Indonesia akan menatap Iran pada perempat final AVC Volleyball Continental Championship 2026. Keyakinan diri makin terbentuk berkat laga fase grup.
26 Agt 2026 21:08 WIB · Olahraga
AVC (Konfederasi Bola Voli Asia)
TIANJIN, RABU — Perjalanan naik-turun di fase penyisihan grup AVC Volleyball Continental Championship 2026 menjadi bekal terbaik timnas bola voli putri Indonesia di perempat final. Kazakhstan, Thailand, dan Australia punya porsi masing-masing untuk membentuk keyakinan Indonesia.
Indonesia melaju ke perempat final setelah menaklukkan Australia, 3-0 (25-18, 25-17, 25-21), pada laga terakhir Grup B, Rabu (26/8/2026). Kemenangan di Gimnasium Tianjin Olympic Center, China, itu membuat Indonesia menempati peringkat keempat klasemen gabungan dengan enam poin.
Pada delapan besar, Mediol Yoku dan kawan-kawan akan menghadapi peringkat kelima, Iran. Seperti Indonesia, Iran juga mengoleksi enam poin berkat dua kemenangan. Namun, Indonesia lebih unggul dalam aspek rasio set karena menang enam set dan hanya kehilangan tiga set. Sementara Iran menang enam set dan kehilangan empat set.
”Di perempat final nanti kami akan menghadapi Iran, tim yang memiliki kualitas dan pengalaman yang sangat baik. Kami akan mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk menghadapi pertandingan tersebut,” ujar manajer timnas bola voli putri, Luciana Taroreh.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/08/26/dd5b04b0-a8ad-4016-935b-b7627833edda.jpg)
Indonesia seharusnya tidak perlu khawatir menghadapi Iran. Selain di atas kertas unggul, keyakinan diri mereka telah terbentuk berkat perjalanan naik-turun di fase grup. Lawan pertama, Kazakhstan, hingga lawan terakhir, Australia, berperan menumbuhkan optimisme itu.
Di AVC Volleyball Continental Championship atau Kejuaraan Bola Voli Kontinental AVC 2026 itu, Indonesia mengawali perjalanan dengan kemenangan atas Kazakhstan. Skuad ”Merah Putih” menang 3-0 (25-22, 25-22, 25-23) pada Sabtu (22/8/2026).
Kemenangan itu cukup bermakna. Tak cuma menandai awal kejuaraan dengan performa positif, kemenangan juga menandai hasil positif perdana selama bertemu Kazakhstan.
Dalam tujuh tahun terakhir, Indonesia selalu kalah, termasuk saat bertemu Kazakhstan di AVC Women’s Cup atau Piala Asia 2026 pada Juni lalu. Dengan demikian, ganjalan yang selalu menghadang saat menghadapi Kazakhstan akhirnya bisa teratasi.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/08/26/6c19df87-385c-47f6-863b-819bf384c657.jpg)
Namun, setelah perjalanan naik itu, Indonesia terpaksa turun lagi karena masih kesulitan mengatasi Thailand. Disparitas kualitas begitu terlihat ketika Indonesia takluk 0-3 (16-25, 18-25, 15-25). Tim asuhan Marcos Sugiyama tidak mampu membendung dominasi Thailand yang juga merupakan juara bertahan Kejuaraan Bola Voli Kontinental AVC.
Kendati demikian, Indonesia memetik pelajaran dan pengalaman berharga dari tim peringkat ke-17 dunia ini. Selain konsistensi permainan dan cara memaksimalkan peluang, Mediol Yoku dan kawan-kawan belajar untuk mempertahankan intensitas serangan dan menjaga ketat pertahanan.
Beruntungnya, setelah kekalahan itu, timnas Indonesia mampu bangkit pada laga melawan Australia. Indonesia melanjutkan rekor kemenangan yang terukir pada dua pertemuan sebelumnya. Alhasil, kepercayaan diri tim kembali meningkat.
Terlebih, keberhasilan melaju ke perempat final juga berarti Indonesia masih berada di jalur untuk memenuhi target minimal. Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Imam Sudjarwo mengatakan, timnas putri ditargetkan menembus enam besar.
Imam menyadari perjuangan Indonesia tidak akan mudah. Pasalnya, sejumlah tim tangguh akan menjadi lawan yang harus dihadapi dalam turnamen tersebut. Meski begitu, Imam optimistis target enam besar dapat diwujudkan.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/08/26/c8652aa1-000f-4990-8157-34ec6beb2787.jpg)
Adapun Luciana mengatakan, siapa pun lawannya, para pemain akan berjuang maksimal untuk mencapai hasil terbaik di Tianjin. Mantan pebola voli nasional yang meraih medali emas SEA Games Bangkok 1985 ini mengatakan, tim sudah mengetahui cara untuk mengeluarkan performa terbaik.
”Kunci bagi tim Indonesia adalah menjaga konsistensi permainan dan meminimalkan unforced errors. Jika para pemain mampu bermain lebih stabil, disiplin, dan fokus sepanjang pertandingan, kami yakin dapat memberikan perlawanan terbaik,” tuturnya.
Indonesia terhitung sudah 11 kali tampil di Kejuaraan Kontinental AVC sejak 1979. Dalan ajang yang dulu bernama Kejuaraan Asia ini, pencapaian terbaik Indonesia adalah menempati peringkat keenam.
Namun, capaian itu sudah berusia puluhan tahun karena Indonesia terakhir kali meraihnya pada edisi 1987. Adapun pada edisi 2019 atau pada penampilan terakhir di ajang tersebut, Indonesia menempati posisi ke-8.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/08/26/f9bc11e3-37cc-4521-b568-3a12b526e891.jpg)
Pada edisi 2023, Indonesia absen dalam kejuaraan tersebut. Artinya, penampilan pada edisi tahun ini akan menjadi aksi perdana di panggung tersebut dalam lima tahun.
Dengan demikian, Kejuaraan Kontinental AVC 2026 ini akan menjadi ajang menguji sekaligus melihat realitas kualitas tim di antara negara-negara Asia. Ini akan menjadi gambaran penting untuk bersaing di panggung Asia lainnya pada September mendatang, yakni Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Lawan Indonesia di Aichi-Nagoya 2026, yakni Jepang, turut berpartisipasi di Kejuaraan Kontinental AVC 2026. Selain Jepang, Indonesia berada satu grup dengan Nepal dalam pesta olahraga Asia itu.
Timnas bola voli putri Indonesia kembali akan tampil di Asian Games setelah absen pada edisi sebelumnya di Hangzhou 2022. Indonesia terakhir tampil di ajang tersebut saat finis pada peringkat ketujuh di Jakarta-Palembang 2018.
Selain itu, Kejuaraan Kontinental AVC ini memiliki nilai strategis karena menyediakan bobot 40 poin, lebih besar dibandingkan AVC Women's Cup yang memberikan 30 poin. Perolehan poin ini berguna untuk mendobrak peringkat dunia. Selain itu, ajang ini juga menyediakan jalan ke Kejuaraan Dunia.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Emilius Caesar Alexey