PANGGUNG

Harga atas Sikap Macklemore dan Ed Sheeran

Macklemore didepak sebagai pembuka konser Ed Sheeran. Raper itu berpihak pada Palestina dan menyerukan dua kata yang seolah ditakuti di AS: Palestina Merdeka!

18 Sep 2026 07:16 WIB · Nada

AP Photo/Andy Kropa

Oleh Herlambang Jaluardi

Reporter

Sejak awal pekan ini, bintang pop Inggris, Ed Sheeran, berada di tubir kegentingan terkait kelanjutan tur dunia ”Loop Tour”, yang sedang singgah di Amerika Serikat. Semua artis dan musisi pengiringnya memutuskan mundur. Pemicunya adalah sikap tegas raper Macklemore yang menyerukan ”Palestina merdeka!” ketika membuka konser di New Jersey, AS, awal bulan ini. Kegegeran pun pecah bergulung-gulung.

FILE - Macklemore performs at Austin City Limits Live during the South by Southwest Music Festival in Austin, Texas on March 17, 2023. (Photo by Jack Plunkett/Invision/AP, File)

Keberpihakan Macklemore pada Palestina berbuntut namanya dicoret dari sisa jadwal konser Ed Sheeran di beberapa kota berikutnya. Yang terdekat adalah di Philadelphia pada Sabtu (19/9/2026). Lebih runyam lagi, seluruh artis pembuka dan pengiring Ed Sheeran memutuskan mundur, bersimpati pada ”pemecatan” Macklemore.

Raper asal Seattle itu kukuh dengan posisinya. ”Menyadari apa yang terjadi selama 48 jam terakhir, aku ingin mengembalikan keriuhan ini ke diskursus inti: kepada rakyat Palestina yang masih diburu, dibunuh, hidup dalam cengkeraman okupasi militer dan masih berjuang demi kemerdekaannya,” tulisnya dalam akun Instagramnya.

”Aku akan mendonasikan honor dari membuka konser Ed Sheeran senilai 1 juta dolar AS kepada enam organisasi yang terjun langsung untuk masyarakat Palestina,” lanjutnya. Macklemore ”menantang” Robert Kraft, konglomerat pemilik Stadion Gillette di Massachusetts, untuk ikut berdonasi pula.

Penyanyi pop asal Inggris, Ed Sheeran, menghibur penggemarnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (3/5/2019). Konser musisi yang telah meraih empat penghargaan Grammy Awards ini merupakan salah satu konser musisi luar negeri yang paling dinanti di Indonesia pada tahun 2019. Pada tahun 2017, konser Ed Sheeran batal digelar di Jakarta karena Ed Sheeran mengalami kecelakaan lalu lintas. Lagu-lagu Ed Sheeran, seperti Perfect, Photograph, Thinking Out Loud, dan Shape Of You menjadi lagu yang paling disukai oleh penikmat musik lintas genre.

Kegegeran ini bermula dari orasi Macklemore pada pertunjukan di New Jersey pada Jumat awal September sebelum membawakan lagu hit ”Hind’s Hall”, sebuah lagu yang memang mengecam aksi militer Israel di Gaza. Saat dibawakan, latar video menunjukkan gambar-gambar kerusakan di area pendudukan Israel.

Macklemore, peraih empat Piala Grammy pada 2014 ini, berniat menyuarakan keberpihakannya pada kemanusiaan di panggung besar, di hadapan sekitar 40.000 penonton, seperti yang dilaporkan kantor berita AP. Pentas besar seperti itu adalah kesempatan emas menyuarakan isu kemanusiaan dan Macklemore memanfaatkannya.

”Alasan aku bergabung dalam tur ini adalah agar aku bisa berdiri di panggung, menyatakan dua kata yang selama ini kupendam erat di hatiku: ’Palestina merdeka’! Aku ingin kata itu terdengar lantang sampai ke Gaza dan daerah jajahan Tepi Barat bahwa kita tidak melupakan mereka,” ujarnya dalam video yang dia unggah di akun media sosialnya.

Dia menambahkan, ”Pesanku ditujukan bagi perdamaian dan rasa cinta agar rasa kemanusiaan ditegakkan dan dimuliakan seadil-adilnya,” kata raper dengan nama lahir Benjamin Hammond Hagerty ini di panggung hari pertamanya. Pernyataan itu membuat gaduh penggemar Ed Sheeran dan diam-diam, termasuk komunitas Israel-AS, serta para pemodal di belakang konser.

FILE - Singer-songwriter Ed Sheeran performs during "Ed Sheeran's Play: Live from New York" presented by TikTok at Domino Square in the Brooklyn borough of New York, Sept. 13, 2025. (Photo by Andy Kropa/Invision/AP, File)

Mengutip dari BBC, Israeli-American Council mengeluarkan petisi untuk Sheeran agar mencoret Macklemore dari agenda turnya. Macklemore, di antara beberapa musisi lain, dijadwalkan membuka konser itu untuk seluruh jadwal di Amerika Utara dan Amerika Selatan.

Dewan itu menyatakan, ”Konser bukanlah tempat untuk aksi politis, protes, dan pertunjukan aktivis.… Itu diperburuk dengan bias pemilihan visual, pesan, dan klaim sepihak ke hadapan audiens umum tanpa konteks.”

Sementara organisasi kampanye StopAntisemitism mengkritik raper itu bahwa ”Penggemar Yahudi membeli tiket untuk menonton Ed Sheeran,... bukan untuk propaganda anti-Israel Macklemore”.

Di malam berikutnya, Macklemore berusaha meredakan potensi konflik horizontal itu, tanpa melunturkan tekadnya. ”Kritik pada Israel, pada apartheid, penentangan genosida, bukan ditujukan kepada Anda, wahai saudara-saudari Yahudiku,” ujarnya. Dia juga menyinggung pengusiran dan kekerasan yang dihadapi imigran di AS oleh lembaga negara ICE. Konflik ini vertikal.

FILE - Macklemore performs at Austin City Limits Live at the Moody Theater during the South by Southwest Music Festival, March 17, 2023, in Austin, Texas. (Photo by Jack Plunkett/Invision/AP, File)

Kegaduhan memuncak

Kegaduhan tak mereda. Puncaknya adalah ketika musisi pembuka lainnya, termasuk band pengiring di beberapa lagu Sheeran, mengundurkan diri awal pekan ini. Reaksi di jagat internet pecah. Ed Sheeran kehilangan banyak pengikut di Instagram. Hujatan dan sindiran datang bertubi-tubi.

Macklemore bersimpati pada banjir hujatan yang dialami Sheeran, yang dia sebut sebagai temannya selama 13 tahun terakhir itu. Namun, dia mengkritik Sheeran yang bermain aman dengan mengambil sikap netral atas kekerasan yang terjadi di Palestina.

”Aku tak akan mengecewakan penggemar yang telah membuat rencana sedemikian rupa. Aku juga tidak akan mengabaikan awak tur, musisi pembuka, dan musisi pengiring yang bekerja dan menggantungkan hidupnya padaku,” tulis Sheeran, salah satu musisi terkaya di dunia dengan estimasi harta sekitar 400 juta dolar AS. Dia menyebut pencoretan Macklemore adalah keputusan promotor, Messina Touring Group.

Penyanyi Ed Sheeran dalam sesi wawancara di Kuala Lumpur, Malaysia, menjelang konsernya pada 23 Januari 2018.

Sheeran mengaku telah berupaya bernegosiasi dengan para pemilik arena sepanjang pekan. Namun, promotor telah memutus kerja sama. Alasannya, sikap Macklemore bisa menyurutkan niat calon penonton beli tiket konser, yang memang belum semuanya terjual itu. Sebagai informasi, tur Sheeran sebelumnya pada 2022-2025 berpendapatan kotor 875 juta dolar AS.

Quote

Mungkin ada benarnya dugaan yang menyebut Sheeran ’bermain di dua kaki’ agar konser di AS seolah-olah menentang kekerasan Israel pada Palestina.

Dilansir dari BBC, konglomerat Robert Kraft, pemilik Stadion Gillette di Massachusettes, memboikot Macklemore. ”Stadion ini bukan tempat mendengungkan ujaran kebencian. Aku setuju dengan Macklemore bahwa terlalu banyak korban jiwa dan penderitaan. Namun, memotong-motong informasi, mengabaikan kekejaman Hamas tidaklah jujur, dan hanya memperlebar perselisihan dan kebencian,” katanya.

Kantor berita AP menulis, Kraft menginisiasi pemboikotan Macklemore. Pernyataan Kraft itu, yang juga diduga didukung pemilik arena lainnya, adalah bentuk pemberangusan kebebasan berpendapat.

Penyanyi pop asal Inggris, Ed Sheeran, menghibur penggemarnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (3/5/2019). Konser musisi yang telah meraih empat penghargaan Grammy Awards ini merupakan salah satu konser musisi luar negeri yang paling dinanti di Indonesia pada tahun 2019. Pada tahun 2017, konser Ed Sheeran batal digelar di Jakarta karena Ed Sheeran mengalami kecelakaan lalu lintas. Lagu-lagu Ed Sheeran, seperti Perfect, Photograph, Thinking Out Loud, dan Shape Of You menjadi lagu yang paling disukai oleh penikmat musik lintas genre.

Alasan itu seperti bergaung di ruang kosong. Sikap dan upaya Sheeran dianggap demi menyenangkan penggemar dan gelembungnya saja, tidak menyentuh nilai yang diperjuangkan Macklemore dan seniman-seniman lain. Sheeran menjauhkan isu politik dari jangkauannya.

Menggugat sikap

Kritikus musik mempertanyakan posisi Sheeran yang seolah-olah apolitis itu. Dia pernah mengisi konser amal untuk korban perang Ukraina pada 2022. Beberapa bulan silam, dia juga pernah merekam lagu bersama U2 tentang perang itu. Situs BBC menyebut Sheeran punya kedekatan khusus dengan Robert Kraft, yang membayarnya untuk mengisi acara resepsi pernikahannya di pesta privat. Kraft dituding ada di daftar Eipstein Files yang terkait dengan kekerasan seksual itu.

FILE - Finneas arrives at the second season premiere of "Beef" in Los Angeles on April 8, 2026. (Photo by Jordan Strauss/Invision/AP, File)

Macklemore membuat lagu dan bersuara lantang atas genosida di Gaza sejak 2023. Tak mungkin Sheeran mengabaikan itu. Band pendukungnya, Beoga berasal dari Irlandia, yang termasuk menginisiasi kolektif Artis Irlandia bagi Palestina.

Mungkin ada benarnya dugaan yang menyebut Sheeran ”bermain di dua kaki” agar konser di AS seolah-olah menentang kekerasan Israel pada Palestina. Sementara, Sheeran sendiri ”menjaga jarak” dengan isu politik dan tetap menyanyikan lagu-lagu manis seperti ”Shape of You” kesukaan penggemar.

Tangkapan layar situs resmi Ed Sheeran yang menampilkan sejumlah jadwal konsernya dalam Loop Tour di Amerika Serikat seperti terlihat pada Kamis (17/9/2026).

Hingga Kamis sore, situs resmi Ed Sheeran masih mencantumkan jadwal konser tersisa; mulai dari akhir pekan ini hingga 11 Desember di Mexico City, Meksiko. Musisi pembukanya masih tertera Lukas Graham dan Aaron Rowe sampai konser di Florida. Musisi Finneas mengisi empat pertunjukan di Amerika Selatan. Faktanya, mereka itulah yang awal pekan ini mengundurkan diri.

Finneas, peraih Piala Grammy yang juga abang dan kolaborator Billie Eilish, mengatakan, ”Seniman tak bisa dibungkam ketika membela yang tertindas,” tulisnya.

FILE - Aaron Rowe performs during the Glastonbury Festival in Worthy Farm, Somerset, England, on June 26, 2025. (Scott A Garfitt/Invision/AP, File)

Aaron Rowe dan Beoga menyiratkan sejarah perjuangan Irlandia yang melandasi alasan mereka. ”Kami orang Irlandia yang paham betul soal kolonialisme. Sebagai inisiator gerakan Artis Irlandia untuk Palestina, kami berkomitmen pada keadilan dan akan terus begitu,” tulis Beoga. Omong-omong, ayah Sheeran adalah keturunan Irlandia.

Entah bagaimana kelanjutan penanganan krisis kelanjutan tur ini jika artis pembuka dan band pengiring mundur. Sheeran di tubir kehilangan penggemar. Sementara Macklemore? ”Meski hanya tampil di dua konser, mengembalikan perbincangan tentang Palestina adalah kesuksesan besar yang pernah kualami,” imbuh Macklemore. (AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Herlambang Jaluardi
 | 

Editor:

Sarie Febriane
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan