelanja. Pengunjung dapat berbelanja di retail retail yang ada dan juga dapat makan minum di restoran restoran yang sudah tersedia di rest area. Selasa (13/3/2025)

Meski begitu, Ardam mengimbau para pemudik untuk mengoptimalkan waktu istirahat yang ditetapkan, yakni 30 menit, demi kenyamanan bersama dan kelancaran arus mudik. Pemudik juga diminta untuk tidak beristirahat di bahu jalan, jika rest area penuh, pemudik bisa keluar tol mencari tempat istirahat dekat pintu keluar tol.

"Kami tidak bisa menegaskan waktu 30 menit, kami hanya mengimbau agar bijak di rest area atau bisa juga istirahat ke luar tol. Jangan khawatir, tidak akan kena tambahan tarif total tol, kami menggunakan sistem pembayaran tertutup, yaitu pengguna jalan tol melakukan pembayaran berdasarkan jarak tempuh saat keluar dari jalan tol," tutur Ardam.

Tak hanya rest area Pendopo KM 456, Rest Area Heritage Km 260B di Banjaratma, Brebes, Jawa Tengah pun menjadi salah satu tempat istirahat yang ikonik di Tol Trans Jawa. Bangunan pabrik gula yang berdiri pada 1908 ini "disulap" PT PP Sinergi Banjaratma menjadi rest area yang bisa dimanfaatkan saat arus mudik ketika oneway diberlakukan.

Rest Area Heritage Km 260 B Banjaratma, Brebes, Jawa Tengah

Saat memasuki tempat istirahat itu, pemudik langsung dimanjakan dengan beragam stan kuliner yang dijajakan pelaku UMKM. Pandangan kami pun tertuju pada olahan kambing, mengingat daerah itu terkenal dengan kuliner kambing muda yang sayang untuk dilewatkan.

Adapula berbagai macam oleh-oleh khas Brebes yang bisa dibawa ke kampung halaman, mulai dari telur asin, bawang merah, bawang goreng, kerupuk telur asin, abon, ikan bandeng, hingga kerupuk rumput laut. 

”Daripada bermacet-macetan, lebih baik mengisi energi dulu di rest area kami. Kalau dari arah Jakarta, pemudik bisa ambil posisi paling kanan saat pemberlakuan sistem one way,” kata Direktur Utama PP Sinergi Banjaratma Dina Yunanda.

Dengan berbagai fasilitas lengkap yang tersedia di sepanjang Tol Trans Jawa ini, pemudik bisa menikmati arus mudik 2025 dengan lebih gembira. Tak hanya mengurangi kelelahan, fasilitas-fasilitas ini juga memberikan kenyamanan tambahan yang sangat dibutuhkan selama perjalanan panjang.


Kerabat Kerja

Penulis:

Stephanus Aranditio
 | 

Editor:

Iqbal Basyari