”Contraflow” dan ”One Way” Akan Berlaku Mulai Kamis, Pengelola Tol Bersiap

Pengelola tol menyiapkan peralatan pendukung untuk menyukseskan rekayasa lalu lintas agar dapat mengurai kemacetan saat peuncak arus mudik Lebaran.

26 Mar 2025 13:35 WIB · Nusantara

Oleh Stephanus Aranditio

SUBANG, KOMPAS - Pengelola ruas Tol Cikopo-Palimanan, Astra Infra Toll Road Cikopo-Palimanan, bersiap mendukung kelancaran puncak arus mudik Lebaran 2025 yang diperkirakan terjadi pada Jumat (28/3/2025). Perlengkapan untuk melaksanakan rekayasa lalu lintas berupa lawan arah atau contra flow dan satu arah atau one way sudah disiapkan.

Pantauan Kompas di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada Rabu (26/3/2025) menunjukkan, kondisi jalan tol di kedua sisi sudah mulus. Perbaikan jalan untuk penambahan lajur ketiga dan perbaikan pavement tampak sudah selesai.

Logo Liputan Lebaran 2025

Sejumlah spanduk yang memuat informasi dan imbauan bagi pemudik sudah terpasang di sisi jalan dan jembatan penyeberangan yang terletak di atas tol. Isi dari spanduk berupa panduan bagi pemudik yang hendak mencari tempat istirahat, toilet, atau stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terdekat dari posisinya.

Selain itu, terdapat truk di setiap pintu keluar tol yang membawa cone jalan untuk pelaksanaan rekayasa lalu lintas. Cone jalan itu akan digunakan untuk mendukung sistem lawan arah (contra flow) dan satu arah (one way) yang rencananya akan dilaksanakan saat puncak arus mudik.

"Astra Infra terus bekerja sama dengan pihak terkait, khususnya kepolisian, untuk pelaksanaan rekayasa lalu lintas. Kami mendukung berbagai upaya pemerintah dalam mengurai kepadatan dan antrean yang terjadi saat puncak arus mudik," kata Head of Corporate Communications ASTRA Infra, Deddy Pradityo Opficon di Subang, Rabu (26/3/2025).

Kendaraan melintas di Interchange Kilometer 175 Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/12/2024).

Ia melanjutkan, puncak arus mudik di ruas Tol Cipali diprediksi akan terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025. Pengelola memperkirakan akan ada sekitar 118.000 kendaraan yang melintas dalam sehari.

Sesuai rencana, kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan saat puncak arus mudik. Rekayasa ini berlaku mulai ruas Tol Jakarta-Cikampek kilometer (KM) 40 hingga ruas Tol Semarang-Batang KM 414. Adapun ruas Tol Cipali membentang dari KM 72 hingga KM 188.

Sistem contraflow atau lawan arus akan diberlakukan mulai KM 40 hingga KM 70. Selanjutnya, rekayasa berupa one way atau satu arah berlaku mulai KM 70 hingga KM 414 di Tol Trans-Jawa.

Rekayasa lalu lintas ini sesuai jadwal akan diberlakukan dalam dua tahap. Pertama, rekayasa lalu lintas dimulai Kamis (27/3/2025) pukul 14.00 hingga Sabtu (29/3/2025) pukul 24.00 serta Senin (31/3/2025) pukul 11.00 hingga Selasa (1/4/2025) pukul 18.00.

Foto udara Rest Area 130A, Tol Cikopo-Palimanan, Subang, Jawa Barat, Selasa (25/3/2025). Astra Infra Toll Road mencatat, dari pukul 00.00 hingga 12.00 WIB terdapat 16,9 ribu kendaraan yang melintasi Cikopo menuju arah Cirebon. Angka tersebut meningkat 17,1 persen dibandingkan hari kemarin pada jam yang sama. Walaupun terjadi peningkatan, arus lalu-lintas di ruas Tol Cikopo-Palimanan terpantau lancar. KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 25-03-2025

Deddy melanjutkan, pihaknya juga melakukan persiapan untuk menyukseskan arus mudik Lebaran 2025. Pengelola tol telah mendirikan Posko Astra Siaga Lebaran 2025 di Rest Area KM 166 A Ruas Tol Cipali dan Resta Pendopo KM 456 A dan B Ruas Tol Semarang-Solo. Posko ini meliputi tempat pemeriksaan kesehatan, bengkel, pos siaga, dan armada darurat yang akan melayani 24 jam.

Selain itu, ada 4 kendaraan dan 24 personel SAR dengan kompetensi penanganan medis, penanganan masalah kendaraan, dan penanganan masalah jalan diterjunkan di ruas Tol Cipali dan Tol Tangerang-Merak.

Lebih jauh, sebanyak 1.300 petugas disiapkan dengan lebih dari 120 kendaraan layanan jalan tol yang terdiri dari kendaraan patroli, derek, rescue, hingga ambulance. Ada pula 800 unit kamera pengawas (CCTV) yang didukung oleh 7 unit traffic counter, dan layanan sentra komunikasi 24 jam pun sudah beroperasi sejak H-10 lebaran.

Bahkan untuk menunjang mobilitas pengguna kendaraan listrik, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tersedia di tempat istirahat KM 86 A, 101 B, 102 A, 130 A, 130 B, 164 B, dan 166 A di Ruas Tol Cipali. Sementara di Tol Tangerang-Merak, SPKLU terdapat di KM 43 A, 45 B, 68 A, dan 68 B.

"Kami mengimbau kepada pemudik untuk merencanakan perjalanan mudik dengan bijak, dengan menghindari periode yang diprediksi menjadi puncak arus mudik dan arus balik," kata Deddy.

Warga melintas di depan tempat makan di Rest Area 102A, Jalan Tol Cikopo-Palimanan, Subang, Jawa Barat, Selasa (25/3/2025). Menjelang puncak mudik Lebaran yang diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025, sejumlah rest area di ruas Tol Cikopo-Palimanan bersiap. Sejumlah fasilitas seperti toilet, mushola, tempat makan, dan posko kesehatan siap menampung para pemudik. Para pemudik diimabu untuk beristirahat maksimal 30 menit. Itu dilakukan agar tidak terjadi penumpukan di rest area. KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 25-03-2025

Sementara itu, situasi lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga Tol Cikopo-Palimanan pada Selasa (25/3/2025) pagi atau H-6 Lebaran  terpantau ramai lancar. Volume lalu lintas di ruas Tol Cipali pada Selasa dari pukul 00.00-09.00 mencapai sekitar 23.800 kendaraan yang melintasi Cikopo menuju arah Cirebon, meningkat 91 persen dibandingkan pada periode waktu yang sama dengan kemarin.

"Secara keseluruhan, volume lalu lintas yang melintas Cipali ini terjadi peningkatan 15,30 persen dibandingkan volume jam yang sama kemarin," kata Ardam Rafif Trisilo, Sustainability Management and Corporate Communications Department Head ASTRA Infra Toll Road Cipali.

Adapun PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (PT JJC) juga mencatat peningkatan volume kendaraan yang melewati Jalan Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) dari H-10 sampai dengan H-7, kemarin. Selama tiga hari itu, telah melintas sebanyak 121.051 kendaraan atau meningkat sebesar 9,86 persen dari lalu lintas normal.

Direktur Utama PT JJC Hendri Taufik menuturkan, para pemudik untuk menghubungi One Call Center 24 jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 4.4 untuk pengguna iOS dan Android jika membutuhkan bantuan dan informasi seputar jalan tol milik Jasa Marga Group.

"Pastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan, memastikan daya dan BBM secara penuh sebelum melakukan perjalanan serta memilih waktu perjalanan dengan baik dengan menghindari puncak arus mudik," kata Hendri.


Kerabat Kerja

Penulis:

Stephanus Aranditio
 | 

Editor:

Caecilia Mediana, Iqbal Basyari
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji