Kompas.id Brief

Tim Mana yang Bakal Menembus Semifinal Liga Champions?

Arsenal, Barcelona, Inter Milan, dan PSG menang pada laga pertama perempat final Liga Champions. Apakah langkah mereka bakal mulus sampai ke babak empat besar?

11 Apr 2025 08:04 WIB · Olahraga

Oleh Emilius Caesar Alexey

Apa yang bisa Anda pelajari dari artikel berikut ini?

  1. Bagaimana peluang Arsenal usai menumbangkan ”Raja Liga Champions” Real Madrid?
  2. Apakah Barcelona sudah meletakkan satu kakinya di semifinal?
  3. Bagaimana Inter Milan menumbangkan Bayern Muenchen?
  4. Mampukah PSG melaju mulus ke semifinal?

Bagaimana peluang Arsenal usai menumbangkan ”Raja Liga Champions” Real Madrid?

copy title

Arsenal tampil luar biasa saat menumbangkan Real Madrid, sang raja yang sudah memenangi 15 trofi Liga Champions, pada laga pertama babak perempat final. Menggunakan senjata andalan tembakan bola mati, Arsenal menumbangkan Madrid dengan skor 3-0.

Keunggulan Arsenal pada lini tengah membuat serangan-serangan Madrid lebih mudah diredam. Meskipun sedang mengalami krisis penyerang dan memiliki lubang di pertahanan, Arsenal dapat membuat Madrid tidak dapat berkutik.

Di atas kertas, Arsenal berpeluang maju ke semifinal dengan modal keunggulan 3-0. Real Madrid akan kesulitan mengejar defisit tiga gol, apalagi penampilannya di Liga Spanyol juga sedang tidak konsisten.

Namun, Arsenal harus tetap waspada karena tidak ada yang tidak mungkin di Liga Champions. Pada babak 16 besar Liga Champions musim 2016-2017, Barca kalah 0-4 dari PSG pada laga pertama. Namun, Barca membalikkan keadaan pada laga kedua dengan menang 6-1.

Pada musim 1975-1976, Real Madrid juga pernah kalah 1-4 dari klub Inggris, Derby County. Pada laga kedua, Madrid membalasnya dengan skor 5-1 di Stadion Santiago Bernabeu.

Arsenal tidak boleh lengah jika ingin mengamankan peluang ke empat besar. Apalagi, Madrid sering memiliki keajaiban jika berlaga pada Liga Champions.

Apakah Barcelona sudah meletakkan satu kakinya di semifinal?

copy title

Barcelona menjejakkan satu kaki di semifinal seusai membekap Borussia Dortmund, 4-0, di Stadion Olimpiade Lluis Companys, Kamis (10/4/2025) dini hari WIB. Rencana Dortmund untuk mengubah jati diri Barca di laga ini gagal total. Sebaliknya, hal itu justru membuka jalan bagi Barca dalam menyempurnakan pesta gol.

Dortmund berusaha merusak ritme permainan Barcelona dengan bertahan cukup dalam dengan formasi 4-4-2 saat sedang tidak menguasai bola. Ruang antarlini juga ditekan semaksimal mungkin untuk membatasi ruang gerak lini serang Barca yang dikomandoi Raphinha dan Lamine Yamal.

Usaha Dortmund itu sempat membuat Barca kesulitan mencetak gol. Namun, Raphinha berhasil menjebol gawang Dortmund melalui umpan tendangan bebas. Gol itu memaksa Dortmund mulai bangkit menyerang dan hal itu justru memudahkan Barcelona untuk terus menambah gol.

Kemenangan dengan surplus empat gol itu membuat Barcelona sudah menapakkan satu kakinya di semifinal. Dortmund akan kesulitan untuk mengejar defisit gol itu karena kalah dari semua sisi. Barcelona yang lebih superior memiliki banyak cara untuk membongkar taktik apapun yang akan dimainkan Dortmund pada laga kedua.

Bagaimana Inter Milan Menumbangkan Bayern Muenchen?

copy title

Bayern Muenchen sebagai tuan rumah lebih diunggulkan saat menjamu Inter Milan pada laga pertama babak perempat final Liga Champions. Sebagai peraih enam kali juara Liga Champions, Muenchen memang lebih superior dibandingkan Inter yang baru tiga kali menjadi juara.

Namun, laga pada Rabu (9/4/2025) dini hari WIB, di Stadion Allianz Arena, Muenchen, Jerman, itu ternyata membalikkan semua prediksi. Unggul di semua catatan statistik tidak otomatis membuat Muenchen meraih kemenangan.

Inter yang bermain lebih taktis justru unggul lebih dulu dan akhirnya menang dengan skor 2-1. Pertahanan yang rapat dan tidak membiarkan Muenchen menguasai bola terlalu lama membuat gawang Inter sulit dijebol. Taktik serangan balik Inter juga efektif untuk terus menekan Muenchen.

Keunggulan satu gol belum membuat Inter aman untuk melaju ke semifinal. Pertarungan pada laga kedua bakal lebih panas karena Muenchen tidak ingin kehilangan tiket ke semifinal. Namun, jika Inter mampu mengembangkan taktik yang menjadi antitesis taktik menyerang Muenchen, kemenangan dapat diraih lagi oleh Inter di San Siro, Milan.

Mampukah PSG melaju mulus ke semifinal?

copy title

Paris Saint-Germain mempertontonkan mental juaranya saat menjamu Aston Villa, pada Kamis (10/4/2025) dini hari WIB di Paris, Perancis. Mereka hanya perlu waktu empat menit untuk membalas gol pembuka dari Villa, melalui Desire Doue.

Tim besutan pelatih Luis Enrique ini kemudian mengamuk dengan mencetak dua gol tambahan berkat aksi Khvicha Kvaratskhelia dan Nuno Mendes. PSG mengakhiri laga dengan skor 3-1.

Kemenangan itu menjadi cermin penampilan PSG yang cemerlang pada Liga 1 Perancis. PSG konsisten meraih hasil positif di kompetisi domestik dan belum pernah terkalahkan sejak awal musim ini.

Bahkan, PSG mampu mengempaskan Liverpool pada babak 16 besar liga Champions. Padahal, Liverpool merupakan tim Liga Inggris yang sedang dalam kondisi terbaik dan memimpin klasemen saat ini.

Langkah PSG tidak akan mulus begitu saja karena harus bertandang ke markas Villa pada laga kedua. Klub yang menempati posisi ketujuh klasemen Liga Inggris itu sangat agresif jika bermain di kandang. Namun, jika terus bermain konsisten, langkah PSG tidak akan tertahankan sampai ke empat besar


Kerabat Kerja

Penulis:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .