Momentum Megawati Hangestri Berjuang sampai Titik Penghabisan

Meski kondisi fisik menurun dan cedera mendera, sejarah berpihak pada Megawati Hangestri dan Red Sparks. Inilah saatnya berjuang habis-habisan demi gelar Liga Korea.

07 Apr 2025 15:23 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah

Perjalanan musim kedua pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, di Korea Selatan sudah mencapai titik akhir. Megawati bersama Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks hanya membutuhkan satu kemenangan lagi pada babak final untuk merengkuh gelar juara yang dinantikan sejak lama. Tidak ada alasan untuk tidak berjuang sampai titik penghabisan.

Perjuangan Megawati membawa Red Sparks bangkit dalam dua laga kandang berbuah manis. Mereka kini punya satu kesempatan terakhir untuk kembali bekerja keras dan menunjukkan bahwa mereka layak menjadi juara setelah menunggu 13 tahun lamanya. Tim asuhan pelatih Ko Hee-jin ini akan menantang Heungkuk Life Inscurance Pink Spiders yang bermain di hadapan publik sendiri di Gimnasium Samsam World, Incheon, Selasa (8/4/2025).

Meski bermain di kandang lawan pada laga kelima babak final itu, Megawati dan kawan-kawan tak perlu gentar. Terlebih, sebenarnya, sejarah lebih berpihak kepada mereka. Pengalaman Red Sparks pada musim-musim sebelumnya menjadi modal berharga.

Red Sparks telah tiga kali menjuarai Liga Bola Voli Korea atau V League. Itu terjadi pada musim 2005, 2009-2010, 2011-2012. Yang menarik adalah tiga gelar juara tersebut diraih setiap Red Sparks menembus babak final. Artinya, mereka selalu keluar sebagai juara ketika berhasil tampil pada fase puncak.

Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, tampil gemilang untuk membawa Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan pada laga keempat babak final Liga Bola Voli Korea musim 2024-2025 atas Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Minggu (6/4/2025).

Problem yang menghantui dan bisa saja menjadi kendala Red Sparks untuk mengukir kisah serupa pada musim 2024-2025 ialah faktor fisik pemain. Para pemain, termasuk Megawati, mulai kelelahan setelah bermain hampir tanpa jeda sejak akhir September. Tidak sedikit juga pemain yang mulai cedera.

”Setelah musim yang panjang, setelah playoff, dan sekarang championship (babak final), kondisi fisik saya tidak baik-baik saja,” tutur Megawati, dikutip dari media Korea Selatan, Osen.

Sebelum bermain di V League, Megawati dan Red Sparks lebih dulu tampil di Piala KOVO pada akhir September hingga awal Oktober. Mereka kemudian menjalani musim V League dengan jadwal pertandingan setiap tiga sampai lima hari sekali dalam sepekan. Tim-tim V League baru mendapatkan jeda agak panjang selepas tahun baru.

Dalam 36 pertandingan fase reguler, Megawati hanya absen tiga kali. Mulai fase playoff yang berjalan sampai tiga pertandingan, ditambah babak final yang telah bergulir empat laga, Megawati selalu tampil memperkuat Red Sparks.

Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, tampil gemilang untuk membawa Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan pada laga keempat babak final Liga Bola Voli Korea musim 2024-2025 atas Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Minggu (6/4/2025).

Pelatih Ko Hee-jin juga berkali-kali mengatakan, anak-anak asuhnya kelelahan dan tidak dalam kondisi fisik terbaik pada babak final. Khusus Megawati, pemain yang dijuluki ”Megatron” oleh para penggemar ini juga kelelahan dan mengalami sakit pada lutut kanan.

Walakin, Megawati tetap bermain dengan rasa sakit itu. Pemain asal Jember, Jawa Timur, ini bahkan mencetak 40 poin dan 38 poin pada dua laga kandang babak final untuk menjaga peluang Red Sparks juara.

”Saya mendorong diri saya hingga ke level maksimal. Bukan hanya saya, melainkan seluruh pemain juga merasakan sakit (karena cedera). Namun, kami bisa menang karena melakukan yang terbaik,” ucap Megawati selepas mengalahkan Pink Spiders pada laga keempat, Minggu (6/4/2025), dilansir dari STN Sports.

”Saya sangat terharu sampai menangis. Saya rasa, saya dan rekan setim sudah berusaha sebaik mungkin karena kami tidak mau kalah,” tuturnya lagi.

Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, terharu selepas tampil gemilang untuk membawa Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan pada laga keempat babak final atas Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Minggu (6/4/2025).

Megawati memahami bahwa kondisi fisiknya tidak sebaik biasanya. Namun, pemain berusia 25 tahun ini yakin bahwa tekad baja akan mengalahkan rasa sakit pada tubuhnya.

Setelah pada musim lalu hanya bisa menembus playoff dan gagal lolos final, wajar jika Megawati tak mau menyia-nyiakan kesempatan pada musim keduanya ini. Dia ingin kembali menembus batas, berjuang hingga titik penghabisan.

”Meskipun kondisi fisik saya tidak bagus, saya tetap bertekad melakukan yang terbaik sampai akhir. Kalau saya punya mentalitas yang kuat dan pikiran yang positif, tubuh saya akan merespons,” tutur opposite spiker terbaik Asian Women’s Volleyball Challenge Cup 2023 ini.

Megawati pun sudah dinanti sejarah baru, apalagi sukses mengakhiri musim keduanya di Negeri Ginseng dengan raihan juara. Dia akan menjadi pebola voli pertama Indonesia yang menjuarai Liga Bola Voli Korea.

Pebola voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, tampil gemilang untuk membawa Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan pada laga keempat babak final Liga Bola Voli Korea musim 2024-2025 atas Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Minggu (6/4/2025).
Pebola voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, tampil gemilang untuk membawa Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan pada laga keempat babak final Liga Bola Voli Korea musim 2024-2025 atas Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Minggu (6/4/2025).
Pebola voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, tampil gemilang untuk membawa Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan pada laga keempat babak final atas Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Minggu (6/4/2025).
Pebola voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, tampil gemilang untuk membawa Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan pada laga keempat babak final Liga Bola Voli Korea musim 2024-2025 atas Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Minggu (6/4/2025).
Pebola voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, tampil gemilang untuk membawa Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan pada laga keempat babak final Liga Bola Voli Korea musim 2024-2025 atas Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Minggu (6/4/2025).
Pebola voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, bersama pelatihnya, Ko Hee-jin, merayakan keberhasilan membawa Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan pada laga keempat babak final atas Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Minggu (6/4/2025).

Tekad serupa juga diutarakan Ko Hee-jin pada laga final mendatang. ”Saya ingin tim bermain dengan hebat. Meskipun cedera, tim bertekad tampil hebat hingga akhir. Saya ingin bekerja keras agar semua orang bisa bertepuk tangan pada laga terakhir di V League ini,” tuturnya.

Dibayangi trauma

Sementara catatan bagus menaungi Red Sparks kendati kondisi pemain tidak sepenuhnya prima, Pink Spiders dihantui trauma pada dua musim lalu. Kondisi pada musim 2022-2023 itu, nyaris sama dengan apa yang tengah dialami Pink Spiders musim ini.

Pink Spiders langsung lolos ke final setelah menjuarai fase reguler. Mereka memimpin klasemen babak reguler dengan keunggulan meyakinkan, yakni 8 poin dari penghuni posisi kedua, Suwon Hyundai Hillstate.

Pada babak final, Pink Spiders bertemu dengan Gimcheon Hi-pass yang pada fase reguler menempati peringkat ketiga. Posisi Hi-pass sama seperti Red Sparks pada musim ini, yang bisa lolos ke final setelah mengalahkan peringkat kedua pada fase playoff.

Pebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, tampil gemilang untuk membawa Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan pada laga keempat babak final Liga Bola Voli Korea musim 2024-2025 atas Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Minggu (6/4/2025).

Menghadapi Hi-pass, Pink Spiders pun langsung unggul dalam dua laga perdana. Namun, Pink Spiders terpaksa melanjutkan babak final hingga laga kelima setelah kalah pada dua laga berikutnya.

Hal itu sama seperti yang Pink Spiders alami pada babak final musim ini. Setelah mengalahkan Red Sparks dalam dua pertandingan awal, mereka kalah pada dua selanjutnya. Agregat 2-2 memaksa laga dilanjutkan ke pertandingan penentuan untuk mencari tim terbaik yang memenangkan total tiga pertandingan.

Saat itu, nasib buruk menimpa Pink Spiders. Pada laga terakhir, Pink Spiders harus mengakui keunggulan Hi-pass setelah kekalahan 2-3. Gelar juara pun melayang ke tangan Hi-pass.

Pelatih Pink Spiders, Marcello Abbondanza, yang juga menukangi tim pada musim itu, enggan membahas lebih jauh soal kenangan pahit tersebut. Abbondanza ingin fokus pada timnya saat ini dan meningkatkan penampilan pada laga terakhir.

Pelatih Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, Marcello Abbondanza, memberikan instruksi saat menghadapi Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks meraih kemenangan pada laga keempat babak final Liga Bola Voli Korea musim 2024-2025 atas Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Minggu (6/4/2025).

”Dalam babak final, pilihan kecil membuat perbedaan besar. Karakter kami tidak cukup kuat pada saat yang krusial. Kami harus menunjukkan kinerja yang lebih baik di pertandingan berikutnya,” ujar pelatih asal Italia ini.

”Saya tidak ingin membicarakan dua tahun lalu. Tim kami adalah tim yang berbeda sekarang. Bahkan, jika skor akhir sama dengan dua tahun lalu, tidak ada yang menyamainya,” ucapnya lagi.

Kini, hanya pertarungan di arena yang akan menjawab apakah yang terulang adalah trauma pahit Pink Spiders ataukah justru kenangan indah Red Sparks? Sementara pemain, seperti Megawati, siap menantang batas tubuh dan takdir demi satu kemenangan terakhir.

Di tengah rasa sakit dan kelelahan, semangat Megawati akan menjelma nyala yang tak padam, menerangi jalan Red Sparks menuju kejayaan. Inilah momentum yang menuntut segalanya: jiwa, raga, dan keberanian untuk bertahan sampai titik penghabisan.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra