SEPAK BOLA

Terhalang Visa AS, Iran Tuntut Komitmen FIFA

Visa masuk AS jadi ancaman partisipasi Iran di Piala Dunia 2026. Di tengah situasi tidak ideal, ”Team Melli” sudah memulai pemusatan latihan.

08 Mei 2026 13:52 WIB · Olahraga

AFP PHOTO/CHRISTOPHE SIMON

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

TEHERAN, JUMAT — Hampir satu bulan lagi upacara pembukaan Piala Dunia 2026 akan digelar di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko. Namun, nasib keikutsertaan timnas Iran masih penuh tanda tanya. Kendala visa masuk Amerika Serikat dan Kanada adalah penghalang utama partisipasi ketujuh ”Team Melli” di turnamen sepak bola terakbar itu.

Meskipun Presiden FIFA Gianni Infantino sudah menegaskan Iran akan bertanding di Piala Dunia 2026 pada Kongres FIFA, akhir April lalu, di Vancouver, Kanada, hal itu terbukti belum memuluskan delegasi Iran mengikuti agenda pra-turnamen.

Itu terbukti pada Kongres FIFA, akhir April lalu, Ketua Umum Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) Mehdi Taj serta dua petinggi FFIRI lainnya tidak bisa melewati loket imigrasi di Bandara Pearson Toronto, Kanada. Setelah tertahan hampir dua jam, Taj kembali masuk ke terminal bandara untuk kembali ke Istanbul, Turki, alih-alih melanjutkan penerbangan domestik ke Vancouver.

Menteri Imigrasi Kanada Lena Diab mengungkapkan, visa Taj dan anggota delegasi Iran lainnya dibatalkan ketika mereka tengah dalam perjalanan di udara sebelum mendarat di Toronto. Padahal, mereka sudah mendapat lampu hijau terbang dari Istanbul berkat sudah memiliki visa masuk Kanada. Hal itu ditengarai hubungan Taj dengan Garda Penjaga Revolusi Iran (IRGC).

Bek Kosta Rika, Gerald Taylor, menjatuhkan penyerang Iran, Mehdi Taremi, di kotak penalti dalam pertandingan persahabatan di Antalya, Turki, Selasa (31/4/2026). Keikutsertaan Iran dalam Piala Dunia 2026 masih diliputi ketidakpastian.

”Para individu (delegasi FFIRI) itu tidak memiliki status untuk memasuki Kanada. Pada waktu mendarat, mereka kembali meninggalkan negara ini untuk pulang ke negara asal,” ujar Diab, dilansir CBC, awal pekan ini.

Taj bersama pelatih timnas Iran Amir Ghalenoei juga tidak bisa hadir pada agenda undian babak penyisihan Piala Dunia 2026 di Washington DC, Amerika Serikat, Desember 2025, akibat pengajuan visa ditolak Pemerintah AS. Tak ayal, Iran menjadi satu-satunya delegasi undangan yang tidak datang pada dua agenda itu.

Merujuk sejumlah laporan, delegasi Iran itu tidak bisa masuk Kanada dan AS karena terindikasi memiliki hubungan dengan IRGC. Taj pun mengakui dirinya pernah mengabdi di IRGC.

Masalahnya, IRGC masuk dalam organisasi terlarang di Kanada sejak 2024. AS sudah lebih dulu memasukkan IRGC dalam daftar hitam itu pada 2019.

Alhasil, delegasi dan skuad Iran hanya bisa masuk dengan leluasa ke Meksiko, salah satu dari tiga negara tuan rumah Piala Dunia edisi ke-23.

Quote

Kami akan berkata kepada FIFA hal-hal apa saja yang menjadi ganjalan kami. Jika mereka bisa menjamin, kami pastinya akan berpartisipasi (di Piala Dunia 2026).

Turkey Iran Costa Rica Soccer

Dipercepat

Pengalaman itu membuat Taj ingin membicarakan masalah visa tersebut kepada Presiden FIFA Gianni Infantino. Rencana pertemuan FFIRI dengan FIFA akan dipercepat pada akhir pekan ini. Sebelumnya, surat undangan pertemuan yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom menyebut pertemuan krusial di Zurich, Swiss, itu digelar pada 20 Mei.

Dalam pertemuan itu, Taj menegaskan dirinya bakal meminta FIFA untuk menjamin agar seluruh pemain dan ofisial Team Melli tidak mendapat pertanyaan terkait keterikatan dengan IRGC ketika memasuki wilayah AS. Skuad Iran, katanya, akan angkat kaki apabila pertanyaan itu dialami para pemain dan ofisial di imigrasi bandara ketika tim mereka tiba, akhir Mei nanti.

”Kami akan berkata kepada FIFA hal-hal apa saja yang menjadi ganjalan kami. Jika mereka bisa menjamin, kami pastinya akan berpartisipasi (di Piala Dunia 2026),” ucap Taj, dilansir televisi nasional Iran, IRIB, Rabu (6/5/2026) waktu setempat atau Kamis (7/5/2026) WIB.

”Tidak ada yang memiliki hak untuk menghina kami atau pilar sistem kami. Jika mereka tidak menghormati itu dan tetap menanyakan pertanyaan seperti itu, kami akan mengambil keputusan berbeda (tidak ikut Piala Dunia),” tutur Taj.

Iran tergabung di Grup G Piala Dunia 2026 untuk bersaing dengan Selandia Baru, Belgia, dan Mesir. Dua laga kontra Selandia Baru dan Belgia digelar di Stadion SoFi, Inglewood, California. Laga pamungkas babak grup menghadapi Mesir berlangsung di Stadion Lumen Field, Seattle, Washington.

WCup Stadium Preparation Soccer

Team Melli akan bermarkas di Tucson, Arizona. Mereka menginap di Grand Resort and Spa Westward Look Wyndham. Arena berlatih Iran berada di Kompleks Olahraga Kino. Dua tempat itu berjarak sekitar 22 kilometer atau ditempuh perjalanan bus selama 20 menit.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menekankan, tanggung jawab FIFA adalah memenuhi segala kebutuhan dan keperluan semua peserta Piala Dunia. Dengan aturan itu, Baghaei menyebut seluruh penyelenggara Piala Dunia harus patuh pada aturan FIFA.

”Kami tidak bertujuan sekadar berwisata ke AS. Kami pergi ke sana untuk mengambil bagian di Piala Dunia,” tegas Baghaei.

”Pemerintah tuan rumah wajib menjalani aturan FIFA untuk menyediakan hal-hal yang diperlukan dan mengeluarkan visa yang diperlukan tanpa memiliki pertimbangan motif politik,” kata Baghaei melanjutkan.

Presiden FIFA Gianni Infantino (kedua dari kiri) menyaksikan pertandingan persahabatan antara Iran dan Kosta Rika di Antalya, Turki, Selasa (31/4/2026). Keikutsertaan Iran dalam Piala Dunia 2026 masih diliputi ketidakpastian.

Pemusatan latihan

Secara terpisah, Ghalenoei mengatakan dirinya akan memulai pemusatan latihan jelang Piala Dunia 2026 pada akhir pekan ini. Sebanyak 30 pemain—mayoritas berkarier di Liga Iran—akan mengikuti latihan di Teheran.

Setelah itu, mereka akan menuju Istanbul pada 16 Mei untuk melanjutkan program persiapan. Di Turki, skuad Iran sudah berjumlah 26 orang dan para pemain yang berkarier di Eropa, salah satunya Mehdi Taremi, diagendakan sudah bergabung.

Mereka akan menjalani persiapan sekitar dua pekan, termasuk melakukan laga uji coba dengan klub lokal. Team Melli dijadwalkan telah berada di Arizona pada 8 Juni atau sepekan sebelum laga pertama Grup G melawan Selandia Baru, 15 Juni mendatang.

”Kami mengagendakan dua atau tiga uji coba sebelum bertanding di Piala Dunia. Namun, kami akan berusaha menyesuaikan diri dengan situasi yang kami miliki saat ini,” kata Ghalenoei. (AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Billy Khaerudin